Second Chance part 17

picsart_09-15-12-37-071

Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Im Yoona, Jessica Jung, Seojuhyun, Kwon Yuri, Tiffany Hwang, kim Taeyeon, Choi Sooyoung and other member |  Gender : YURI girlsXgirl

……………………………………..

“mianhae… jeongmal mianhae…” ucap taeyeon dalam tangisnya

Tiffany terdiam menatap taeyeon yang masih terisak setelah menceritakan semua tentang masa lalunya itu

“aku tau kau mungkin membenciku setelah mendengar ini, aku memang bukan ayah yang…” ucap taeyeon kembali, namun tiffany segera menutup bibir taeyeon dengan jari telunjuknya

“jangan katakan itu taeng, jangan pernah… kau adalah suami yang baik, kau adalah ayah yang luar biasa.. aku tak membencimu, setiap orang pasti memiliki masa lalu dan aku tak peduli bagaimana masa lalumu itu, yang lalu biarlah berlalu, selama hidup bersamamu sampai saat ini aku selalu merasa bahagia begitupun yeri dan yoong, kau adalah appa yang luar biasa baik, aku bahkan merasa sangat bersyukur telah memilikimu taeng” ucap tiffany memeluk erat taeyeon

“tapi yoong membenciku sekarang” ucap taeyeon

Tiffany perlahan melepaskan pelukannya, kedua tangannya membingkai wajah taeyeon dan menghapus air mata suaminya itu

“yoong tidak membencimu, itu hanya lah emosinya sesaat taeng, apa dia tau semua ceritanya dari awal hingga akhir?” tanya tiffany, taeyeon hanya menggelengkan kepalanya

“itulah mengapa yoong emosi padamu, karena dia tidak tahu permasalahannya hingga akhir, kau jangan khawatir taeng, lagipula tadi pagi yoong terlihat mengkhawatirkanmu”

“aku harus bagaimana?”

“biar aku yang akan berbicara padanya, jangan dijadikan beban lagi taeng, kita hadapi ini bersama sama”

“fany-ah…” ucap taeyeon menatap tiffany, air matanya kembali mengalir

“sst… uljimma, saat seperti ini aku jadi merasa posisi kita sedang tertukar taeng hehehe seorang suami tidak seharusnya menangis eoh…” ucap tiffany memeluk teyeon kembali

Taeyeon memeluknya semakin erat

“kau tau, aku merasa sangat bersyukur memilikimu fany-ah, gomawo… aku tanpamu bukanlah apa apa” ucap taeyeon

“aku tanpamu pun bukan apa apa taeng…” ucap tiffany melepaskan pelukannya

perlahan wajah taeyeon dan tiffany semakin mendekat hingga akhirnya kedua bibir mereka bertemu dan sentuhan demi sentuhan hangat dari tubuh mereka saling bertemu merasakan manisnya cinta dalam kehidupan mereka

…………

“saya rasa pembahasan kita hari ini dicukupkan sampai disini, senang bertemu dengan kalian” ucap yuri tersenyum pada para client nya itu

“nne yuri-shi, kami juga merasa senang bisa bekerja sama dengan anda, saya tak menyangka jika anda sangat profesional seperti Mr kwon”

“gomawo.. tapi saya masih harus banyak belajar lagi”

“baiklah kalau begitu kami pamit dulu, semoga perusahaan kita dapat bekerja sama dengan baik”

“nne…” ucap yuri ramah

Yuri berjalan mengantarkan para clientnya keluar restoran, setelah melihat mereka pergi yuri kembali memasuki restoran itu dan menghampiri sooyoung yang sedang berdiri di depan mesin kassa

“sudah selesai yuri-shi?” tanya sooyoung

“nne…”

“ini” ucap sooyoung memberikan bill pada yuri, yuripun memberikan kartu debit miliknya

Sambil menunggu, yuri melihat ke segala arah di dalam restoran mencari sosok jessica, namun yeoja itu tak dilihatnya

“sooyoung-shi, kemana pemilik restoran ini?”

“maksud anda jessica?”

“nne…”

“dia berada dilantai atas didalam ruangannya yuri-shi”

“apa dia sedang sibuk?”

“anni… anda ingin bertemu dengannya?”

“nne.. jika boleh, oh ya lebih baik kita bicara biasa saja, rasanya tak enak jika berbicara formal”

“tentu saja, hahaha baiklah kau cukup panggil aku youngie atau terserah apa saja, kau duduklah sebentar akan aku panggilkan dia, ini kartumu”

“oke , gomawo youngie” ucap yuri, iapun berjalan dan memilih duduk disamping jendela yang mengarah pada gedung miliknya

*ceklek*

“sica ada yang ingin bertemu denganmu”

“nugu?” tanya jessica yang sedang asik bermain game pada ponselnya itu

“si CEO perusahaan depan restoran kita”

“yuri?”

“yupp… ppali dia sudah menunggumu” ucap sooyoung kemudian meninggalkan jessica yang masih terdiam didalam ruangan pribadinya

“omo! kenapa aku gugup begini, aaah ottokhae…” ucap jessica menggigit gigit jarinya sambil berjalan mondar mandir

Iapun segera berdiri didepan cermin besar dan memperbaiki penampilannya

“hmm rapi, oke kau siap sica” ucap jessica dalam hati, ia berjalan turun dan menghampiri yuri yang sedang terdiam menatap keluar jendela

“yul…” panggil jessica, yuripun menoleh kearahnya

“hey..” ucap yuri

“emm… ada apa kau mencariku?” tanya jessica setelah duduk dihadapan yuri

“ada banyak hal yang ingin aku bicarakan padamu, apa kau punya cukup waktu?”

“sure…” ucap jessica tersenyum kembali menatap yuri “apa yang ingin kau bicarakan yul?”

“emm… bagaimana kabarmu?” tanya yuri sedikit gugup

Jessica sedikit menundukkan kepalanya menahan senyumnya dan menyembunyikan pipinya yang mulai memerah itu

“seperti yang kau lihat, aku baik baik saja yul.. kau?”

“syukurlah, aku juga baik baik saja..”

“krystal?” tanya jessica

“dia juga semakin membaik sekarang”

“syukurlah..”

“sica, maafkan aku atas sikapku kemarin, tak seharusnya aku bersikap seolah tak mengenalmu..” ucap yuri menundukkan kepalanya

“gwaenchanna… aku mengerti yul” ucap jessica kebali tersenyum

“dan soal krystal….”

“it’s okay yul, mungkin lebih baik seperti ini” ucap jessica memahami maksud yuri

“anni.. aku tak bermaksud seperti itu, aku akan segera memberi tahunya”

“yul, sudah banyak sekali kesalahan yang aku lakukan padamu dan krystal, aku tak ingin membuatnya kembali terluka”

“krystal harus tau sica.. lagipula aku akan menjelaskan padanya agar dia mau mengerti”

“mianhae…” ucap jessica merasa bersalah

“sica..”

“nne..?”

“soal anak kandung kita…”

Jessica sedikit terkejut mendengar itu, ia pun menundukkan kepalanya merasa bersalah

“mianhae…”

“apa sebaiknya kita menemuinya?” tanya yuri

“hmm… biar anak kandung kita aku yang bertanggung jawab yul, aku akan segera menemuinya”

“tapi….”

“gwaenchanna… saatnya aku menebus semua kesalahanku, dan ketika aku dengannya sudah dekat nanti perlahan aku akan memberitahukan tentangmu agar dia mau memahaminya”

“hmm… baiklah, dia anak yang baik walaupun sedikit rascal.. dia tinggal bersama taeyeon” ucap yuri

“nne.. aku akan segera menemuinya nanti”

“gomawo… aku senang kau sudah berubah sica” ucap yuri tersenyum pada jessica, pipi jessica kembali memerah melihat senyuman mantan suaminya itu, ya.. jessica selalu jatuh cinta pada yuri yang selalu tersenyum tulus padanya

“aku juga karena belajar darimu yul, bisakah kita bisa berteman baik sekarang”

“Tentu, datanglah padaku kapanpun kau butuh sica” ucap yuri

“baiklah, kau juga yul… datanglah padaku kapanpun kau butuh”

“kalau begitu aku harus kembali ke kantorku”

“ah nne…”

Keduanya pun berdiri dan jessica mengantar yuri hingga depan restorannya

“semoga kau bahagia dengan siapapun yang menjadi pasanganmu sica” ucap yuri

“nne… kau juga yul” ucap jessica tersenyum namun hatinya sedikit merasakan sakit mengatakan hal itu

Yuripun berjalan menuju kantornya

“woah.. kalian cepat sekali akrabnya” ucap sooyoung merangkul pundak jessica sambil memandangi punggung yuri yang semakin menjauh

“tentu saja, kajja kita masuk” ucap jessica membalikkan badannya, keduanya berjalan memasuki restoran tepat saat itu yuri membalikkan badannya dan melihat sooyoung yang sedang berjalan sambil merangkul jessica

“hmm….” gumam yuri

……………………………

“Hey kalian sudah pulang, kkah eomma sudah menyiapkan pakaian yang akan kalian pakai untuk acara kalian”  ucap tiffany begitu melihat yoona dan yeri baru saja memasuki rumahnya

“Nne… Gomawo eomma, kami bersiap siap dulu” ucap yoona

Kedua kakak beradik itupun langsung memasuki kamar mereka masing masing

2 jam kemudian yoona sudah siap dengan penampilannya, ia berjalan memasuki kamar yeri

“Yeri-ah, kau sudah siap?” 

“Sedikit lagi, omo kau tampan sekali yoong” ucap tiffany yang sedang merapikan rambut yeri

“Benarkah? Ini karena pakaian yang eomma pilihkan untukku” ucap yoona senang

“Nne.. Aku juga suka dengan penampilanku sekarang, gomawo eomma” ucap yeri

“Tentu saja, Eomma akan selalu memberikan yang terbaik untuk 2 kesayangan eomma ini, tapi sayangnya eomma dan appa tak bisa ikut, mianhae..”

“Gwaenchanna, aku akan gantikan kalian” ucap yoona

“Ah.. Senang rasanya melihat kalian akur, anak anak eomma sudah mulai tumbuh dewasa sekarang” ucap tiffany dengan eye smile nya

“Eomma, bagaimana keadaan appa?” tanya yeri

“Appa masih tertidur demamnya masih saja belum turun, tapi kalian tidak usah memikirkan itu.. Appa pasti segera pulih, oh ya yoong… Bisakah eomma meminta tolong?”

“Nne eomma”

“Eomma membuatkan susu hangat untuk appa, tapi eomma lupa mengantarkan kedalam kamar, bisakah yoong antarkan? Eomma masih belum selesai merias yerim”

“Oh.. Nne eomma” ucap yoona

Yoona pun berlalu ke dapur mengambil susu hangat dan mengantarkannya ke dalam kamar orang tuanya itu. Begitu masuk, yoona berjalan menghampiri taeyeon yang sedang terbaring diatas tempat tidurnya, ia terdiam ketika melihat wajah taeyeon yang sangat pucat dan taeyeon terlihat menggigil dan sedikit mengigau dengan kedua mata yang terpejam

Dengan refleks tangan yoona terangkat dan menempelkan telapak tangannya pada dahi taeyeon

“Panas sekali” gumam yoona pelan

Iapun membalikkan badannya hendak pergi namun tiba tiba igauan taeyeon menghentikan langkahnya

“Yoong.. Mianhae…” ucap taeyeon dengan suara paraunya

Yoona menatap bibir taeyeon yang terus bergerak meskipun suaranya sangat pelan dan parau. Ia terdiam sejenak menatap taeyeon namun kemudian kembali membalikkan badannya dan pergi meninggalkan kamar orang tuanya

…………

“Kkangseul.. Where are you? Aku sudah di kampus” ketik krystal pada ponselnya kemudian dikirimnya pada seulgi teman dekatnya itu

Tak berapa lama ponselnya bergetar menerima balasan pesan dari seulgi

“Aku masih dalam perjalanan, tunggulah sebentar”

“Hurry up! Aku kesepian disini”

“Bukankah disana sudah ramai?”

“Yep, but I don’t have a friend except you, so hurry kkangseul!!” 

“Arra… 15 menit lagi aku sampai, berbaurlah dengan yang lain… Atau dengan yoong unnie ㅋㅋㅋㅋ” 

“Yaish…!! Kenapa bahas orang itu!” ucap krystal, ia tak membalas pesan terakhir dari seulgi karena kesal namun setelah itu krystal menoleh ke segala arah mencari seseorang

“Hey, kau mencariku ya?” ucap yoona yang sudah berdiri disamping krystal

“Yah! Stupid! Kau mengejutkanku!” ucap krystal sambil mendengus kesal

“Aku sudah dari tadi menyapamu ,tapi kau tak mendengarnya, kau mencari siapa?” ucap yoona

“Bukan urusanmu” ucap krystal ketus

“Igo” ucap yoona memberikan sebuah kotak yang sudah dibungkus

“Apa ini?” tanya krystal heran

“Ini milikmu, kau akan terlihat cantik saat memakainya” ucap yoona ,krystal pun menerimanya dan mengecek isinya

“Dress? Milikku?”

“Nne…”

“Yah, mengapa ini ada padamu? Apa yang sudah kita lakukan?”

“Banyak sekali yang kita lakukan, dulu” 

“What?!! Yah, apa kau telah meniduriku?”

“Mwo? Anniyo..  saat itu kau memintaku membelikannya dan kau memakainya saat menghadiri pernikahan teman orang tuaku”

“Oh… Berapa yang harus aku ganti?” ucap krystal membuka dompetnya

“Anni… Kau tak usah membayarnya” ucap yoona menahan tangan krystal

“Noway! Aku tak ingin menerima barang pemberian dari player sepertimu”

“Mwo? Yah, aku tak seperti itu..” ucap yoona

“Ternyata kau disini” ucap seorang yeoja setelah menghampiri yoonkryst, keduanyapun memandang yeoja itu

“Eh?? Kau…?” tanya yeoja itu terkejut sambil menunjuk krystal

Yoona pun ikut terkejut

“Chankkaman” ucap yoona pada krystal, iapun segera menarik yeoja itu menjauhi krystal

“Player tetap saja player!” kesal krystal, iapun meninggalkan tempatnya berdiri tadi

“Bukankah dia krystal?” tanya yeoja itu

“Nne.. Ada apa kau kemari yeri-ah?” ucap yoona

“Sejak kapan kau dekat dengannya? Wah ternyata benar kau sudah lama mengaguminya hahaha” ucap yeri sambil menertawai yoona

“Yah, bukan urusanmu! Ada apa kau kemari? Menggangguku saja”

“Disana ada pidato kepala pemimpin fakultas kedokteran, hanya aku yang tak didampingi orang tua ,kajja temani aku” ucap yeri memasang wajah melasnya pada yoona

“Yaish.. Arasso.. Tapi aku akan memberitahunya du.. Eh? Kemana dia?” ucap yoona saat melihat krystal sudah tak ada ditempat pertemuan dengannya tadi

“Ppaliwa…” ucap yeri menarik tangan unnienya itu

“Hufhhtt… Kkangseul.. Where are you? Lama sekali” ucap krystal sambil berjalan menyusuri halaman kampusnya yang terlihat ramai, pesta penutupan sudah dimulai satu jam yang lalu

“Hey.. Akhirnya kau datang juga, kau sendirian? Kemana kedua orang tuamu?” ucap seseorang membuat krystal menoleh kearahnya

“Amber? Daddy masih sibuk dengan pekerjaannya” ucap krystal

Flashback

“Hallo, ada apa baby?” ucap yuri begitu menerima telepon dari krystal

“Dad, malam ini akan ada pesta penutupan acara pengenalan kampus, bisakah kau datang?” ucap krystal

“Hmm.. Mianhae, daddy masih ada beberapa kali pertemuan rapat dengan para client, sepertinya daddy akan lembur gwaenchanayo?”

“Hmm… It’s okay” ucap krystal

“Hey.. Jangan sedih, daddy akan segera menyusul jika pekerjaan daddy selesai lebih cepat, oke?”

“Really? Jadi aku boleh pergi?”

“Tentu saja, itu acaramu.. Asal kau bisa menjaga dirimu baik baik”

“Of course! Kalau begitu aku akan bersiap siap dulu, bye dad.. Love you” ucap krystal

“Nado.. Love you too baby” ucap yuri kemudian mengakhiri teleponnya dan kembali bekerja

Flashback end

“Begitu ya, sama saja dengan kedua orang tuaku”

“Tentu saja ,kedua orang tuamu rekan bisnis perusahaan daddy ku, mungkin sekarang mereka sedang rapat” ucap krystal

“Jinjja? Bagaimana kau tau?”

“Grandpa yang memberitahuku”

“Berita yang bagus” 

“Apanya yang bagus?” tanya krystal heran

“Appa ku dan daddymu rekan bisnis, akan lebih bagus lagi jika kita menjadi menantu dari mereka bukan?”

“Hahaha in your dream!” ucap krystal, keduanya pun tertawa

“Jujur saja, kau terlihat sangat cantik dengan dress yang kau pakai malam ini” ucap amber

“Tentu saja, aku seorang princess haha”

“Yeah.. Ice princess”

“Yah!!” ucap krystal memukul lengan amber

Keduanya kembali bercanda tawa dan mulai terlihat akrab

“Kryst.. Ternyata kau disini, aku mencarimu kemana mana dan kau tak mengangkat telepon dariku, huh” ucap seulgi setelah berhasil menemukan krystal

“Sorry, ponselku aku silent lagipula kau lama sekali” ucap krystal

“Well.. Aku pergi dulu, sampai bertemu di panggung dansa princess” ucap amber pada krystal, ia menatap sinis pada hara dan irene yang sudah bergabung saat datang bersama seulgi. Krystal membalasnya dengan tersenyum, ia tau jika hubungan amber dengan 2 sunbae didepannya itu tidak baik

“Soojung-ah apa kau tak melihat yoong?” tanya hara

“Yah!! Jangan panggil aku itu!”

“Wae.. Bukankah itu nama koreamu? Lidah ku terlalu sulit menyebutkan nama krystal”

“Itu bisa, babo!! Jangan panggil nama itu aku tak suka”

“Wae.. Apa yang salah dengannya?” ucap hara pada irene

“Sudahlah maafkan dia, kryst apa yang kau lakukan tadi bersama amber” ucap irene

“Why? Bukan urusanmu”

“Anni.. Bukan begitu, kau harus tau.. Amber sangat berbahaya” ucap irene

“I don’t think so, kenapa kau berkata seperti itu? Kau disuruh oleh si manusia menyebalkan itu ya?!”

“Anni… Sudah banyak korban yang disakiti oleh amber kryst”

“Aku tak peduli dengan ucapanmu itu selama tak melihat bukti, aku bahkan tak mengenal kalian, lebih baik kalian nasehati bos kalian itu!” ucap krystal

“Yah, yoona tak seperti itu” ucap hara

“Really? Bahkan beberapa saat yang lalu.. Ah sudahlah ,aku malas membahas orang itu, lebih baik kalian pergi! Kkah temui bosmu, kajja seulgi-ah”

“Ah nn.. Nnn..nne” ucap seulgi terbata, ia merasa takut jika krystal sudah terlihat marah itu

…………

“Jessica-shi, sepertinya ini milik kwon’s company” ucap salah satu karyawan restorannya sambil menyerahkan beberapa berkas

“Ah.. Benar sepertinya yul lupa membawanya kembali” ucap jessica ketika menerima berkas bersampulkan kwon’s company itu

“Sini aku antarkan” ucap sooyoung

“Besok saja soo, sepertinya kantor sudah tutup” ucap jessica

“Anni.. Lihat lah lampu ruangannya masih menyala, itu ruang CEO, dulu aku pernah kesana saat mengantarkan kopi untuk CEO yang lama”

“Ah.. Kalau begitu aku saja yang mengantarnya” ucap jessica merebut kembali berkas itu dengan semangat

“Kau tak lelah sica-yaa? Ini sudah larut malam”

“Gwaenchanna… Kalian boleh pulang duluan” ucap jessica

“Baiklah.. Hmmm sepertinya ada yang sedang ingin pendekatan, kajja kita tak boleh mengganggunya” ucap sooyoung pada karyawan lainnya sambil tersenyum menggoda jessica

“An.. Anniyo.. Bukan seperti itu, hah.. Sudahlah aku pergi dulu” ucap jessica terlihat gugup

Jessica segera berlari meninggalkan restorannya karena tak ingin ketahuan oleh para karyawannya dengan kedua pipi yang memerah karena ucapan sooyoung

“10.24 PM” gumamnya saat melihat jarum jam pada pergelangan tangannya, jessica sudah berdiri di depan gedung kwon’s company

“Agashi chankkaman” ucap dua orang penjaga kantor menghentikan langkah jessica yang akan memasuki kantor itu

“Gwaenchanna minjung-ah, dia bosku” teriak sooyoung pada salah satu penjaga yang sudah mengenalnya itu

Dua orang penjaga itupun mempersilahkan jessica dengan sopan

“Mianhae agashi..” ucap minjung

“Gwaenchanna, aku jessica jung.. Aku ingin mengantarkan berkas berkas ini, sepertinya tertinggal saat yuri mengadakan rapat siang tadi”

“Ah begitu, kamsahamnida jessica-shi biar aku yang mengantarkannya”

“Apa yuri masih berada di kantor?” 

“Nne jessica-shi”

“Kalau begitu biar aku saja yang mengantarkan, boleh aku tau dia berada dilantai berapa?” 

“Ah nne, yuri-shi berada di lantai 9 jessica-shi, mari saya antar” ucap minjung

“Ah tak perlu, biar aku sendiri” 

“Baiklah.. Silahkan jessica-shi” ucap minjung mempersilahkan jessica setelah pintu lift terbuka

Begitu sampai di lantai 9, dengan berjalan lambat jessica menelusuri koridor mencari ruangan yuri

Tak berapa lama iapun menemukan satu ruangan dengan lampu yang masih menyala, jessica tersenyum saat melihat sebuah siluet dari balik kaca ruangan

*toktoktok* jessica mengetuk pintu ruangan itu

“Masuklah…” ucap seseorang dari dalam

Jessica pun membuka pintu ruangan pribadi yuri itu, ia kembali tersenyum saat melihat yuri begitu serius bekerja

“Kenapa tak langsung pulang saja vic?” tanya yuri masih serius menatap layar tab miliknya

“Ehmm… Ini aku yul” ucap jessica membuat yuri mengalihkan pandangannya

“Oh s..ssica.. Mianhae aku tak melihatmu tadi”

“Gwaenchanna.. Aku kemari ingin mengantarkan ini” ucap jessica sambil memberikan beberapa berkas kantor

“Oh my god! Aku pikir itu hilang, aku sudah mencari kemana mana, terima kasih banyak sica-yaa.. Untung kau menemukannya”

“Kau masih saja selalu lupa yul” ucap jessica tertawa kecil memandang yuri

“Hehehe mianhae..” ucap yuri menggaruk kepalanya

“Kau lembur sendirian yul?” tanya jessica menoleh ke segala arah tak melihat asistennya itu

“Nne.. Aku meminta victoria untuk menghadiri pesta di kampus menggantikanku untuk mendampingi krystal”

“Oh… “ ucap jessica “yeoja itu sudah dekat dengan yul dan kryst” tambahnya dalam hati

“Restoranmu sudah tutup sica?” tanya yuri membuyarkan lamunan jessica

“Ah nne… Baru saja”

“Kau boleh pulang sica, kau pasti sangat kelelahan, sekali lagi gomawo sudah menjadi malaikat penolongku” ucap yuri tersenyum senang menatap jessica

“Ah..hahaha kau bisa saja” ucap jessica tersipu malu mendengarnya

“Y..yyul apa kau keberatan jika aku menemanimu disini?” ucap jessica kembali

T..ttentu tidak, tapi apa kau tak lelah sica? Kau sudah bekerja dari pagi”

“Anniyo, lagipula aku sudah istirahat tadi sore”

“Hmm baiklah, duduklah sica.. Oh ya kau kedinginan? mau ku buatkan teh hangat?”

“Tidak usah yul, aku membawakan ini untukmu” ucap jessica menyerahkan 1 cup kopi

“Woah americano, untukku?” tanya yuri

“Tentu saja yul”

“Gomawooo…” ucap yuri terlihat senang

Jessica tersenyum menatapnya

Flashback

Di sebuah kafe

“Ini pesanan anda” ucap sang pelayan menghidangkan beberapa makanan dan minuman diatas meja yuri dan jessica

“Hmm? Kau hanya memesan kopi? Kau tak makan yul?” tanya jessica heran

“Aku tak lapar hehehe ini sudah membuatku kenyang”

“Eiyy… Itulah kenapa tubuhmu kurus, kau suka sekali dengan kopi, apa enaknya?”

“Emm… Entahlah haha, kau mau mencobanya?”

Jessica pun mengangguk dan menerima kopi itu

“Apa namanya?” tanya jessica sambil menghirup aroma kopi itu

“Americano”

“Baiklah aku akan meminumnya”

Yuri mengangguk tersenyum menatap kekasihnya yang terlihat polos itu, namun ia tertawa saat melihat ekspresi jessica setelah meminum kopi itu

“Kyaaa!! Pait sekali!! Yah seobang! Kenapa kau meminum kopi yang buruk ini!! Hingg 😭” ucap jessica segera meminum jus miliknya

“Hahaha ini tak buruk sica, inilah kopi.. Kau akan menyukainya jika benar benar menghayatinya ketika meminumnya, pikiranku akan merasa tenang setelah meminum kopi”

“Huh terserah kau saja, aku tak akan pernah meminumnya lagi!” kesal jessica sambil mempoutkan bibirnya

Flashback

“Sica, kenapa kau melamun? Duduklah..”

“Ah.. Nne..” ucap jessica, iapun duduk diatas soffa dalam ruangan itu

“Mianhae.. Aku akan menyelesaikan tugasku dulu sebentar sica”

“Gwaenchanna..” ucap jessica

Jessica terdiam menatap yuri yang begitu serius mengerjakan pekerjaannya, namun perlahan matanya begitu berat merasakan ngantuk

Setelah satu jam yuri mematikan layar komputer dan tab nya, membereskan segala berkas berkas yang berada diatas meja kerjanya

“Hufhtt… Akhirnya selesai juga” ucap yuri sambil melemaskan otot lehernya, namun ia terdiam saat pandangannya tertuju pada soffa dan melihat jessica yang sudah terlelap diatasnya. Yuripun berjalan menghampirinya

“Mianhae.. Kau pasti kelelahan” ucapnya sambil berjongkok dihadapan wajah jessica

*deggdeggdegg* detak jantung yuri terdengar begitu cepat

“Kau selalu terlihat cantik di mataku sica, bagaimana bisa aku berpaling darimu” ucap yuri dalam hati

Perlahan wajah yuri mendekat hingga jarak wajahnya dengan wajah jessica begitu dekat, yuri menatap lekat bibir jessica yang terlihat manis baginya, iapun menutup matanya dan dengan lembut mencium bibir jessica

“Emmh….” erang jessica, iapun terbangun dari tidurnya

Namun jessica terkejut saat dirinya sudah berada didalam mobil yang sedang melaju

“Kau sudah bangun sica, tidurmu sangat lelap jadi aku tak tega jika membangunkanmu” ucap yuri membuat jessica menoleh menatapnya

“Ah.. Yyyul” ucap jessica “ternyata tadi hanyalah mimpi” tambahnya sambil tangannya memegang bibirnya

“Kau masih tinggal di apartemen yang lama?” 

“Nne..”

“Baiklah..” ucap yuri iapun melajukan gasnya mengantar jessica pulang

Tak berapa lama merekapun tiba didepan apartemen milik jessica

“Gomawo yul” ucap jessica

Keduanya tengah berdiri berhadapan didepan mobil yuri

“Harusnya aku yang berterimakasih padamu karena telah menemaniku tadi” ucap yuri

“Aku senang menemanimu” ucap jessica refleks ,iapun segera menutup mulutnya setelah menyadari ucapannya itu

Keduanya kembali terdiam canggung

“Kk..kkalau begitu masuklah, kau akan kedinginan jika berlama lama diluar” ucap yuri gugup

“Ah nne.. Kau juga hati hati di jalan yul” ucap jessica

Yuri memasuki mobilnya, ia membukakan jendela mobilnya kembali menatap jessica

“Aku pulang dulu” ucap yuri tersenyum

“Nne..” 

Yuripun menginjakkan gas meninggalkan apartemen jessica hingga mobil yang dilajukannya perlahan menghilang dari pandangan jessica

“Hmm…” gumam jessica tersenyum senang, iapun membalikkan badannya berjalan memasuki apartemennya

“Tumben wajahmu terlihat senang setelah pulang bekerja, kemarin kau berteriak teriak karena kelelahan” ucap hyoyeon yang sedang menonton TV

“Hehehe nne aku senang sekali malam ini hyo”

“Wae…? Eh? Kau membeli jas baru lagi?” tanya hyoyeon

“Anni.. Eh?” ucap jessica heran begitu melihat yang dipakainya “ini milik yul” ucapnya dalam hati

Jessica kembali tersenyum senang

“Wae… Tingkahmu aneh sekali” ucap hyoyeon

“Ah sudahlah aku ingin mandi lalu beristirahat, bye hyoo…” ucap jessica kemudian berlari lari kecil sambil bersenandung memasuki kamarnya

Setelah mandi, dengan bathrobe yang masih dikenakannya jessica berbaring diatas tempat tidurnya, pandangannya menerawang memandang langit langit kamarnya sambil kembali memikirkan yuri

Begitupun yuri melakukan hal yang sama di dalam kamarnya

“Manis” ucap yuri tersenyum sambil tangannya menyentuh bibirnya itu

………………..

” yoong… Ireonna, hari ini eomma dan yerim akan pergi ke rumah halmeoni tapi appa tak bisa ikut karena keadaannya masih buruk, eomma titip appa ya” ucap tiffany membangunkan yoona

“Hmm… Nne…” jawab yoona masih terlelap malas untuk membuka kedua matanya

Tiffany pun kembali turun memasuki kamarnya

“Taeng, mianhae harus meninggalkanmu” ucap tiffany menghampiri taeyeon yang masih terbaring lemas

“Gwaenchanna dan sampaikan maafku tak bisa menjenguk halmeoni”

“Baiklah kami berangkat dulu, kau bisa memanggil yoong jika membutuhkan sesuatu tapi dia masih terlelap” 

“Hmm… Hati hati di jalan chagiya” ucap taeyeon

“Get well soon honey” ucap tiffany mengecup singkat bibir taeyeon kemudian berlalu meninggalkan rumah bersama yeri

“Hmm.. Semoga mereka bisa kembali membaik” gumam tiffany sambil serius mengendarai mobilnya

“Nne? Eomma bilang apa?” tanya yeri

“Anniyo… “ ucap tiffany tersenyum

Di rumah yuri

Yuri baru saja selesai memasak untuk sarapan yang akan dinikmatinya bersama krystal

“Morning my handsome daddy” ucap krystal begitu semangat turun dari tangga

“Morning too my baby kryst.. Tumben kau sudah terlihat rapi pagi pagi begini, biasanya sulit sekali dibangunkan”

“Hehehe hari ini aku mau keluar, bolehkah dad?”

“Berarti kau akan meninggalkan daddy di rumah sendirian?” ucap yuri memasang wajah sedih

“Hmm… Hanya hari ini, daddy juga bisa pergi berjalan jalan dengan victoria unnie”

“Baiklah.. Kau pergi bersama siapa kryst?”

“Emm… Amber”

“Amber? Bukankah kemarin kau sempat membencinya?”

“Begitulah, kemarin dia sangat menyebalkan”

“Lalu sekarang?” goda yuri

“Masih tetap menyebalkan hehehe”

“Aigoo.. Sepertinya putri kesayangan daddy sudah dewasa sekarang”

“Dad.. Dia hanya temanku”

“Baiklah… Pergilah bersenang senang, tapi harus sarapan bersama daddy dulu sekarang”

“Tentu, lagipula dia belum menjemputku”

……



Menjelang siang taeyeon terbangun dari tidurnya, ia merasakan haus namun saat menoleh gelas yang ditaruh disampingnya telah kosong

“Haaah… Ada apa denganku, mengapa lemah begini” ucap taeyeon saat berusaha terbangun

*tingtong* tiba tiba bel rumahnya berbunyi

“Yoong…” Panggil taeyeon, namun suaranya yang parau tak bisa membuat yoona mendengarnya

*tingtong* suara bel pintu rumahnya kembali berbunyi

Dengan sekuat tenaga taeyeon bangun dan berjalan untuk membukakan pintu rumahnya

“Nne.. Chankkaman” ucap taeyeon

*ceklek* taeyeonpun berhasil membuka pintu rumahnya

“Hai, taeng” ucap seorang yeoja menyapa taeyeon

“Sica?” ucap taeyeon sedikit terkejut

TBC

Advertisements

55 thoughts on “Second Chance part 17

  1. noviangale says:

    Kirain taeny bakalan perang dunia k 3😨ternyata fany berbesar hati mau memahami tae…aaaaah makin cinta ama ni couple 😘😘
    Tp yoong masih aja marah 😖
    Si amber kyknya mulai melancarkan serangan nih…si krys nggak percaya lagi awas lu ember 😠
    Sica datang mau ngapain tu??

    Liked by 1 person

  2. staerlight says:

    Gregetan ma krys udah tau diperingatin malah responya kayak gitu klo da dimainin amb baru nyesel nntinya
    Yoon ma tae cepatan baikan dong kasian lihat mreka berdua
    Nah lo badai lg deh untuk hub yoontae sica muncul ke rumah tae diwaktu yg tdk tpt
    Ditunggu lanjutanya

    Liked by 1 person

  3. kwon su says:

    Engingeng sica datang ke rumah tae ada apa gerangan…….?(pasti mau bertanya soal anaknya)
    akhirnya yulsic beriteraksi lumayan panjang (gw gk jadi demo,gw gk jadi demo)😃😃
    eciecie yuri curi ciuman sica disaat sica lagi tidur ah yuri payah curi juga donk perasaannya biar bisa balikan lagi sama loe😉😉😉
    Thor cerita ini ko agak ganjil yach……ko yuri bisa tau klw anak kandungnya tinggal sama tae kan sica belom cerita klw anaknya dititipin ke tae😕😕(patut di pertanyakan)

    Liked by 1 person

  4. winda says:

    sabar tae namanya juga cobaan,,,,, berarti yuri belum tau kalo yoong itu anaknya yaaa???? mommy fany bener” istri yang sempurna baik,cantik,pengertian lagi,kurang apa coba taeyeon ,,,,,keren thor ceritanya

    Liked by 1 person

  5. rzu says:

    jessi pasti kaget kalau ternyata yoong adalah anak kandung nya ?.
    bagaimana nich kalau taeyeon tiba2 lemas dan ga bisa berdiri trus jessi merangkul taeyeon dan yoong tiba2 bangun dari tidur nya dan melihat taengsic berpeluakn?. wah… pasti bakalan ada konflik drama . 😁😁😁
    cie…. cie yulsic yg kembali pedekate. uhhui…… 😙😙😙😙

    Liked by 1 person

  6. april says:

    oh, okay.. this is it…sica mulai bertindak, dia mau menemui anak kandungnya yang tak lain adalah Yoong… dan sepertinya akan ada drama antara YoonSic.. apalagi sica datangnya di waktu yang tak tepat, bisa saja si Yoong mikir yang gak-gak..

    YULSIC…. so sweeeeeet…. Yuri nyium bibir Sica,, walauupun sica tidur tapi di mimpi dia dia merasakan ciuman itu.. tapi, mereka kaya ABG baru jatuh cinta ..hahahhaa

    “hmm… baiklah, dia anak yang baik walaupun sedikit rascal.. dia tinggal bersama taeyeon” ucap yuri —- dari part ini, keliatan kalau Yuri sudah tahu kalau yoong adalah anaknya,,,
    jadi, kenapa dia gak menemui Yoong kalau dah tahu..

    great chapter,author…
    thank u for the update..
    #BacaFFdiKantorUntungGakAdaBoss

    Liked by 1 person

  7. emyeonhye says:

    Cieee yulsic malah deket lagii haha yaudah lah balikan aja udah tau masih saling cinta 😆
    Untung taeny gak bertengkar yaa emang deh fany baik banget
    Kayaknya sica dateng ke rumah taeny disaat yang tdk tepat, takut yoong makin benci ke taeyeon nih

    Like

  8. sophiltor says:

    Yulsicnya so sweett bgt..
    Bacanya sampe snyam senyum terus.wkwkk
    Wahh..yoosic spertinya akan mngiris hati nih nti.
    Btw tq thor part yulsicnya
    Next partny waiting always
    Hwaiting thor 🙂

    Like

  9. Risnita Hahihu says:

    waduh waduh itu sica kenapa namu di rumah taeng, pas taeng lg sakit? 😨

    tipachan ternyata bijak sekali, masa lalu tetaplah masa lalu. ga perlu di bahas, karna kita hidup di masa sekarang, cukup jadiin pelajaran aja. bukan begitu?

    YulSic sape yg ngasih tau kalau yoong anak mereka?
    apa maksud sica ngasih tau yoong, YulSic pecah akibat ulah taeng?
    gini loh, gue blm ngeh thor sama chapter kemaren. apa sica cerita ke yoong dgn gamblang kalau mereka pisah karna teyon? trus, dia jelasin gitu. taeng orang yg jahat? padahal sica nya aja yg mau. apa pas sica cerita ke yoong, sica nya udh tau kalau yoong anak dia?

    masih ambigu banget disini, butuh penjelasan 😵. sica dateng mau ngajak perang?, kalau yoong tau sica yg tega ninggalin dia waktu kecil dan teyon lah yg membesarkannya dr kecil. gue rasa yoong bakal nangis darah minta maaf ke taeng, hal yg di lakuin teyon ga sebanding dgn apa yg sica lakuin di masa lalu. tega bener anak sendiri nyuruh orang yg ngebesarinnya

    next, sedikit emosi ini hahaha 😂

    Liked by 1 person

    • humanpaper says:

      Jadi sica belum tau klo yoong itu anaknya dia ataupun anaknya taeyeon dan yoona juga belum ngasih tau klo dia anaknya taeyeon. Jadi waktu itu sica udah bener2 pengen ngeluapin sedihnya nah kebetulan ketemu si yoona dan dia ngerasa nyaman sama yoona jadi dia tiba2 curhat ttg masa lalunya. Yg sica baru tau yoona itu cuma temen kuliahnya yuri. Begitu..

      Like

  10. aiitaekhichan says:

    Oalahhj yuldah tau toh yoong anake, tpi njess? Kyknya blom yak?

    Wkwk… Emmmhhh… Kirain itu balasan dari njesss tau nya wkwk 😂😂😂😂

    Si ita bener” yak! Di kasi tau sunbae nya mlm nyolot gtu 😂😂😂

    Nahlohhh njess ngapain? Ntar yoong salah paham lagi deh…
    Duhhh pusing 😫

    Like

  11. may185blog says:

    Kira in ada orang Taeny, ternyata malah soswit.
    Yulsic salah paham tapi tetap soswit.
    Apa Yoona akan tau semuanya n tetap salah paham sama Tae????
    Chayoo tuk next cepter, Gk sabar apa yg d lakukan Sica ke rumah Taeny??? ✊😀

    Like

  12. martha97 says:

    yulsic masih saling suka tpi gak bisa bersatu , cepet2 aja bersatunya gak sabar gue . yul nyosor aja ,, pas sica lgi tidur lagi , kan dikirain sica klo dia mimpi , wkwkwkkw .. omo , sica dateng diwaktu yg gak tepat ,,, yoong sama taeng ada dirumah nih ,, jangan bilang sica mau nemuin anak kandungnya ,, yg notabene si yoong …

    Like

  13. grc_grace says:

    Aigoo Krystal jangan mau di modusin amber, dan jangan salah paham juga sama yoong, itu kan yeri adiknya yoong 😒😒
    Cieeilah yulsic mau rujuk kali 😂😂
    Kasian tae pasti dia masih kepirkiran terus makannya gak sembuh” deh sakitnya 😭😭
    Wahhh sica dateng, pasti dia mau nanya tentang anak kandungnya itu, yg tak lain adalah yoona 😱😨

    Like

  14. suparkwon says:

    Si krys slah fham psti di kira yeri pcar yoong..
    Mkanya dia nempel sma amber.. gue ga rela huaaaaaaa
    Ciee ciee yulsic yg lgi pdkt ahaayy kyak abg ajaa hahahahahaha..
    Jderrrr sica dteng ke rumah tae hahahaha

    Like

  15. lucky430 says:

    Keknya ini udah mendekati ending iya gak sih thor? Sica udah mulai nyari keberadaan anak kandungnya?
    Itu yul ngapain nyium sica pas tidur, eh tapi untungnya dia nyiumnya pas tidur coba kalau pas sica melek yg ada bisa kebablasan macem taeny si byun couple wkwk
    Krys sama amber makin deket tapi ama yoong malah jauh,,,sue sekali kau amber.

    Like

  16. fathirar says:

    Aku jd ingat pesan dr yul ke sica kalau anak kandung mereka dgn taeyeon wuahh bakal seru nihh ..heum mereka bakal bertemu ..krystal yg udah sadar ga jadi hantu lagi kadang menjengkelkan yee di kasih tau pun tak mau dengar,takut gue dia dekar dekat dgn amber😕

    thor itu mgkn cara jitu buat bisa bikin yoontae baikkan lafii 😅😆 ditinggali berdua ja la appa dan anak 😄

    Like

  17. Ven Yap (@VenYap1) says:

    senyum2 sendiri baca part yulsic sudah ada kemajuan buat cinta yuslc buat kembali jadi awal yuri sduah tao ktystal bukan anaknya dan yoong anak kandungnya???
    yoong sama taeyeon masih belum baik kan?? dan taeyeon masih semam lagi? kasian kasian

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s