Second Chance part 9

Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Im Yoona, Kwon Soojung (krystal), Kwon Yuri, Jessica Jung, Seojuhyun, Tiffany Hwang, kim Taeyeon and other member |  Gender : YURI girlsXgirl

……………………………………………

Yoona dan Yuri telah tiba di pesta pernikahan gyuri dan enjung yang di adakan ditepi pantai, banyak sekali tamu tamu yang telah datang dan menikmati standing party tersebut

hay yul… Kau tampan sekali, eh? Pasangan barumu? Aku pikir kau masih bersama jessica” ucap gyuri saat menyambut kedatangan yuri

(Gyuri ga tau klo yuri dan jessica pernah menikah, taunya mereka pacaran lama pas jaman kuliah)

“Hahaha anni.. Perkenalkan ini yoong” ucap yuri memperkenalkan yeoja disampingnya ,yoona pun membungkuk memberi salam

“Anyeong… Chukkhae atas pernikahanmu unnie”

“Nne.. Gomawo, omo pasanganmu ternyata masih muda yul tumben sekali, padahal dulu kau lebih suka tante tante”

“Hahaha kau ini”

“Yasudah kajja bergabung dengan yang lain”

Gyuri pun mengantar yuri masuk ke tempat para tamu undangan dan bertemu teman teman semasa kuliahnya

Yoona dan krystal mengikutinya dari belakang

“Woah.. Ternyata begini ya rasanya berada di pesta orang orang dewasa” ucap yoona melihat susasana standing party yang diadakan di tepi pantai itu “omo omo omo! Banyak sekali makanan makanan lezat! Yuhuu!!”  ucap yoona girang

“Yaish… Dasar anak anak, yang kau pikirkan hanya makanan” cibir krystal

“Yah memangnya kau bukan anak anak? Huh?”

“Hey si tampan akhirnya menampakkan dirinya” ucap gyuri pada teman temannya

Yul… Kami merindukanmu, kau sulit sekali dihubungi setelah cuti kuliah” ucap hyuna memeluk yuri

“Hehehe mianhae.. Aku sibuk”

“Woah… Makin tampan saja kau, mana si tampan pendek?” ucap soyeon

“Maksudmj taeyeon ya? Aku tak bersamanya, oh ya perkenalkan” ucap yuri menarik tangan yoona yang sedang berdiri dibelakangnya

“Anyeong… Yoona imnida” ucap yoona pada teman teman yuri

Wah, anakmu mirip sekali denganmu dan jessica yul” ucap jihyo dan dibenarkan oleh teman temannya

“Ahahaha… Dia bukan anakku” ucap yuri

“Omo? Benarkah? Mianhae… Dia mirip sekali denganmu, aku pikir dia anakmu, jadi kau sudah berpisah dengan sica?” tanya jihyo

“hmm…. begitulah” jawab yuri

“Pantas aku liat sica di televisi sering tertangkap kamera sedang berkencan dengan namja lawan mainnya di drama terbarunya itu” 

“Gwaenchanna… Yoona tak kalah cantik dari jessica yul haha” ucap gyuri

“Yah, jika sica dengar kau pasti sudah di bunuh” ucap enjung si mempelai wanita yang baru saja bergabung, gyuri kembali ke pintu kedatangan untuk menyambut para tamu

“Haha dia bilang aku lebih cantik dari seorang personil girlband terkenal” girang yoona

“Yah, itu karna ada kelainan pada matanya.. Sudah jelas eommaku lebih cantik darimu” ucap krystal tak terima

“Yoong, mengapa dari tadi kau diam saja? Apa kau tak nyaman? Mianhae..” ucap yuri yang melihat yoona hanya diam saja

“Eh, anniya… Ini karena aku baru pertama kali menghadiri acara pesta pernikahan”

“Oh.. Sebenarnya aku juga merasa canggung, ini baru pertama kalinya juga aku bertemu teman temanku, bahkan aku tak ingat nama nama mereka hehehe”

“Jinjja??!! Aigoo… Apa mereka tak tau?”

“Nne.. Bahkan mereka tak tau jika aku dan jessica telah menikah, dulu sica pernah bilang jika pernikahanku dengannya tak banyak orang orang yang tahu”

“Woah… Luar biasa, emm… Unnie”

“Nne?”

“Aku… Emm…”

Ada apa yoong? Katakan saja”

“Makanan disini terlihat lezat hehehe”

“Aigoo… Hahaha aku kira apa, kau bisa mengambilnya sesukamu yoong”

“Jinjja?”

“Geurom…”

“Kalau begitu aku akan mengambilnya ya, kau ingin ku ambilkan?”

“Tidak usah yoong… Aku masih kenyang, kau saja yang makan”

Yoonapun langsung berjalan menuju stand makanan sementara yuri masih berbincang bersama teman temannya

……

Taeyeon dan tiffany baru saja tiba

“Wah sepertinya kita terlambat, kau sih… Lama sekali dandannya” ucap taeyeon

“Yah, ini salahmu mengajakku berangkat pagi pagi”

“Hehehe kalau tak begitu kan kau tak akan mau, kajja” ucap taeyeon menggandeng lengan istrinya itu

“Taeyeon-ah…!!” panggil seorang yeoja membuat taeny membalikkan badannya

“Sica.. Hey” ucap taeyeon

Karena sedang dalam suasana hati senang jessica langsung berlari memeluk taeyeon sepertinya yang sering dilakukannya semasa kuliah

“sica? tumben kau datang ke pesta pernikahan, biasanya kau selalu sibuk”

“tentu saja, enjung teman dekatku selama kuiah.. lagipula gyuri memintaku untuk mengisi acaranya, dia tidak bersama mu?” tanya jessica

“aniya… aku tak tau dia akan datang apa tidak”

“ehemm” tiffany berdehem karena merasa keberadaannya tak dianggap

“Eh?” gumam taeyeon terkejut, ia melirik tiffany dengan tatapan membunuhnya “Omo! Mati aku” tambahnya dalam hati

“sica-yaa, ini istriku tiffany” ucap taeyeon

“oh? mianhae… aku tak menyadarinya, aku jessica jung” ucap jessica mengulurkan tangannya pada tiffanmy. tiffany pun membalasnya sambil tersenyum ramah

“tiffany hwang”

“wah, istrimu cantik sekali taeng, aku jadi heran mengapa dia mau sama kamu”

“eiyy…. Ucapanmu kurang menusuk” ucap taeyeon

Ketiga yeoja itu berbincang bincang sambil berjalan masuk

“hey, kalian akhirnya datang” sapa gyuri pada ketiga yeoja itu

“gyuri-yaa chukkhae…” ucap taeyeon diikuti jessica dan tiffany

“gomawo… kajja” ucap gyuri mengantar masuk dan kembali berbincang sambil berjalan

“woah banyak teman teman saat masa kuliah dulu” ucap taeyeon saat melihat satu persatu para tamu undangan

“benar, mereka telah banyak berubah ya” ucap jessica membenarkan

“aku setuju, terutama yul.. aku sempat terkejut melihat penampilannya sekarang” ucap gyuri membuat langkah jessica terhenti

“t..tt..ttunggu, yul? dia… datang?” ucap jessica gugup, detak jantungnya kini mulai berdebar

“tentu, tapi kau jangan cemburu sica-ya… dia datang tak sendirian” ucap gyuri

“mwo??” ucap jessica dan taeyeon bersamaan, mereka tampak terkejut

“nde… dia datang bersama pasangannya, yeoja itu tampak terlihat masih sangat muda, itu mereka” tunjuk gyuri pada sekumpulan yeoja yang tengah asik berbincang, jessica melihat yuri berdiri diantara sekelompok yeoja itu namun ia melihat seorang tubuh yeoja dengan posisi membelakanginya sedang merangkul kedua pundak yuri, keduanya terlihat sangat dekat, jessica dapat melihat jelsa wajah yeoja itu sementara yuri  tak menyadari kehadiran jessica

tumblr_lrzirfToYa1r1l73do1_500.jpg

mwoyaaaa..??!!” ucap taeyeon tak kalah terkejut

“ada apa tae..?? oh my gosh!!” ucap tiffany ikut terkejut saat mengikuti arah pandangan taeyeon saat melihat sosok yang sangat dikenalnya sedang berdiri disamping yuri

“ayo bergabung bersama mereka” ajak gyuri

“ah, sepertinya aku harus mengisi acaramu gyu” ucap jessica kembali menghentikan langkahnya

“oh, kau benar sica-ya.. aku merindukan suara indahmu” ucap gyuri “kalau begitu aku akan keatas panggung bersama jessica taeng”

“oh… nde…” ucap taeyeon

gyuri pun segera naik keatas panggung diikuti oleh jessica

“anyeong… para hadirin yang telah datang” ucap gyuri membuat perhatian para tamu tertuju padanya termasuk yuri dan yoona

“kamsahamnida kepada kalian yang telah datang ke acara pesta pernikahanku bersama enjung, baiklah langsung saja untuk meramaikan pesta ini aku telah mengundang sahabatku untuk menghibur kalian… kalian pasti masih ingat dengan yeoja ini, apalagi sekarang dia sudah menjadi aktris terkenal…” ucap gyuri membuat para tamu bergumam bertanya tanya

“hey… lekas naik” ucap gyuri kembali kearah belakang panggung

Tak berapa lama seorang yeoja anggun dengan dress putihnya naik keatas panggung, ia menyunggingkan senyumnya pada semua tamu undangan, para tamu pun tampak terkejut senang, tak menyangka jika seorang jessica akan hadir

beautiful-dress-fashion-girls-generation-Favim.com-2234648.jpg

“sica” gumam yuri saat melihat mantan istrinya berdiri diatas panggung

“omo! neommu yeoppo…” gumam yoona dan krystal

yoonyul tampak terpaku melihat jessica

“sica-yaa…. boghoshippo…!!” teriak seseorang yang pernah menjadi temannya, jessica kembali tersenyum melambaikan tangannya

“anyeong… senang bisa bertemu lagi dengan kalian” ucap jessica “dan chukkhae atas pernikahan kedua sahabatku gyuri dan enjung, aku harap kalian selalu bahagia selamanya.. dan sebagai ucapan selamatku aku akan menghibur kalian dan para tamu undangan dengan membawakan beberapa lagu, semoga kalian menyukainya” ucap jessica kemudian mendapat sorakan gembira dan tepuk tangan dari para tamu undangan

Jessica berjalan kearah para pemain musik dan berbicara pada mereka, tak berapa lama ia kembali ke tangah panggung yang tak terlalu besar itu

suara alunan musik pun terdengar dan jessica mulai mengangkap mic nya dan bernyanyi

~ Jessica Jung – That One Person is You~ [terjemahannya]

Apakah ini yang dinamakan cinta?
Apakah semakin menyakitkan saat kau melakukannya?

ewt.jpg

Sambil bernyanyi, sesekali jessica menatap yuri yang berdiri tak jauh darinya sedang  terdiam melihatnya. lagu yang ia bawakan adalah lagu yang diciptakannya, setiap kali ia menyanyikan bait liriknya jessica kerap kali teringat dengan kebersamaannya saat melewati masa masa bahagia bersama yuri

Saat aku bisa lebih dekat denganmu
Perasaan cintaku tumbuh lebih besar

31eb67dba8e7abf912e9b9c16601c1b7.jpg

Dan itu membuatku takut
Orang yang sangat penting bagiku
Seseorang yang tidak akan pernah kembali
Bagiku itu sudah cukup
Yaitu mencintaimu
Satu satunya orang yang tidak pernah melihatku meskipun aku melihat
Satu satunya orang yang tidak pernah mendengarku meskipun aku memanggil
Apakah kamu mengingatku ?
Apakah kamu memikirkan hal tentangku ?
Kumohon sekali ini saja
Satu satunya hal yang membuatku menangis tetapi
Aku seperti orang bodoh,
Kumohon datanglah padaku sekarang
Datanglah kepadaku yang seperti ini
Karena keinginan terakhirku adalah seseorang yaitu kamu

Hatiku tidak bisa membiarkanmu pergi
Seperti halnya aku mencintaimu
Setiap menit dan setiap detikku sangat menyakitkan

Satu satunya orang yang akan datang ketika aku menutup mata
Satu satunya orang yang berada di sampingku ketika di dalam mimpiku

2hedlqs.jpg

Datanglah kepadaku yang seperti ini
Karena keinginan terakhirku adalah seseorang yaitu kamu

Jessica menyeka air matanya seiring alunan musik berhenti dan lampu yang menyorotinya meredup

suara tepuk tangan terdengar dari para tamu undangan yang terhibur dengan suara emas jessica, banyak yang terhanyut dengan lirik lagu yang dinyanyikannya termasuk yuri yang sedari tadi terpaku mendengar dan meresapi setiap lirik yang dinyanyikan oleh mantan istrinya itu, matanya tampak berkaca kaca namun yuri sebisa mungkin untuk tak menangis di hadapan teman temannya

Jessicapun kembali bernyanyi namun dengan genre musik pop membuat para tamu ikut meloncat maupun bergoyang

“suaranya indah sekali ya, pantas yul sangat mencintainya” ucap tiffany melihat penampilan jessica

“……………….” taeyeon  tak menyahutnya membuat tiffany menoleh menatapnya, ia melihat taeyeon terdiam bukan sedang memandang jessica, iapun kembali mengikuti arah pandangan taeyeon

PicsArt_10-12-12.26.06[1].jpg

Perlahan tiffany melihat taeyeon tersenyum memandang kedua yeoja itu, tiffany pun ikut tersenyum memandang mereka

Jessica telah berhenti bernyanyi dan menuruni panggung, kini hanya terdengar alunan musik dari band yang mengisi pesta pernikahan itu

“kyaaaa… yeoppoddaa…!! aku tak menyangka bisa melihatnya sedekat ini, ah aku ingin meminta tanda tangannya” ucap yoona hendak berjalan menghampiri jessica yang sedang berbincang dengan seorang yeoja tak jauh darinya

Namun mendengar itu, krystal yang yang bisa menyentuh tubuhnya langsung menarik kerah belakang baju yang yoona kenakan membuat yoona tertarik ke belakang

“yah, andwae!! kau tak boleh melakukan itu, pabo!” ucap krystal kesal

“wae…?? aku sangat mengidolakannya” ucap yoona

“yah, kau lupa dengan misi kita eoh? kau harus membuatnya melihat kedekatanmu dengan appaku”

“yaish… arasso..” ucap yoona mempoutkan bibirnya

Jessica sesekali melihat kearah yuri yang masih berdiri disamping yeoja yang dekat dengannya itu, ada rasa sesak di dadanya kerap kali ia melihat yuri dan yeoja itu tertawa, ingin rasanya ia mendekati menyapa dan ingin tau apa yang mereka bicarakan, sudah satu tahun ia tak pernah melihat yuri tertawa

“yah, kau tega sekali meninggalkanku tertidur didalam mobil” ucap hyoyeon membuyarkan lamunan jessica

“hehehe mianhae… kau tidur sangat pulas dan terlihat sangat kelelahan hyo, aku jadi tak tega membangunkanmu”

“eh? bukankah itu yul? mengapa dia sendirian?” ucap hyoyeon saat melihat yuri sedang berdiri tak jauh darinya

“anniya, dia sedang bers…” jessica tak melanjutkan ucapannya saat berbalik dan melihat yuri kini berdiri sendirian “kemana yeoja itu?” gumam jessica

Flashback

Yuri dan yoona tampak asik berbincang, yuri tak bisa menaha tawanya saat yoona bercerita

“hahahaha!! yah, bisa bisanya kau menceritakan hal lucu saat seperti ini, aigoo.. aku sampai menangis” ucap yuri sambil menyeka air disudut matanya karena tak bisa menahan tawanya

“aku ingin mengambil tisuue dan minuman” ucap yuri kembali

“apa perlu ku ambilkan unnie?” tanya yoona

“tidak usah yoong, kau tunggu saja disini” ucap yuri kemudian ia meninggalkan yoona

“aku akan ikut dengan appa” ucap krystal kemudian berlari menyusul yuri

Yonna berdiri menikmati makanan sambil menunggu yuri tanpa menyadari dua orang yeoja berjalan menghampirinya

“hay… bocah tengil” ucap tayeon membuat yoona menoleh kebelakang, wajahnya tampak terkejut melihat kedua orang tuanya berada dihadapannya

“ap..appa.. eomma…” ucap yoona tergagap

“kajja ikut appa” ucap taeyeon menarik telinga yoona, beruntung para tamu tak ada yang melihat ulahnya

“aww aaww appoo… ampun appa aduduh” ringis yoona yang masih dijewer, iapun dibawa ke tempat yang aga tak terlalu ramai

yah bocah, apa yang kau lakukan disini?” ucap taeyeon menyilangkan kedua tangannya diatas dadanya mulai menginterograsi anaknya itu

“aku hanya diminta menemani yul unnie appa, lagipula aku baru pertama kalinya datang ke pesta pernikahan seperti ini, ternyata disini banyak sekali yeoja yeoja cantik dan seksi!” ucap yoona semangat

“benarkah? omo, aku baru menyadarinya” ucap taeyeon dalam hati saat kedua matanya mulai berkelana melihat para yeoja dengan pakaian seksi, namun tatapannya terhenti pada tatapan dingin tiffany yang berhasil memergokinya

“apa yang sedang kau pikirkan, kim taeyeon” ucap tiffany ikut menyilangkan kedua tangannya diatas dada

“hehehe anniya… yah! im yoona, kau ini masih bocah tak seharusnya berkata seperti itu” ucap taeyeon

“huh, didepan eomma saja kau menasehatiku, padahal kau sendiri yang mengajariku, dasar pendek” ucap yoona dalam hati

“yoong, apa benar dengan kedekatanmu dengan yul?” tanya tiffany

“nne.. tentu saja” jawab yoona

“omo omo! rasanya aku ingin pingsan” ucap tiffany memijat keningnya

“yah, kau benar benar menyukai yul?”

“anniya… aku melakukan ini karena ada maksud lain, aku tak benar benar menyukainya”

“maksudmu?” tanya taeyeon

“emm… aku hanya ingin membuat jessica unnie cemburu melihatnya”

“oh my god, yoong.. mengapa kau melakukan itu?” tanya tiffany

“aku… ingin membantu yul unnie agar bisa kembali bersama jessica unnie” ucap yoona menunduk

Taeyeon dan tiffany tampak sangat terkejut mendengarnya, keduanya terdiam saling memandang

“apa yoong sudah tau?” gumam tiffany dalam hati

Yuri telah kembali dengan membawakan tissue dan dua gelas minuman yang akan diberikan satu pada yoona, namun ia heran saat tak melihat yoona ditempat itu

“loh, kemana dia? apa kembali mengambil makanan? ckckck” gumam yuri, iapun terdiam menunggu yoona

Flashback End

“hyo,kau disini saja aku akan mnghampirinya” ucap jessica kemudian berjalan menghampiri yuri

“jadi ini yang membuatnya semangat ingin menghadiri pesta, dasar.. jika masih mencintainya mengapa kau melepaskannya” ucap hyoyeon menatap punggung jessica

“hey yul” sapa jessica membuat yuri menoleh menatapnya

“hey sica, kau sendirian?” ucap yuri tersenyum ramah

“nne… kau?” tanya jessica

“aku bersama yoong”

“oh…” jawab jessica, dalam hatinya ia menyesal telah bertanya seperti itu

“suaramu semakin indah, baru sekarang lagi aku bisa mendengarmu bernyanyi secara langsung, biasanya aku hanya melihatnya di layar kaca”

“hehehe benarkah? kau sih sibuk terus”

“kau akan merasa haus setelah bernyanyi, ini untukmu” ucap yuri memberikan gelas minuman yang akan diberikan pada yoona itu pada jessica, iapun tersenyum menerimanya dengan kedua pipi yang mulai memerah. yuri masih memperhatikannya

Keduanya tampak canggung

“gomawo… yul kau terlihat semakin tampan sekarang” ucap jessica namun ia sendiri terkejut dengan ucapannya yang spontan itu

“hahaha kau bisa saja sica-yaa”

“bagaimana kuliahmu? pasti menyenangkan kembali menjadi mahasiswa”

“hhm… begitulah” ucap yuri “kau sendiri? kau pasti sibuk konser ke berbagai negara dengan album barumu?”

“hhm… begitulah” ucap jessica mengikuti yuri

“hahaha” keduanyapun tertawa

“Yul… Sica…” sapa taeyeon, yulsic menoleh dan melihat taeyeon, tiffany dan yoona menghampirinya

“Hey…” sapa yuri memeluk taeyeon dan tiffany

“Yoong aku pikir kau kemana” ucap yuri kembali

“Hehe mianhae… Aku haus, maukah kau mengantarku mengambil minuman?” ucap yoona, tangannya merangkul lengan yuri dan merapatkan tubuhnya

Jessica terdiam menatapnya, ia berusaha mencoba bersikap tenang walaupun hatinya merasakan sesak

“Oh, nde.. Kajja” ucap yuri

“Taeyeon-ah.. Apa mereka sedang dekat” tanya jessica masih memandang kedua punggung yeoja yang semakin menjauh itu

“Sepertinya…”

“Apa kau tau tentang hubungan mereka?”

“Begitulah… Wae? Kau cemburu?”

“Ten… Eh anniyoo… Aku hanya ingin tau saja seperti apa perempuan itu”

“Sifatnya tak jauh dari sifat yul, 11 12 lah.. Mereka berada di satu kampus”

“Hmm… Begitu ya”

“fany..? tiffany..?” ucap seorang namja membuat ketiga yeoja itu menoleh

“nick?” ucap tiffany menerka nama namja yang memanggilnya itu

“ternyata benar ini kau, yupp… aku nick”

“oh my gosh nick! sudah lama sekali kita kita tak bertemu” ucap tiffany senang dan langsung memeluk namja itu

Nick adalah sahabatnya di LA semasa kecil, keduanya sangat dekat seperti bersaudara. namun saat lulus SMA nick harus kehilangan tiffany yang pindah ke seoul, keduanya pun telah hilang kontak semenjak tiffany mengganti nomornya dan nick tak pernah mengetahui alamat apartemen tiffany di seoul

“benar, ah aku merindukanmu.. kau juga diundangnya? gyuri adalah clien di perusahaanku”

“oh begitu nne… gyuri dan enjung teman dekatku semasa kuliah”

“wah kebetulan sekali.. seperti sebuah takdir” ucap nick senang

huffhht…” taeyeon menghembuskan nafasnya kasar saat melihat istrinya begitu akrab dengan namja yang tak dikenalnya itu, kini giliran dia yang merasa diabaikan

“kau cemburu?” ucap jessica yang melihat situasinya

“anni..”

“akui saja, istrimu sangat cantik dan ramah taeng, kapan kau bertemu dengannya?”

“sudah sangat lama, waktu itu aku bekerja sampingan setelah pulang kuliah sebagai fotografer di perusahaan majalah fashion, dan aku bertemu dengannya saat dia menjadi model majalah perusaahnku”

Flashback

Taeyeon langsung melempar tas nya setelah tiba diapartemen, ia berlari ke dalam kamar mandi dan segara mencuci wajahnya

*ddrrrtttttttt… drrrrrtt….* ponselnya bergetar menerima panggilan, iapun segera mengangkatnya

“taenggu! kau dimana?”

“aku sedang bersiap siap”

“ppaliwa…!! modelnya sudah datang”

“arasso… aku segera berangkat”

Setelah tampilannya cukup rapi, taeyeon segera mengambil peralatan fotografinya dan segera meluncur ke kantor tempatnya bekerja. sebenarnya taeyeon adalah seorang putri pengusaha sukses sama dengan yuri, namun baik taeyeon maupun yuri tak pernah menunjukkannya, keduanya selalu terlihat sederhana dan memilih bekerja sampingan untuk menambah uang sakunya walaupun uang yang mereka miliki sendiri sangatlah banyak.

Tak berapa lama ia tiba dan segera berlari memasuki kantor

“kau terlambat 10 menit taenggu!” ucap henry sambil menyilangkan kedua tangannya diatas dada, henry adalah pemilik perusahaan fashion tersebut

“mianhae,,, ada beberapa hal yang harus aku lakukan di kampus tadi” ucap taeyeon

“hahahaha sudahlah, aku tak bisa memarahimu, bisa bisa perusahaanku akan di gusur ayahmu, kkah lekaslah ke studio, modelnya sudah siap”

“oke bos!” ucap taeyeon langsung berjalan masuk kedalam studio, disana telah banyak rekan rekannya yang sedang mempersiapkan peralatan

“omo! dia modelnya? seksi sekali” ucap taeyeon membelalakkan kedua matanya saat melihat seorang yeoja yang masih menghias wajahnya dengan memakai pakaian casualnya

“memang tema nya begitu, bagaimana cocok bukan? dia berasal dari LA namun dia meneruskan kuliah nya di seoul sambil bekerja menjadi seorang model majalah” ucap henry yang sudah berdiri disampinya, taeyeon hanya terdiam memandang yeoja itu

Setelah semuanya siap, taeyeonpun memulai aksi pemotretannya, ia kerap kali menelan salivanya setiap memotret yeoja dihadapannya itu, detak jantungnya terasa berdetak lebih cepat saat memandang yeoja itu

“oke, selesai” ucap taeyeon

Semua kru pun bertepuk tangan, taeyeon melihat yeoja itu tersenyum padanya sebelum berjalan keluar untuk mengganti pakaiannya

“bulan sabit yang sangat indah” ucap taeyeon saat melihat kedua mata tiffany yang tersenyum padanya itu

ia kembali menunduk melihat hasil potretannya

aS.jpg

“perfect” gumamnya sambil tersenyum memandang wajah yeoja pada kameranya

setelah pekerjaannya selesai, taeyeon mulai mengemasi barang barangnya

“taenggu, kau sudah mau pulang?”

“nne…”

“bisakah aku meminta tolong padamu?”

“tentu, apa itu?”

“ini, ponsel milik tiffany tertinggal, dia telah menelpon ponsel ini dan aku telah mengatakannya akan mengantarkan ponsel ini padanya”

“tiffany? nuguseyo?”

“dia yeoja yang menjadi model kita hari ini, bisakah kau mengantarkan padanya? aku sedang ada urusan penting”

“oh.. nne, akan aku antarkan” ucap taeyeon menerima ponsel berwarna pink itu

“gomawo… aku pergi dulu, kau hati hati ya”

Setelah tiba di apartemennya, taeyeon melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 8 malam, karena merasa sangat kelelahan iapun berniat untuk tidur 1 jam sebelum mengantarkan ponsel itu pada pemiliknya, iapun berbaring diatas tempat tidurnya setelah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya

“yul… apa kau baik baik saja sekarang?” gumamnya kemudian iapun terlelap

Taeyeon sangat terkejut begitu terbangun dan melihat jam yang menunjukkan sudah pukul 8 pagi, ia telah melewatkan waktunya untuk mengantar ponsel itu pada pemiliknya, ia berniat akan mengantarkannya pukul 9 malam tadi namun hasilnya ia malah tertidur pulas hingga pagi

ia membuka layar ponsel itu dan melihat beberapa panggilan dari nomor baru dan kontak bernama jackson

Saat akan meletakkannya tiba tiba ponsel itu berbunyi kembali menerima panggilan dari nomor baru yang sama

“yoboseyoo..” 

“hallo.. apa kau yang menyimpan ponselku?” tanya seorang yeoja dibalik panggilannya

“nne… mianhae, semalam aku berniat tidur sebentar sebelum mengantarkan ponselmu, tapi aku malah ketiduran hingga pagi, kau sangat membutuhkan ponsel ini ya?”

“it’ oke.. aku juga berpikir kau sudah tertidur saat tak mengangkat telepon dariku, sebenarnya lumayan penting sih, aku sedang membutuhkan beberapa file yang berada didalam ponselku”

“oh kalau begitu sekarang aku akan mengantarkannya”

“baiklah.. apa kau sedang tak sibuk? jika sibuk biarkan aku yang menghampirimu saja”

“ah tidak usah, ini kesalahanku.. biar aku yang mengantarkannya, posisimu dimana sekarang?”

“aku baru saja tiba dikampusku, kau bisa kemari”

“baiklah, kampusmu dimana?”

“yonsei university, nanti aku akan memberitahukan detailnya saat kau tiba di kampusku”

“baiklah, aku akan segera kesana setelah mandi”

“oke, thanks..”

Taeyeon mengakhiri panggilannya, sambil tersenyum ia menatap layar ponsel itu. iapun segara memasuki kamar mandi

Setibanya di yonsei university ia kembali menelepon yeoja bernama tiffany itu

“halo.. aku sudah sampai didepan universitasmu” ucap taeyeon setelah panggilannya diterima

“oh oke, aku akan segera kesana”

Taeyeon berdiri menunggu, tak berapa lama seorang yeoja menghampirinya

“ternyata kau yang mengantarnya” ucap yeoja itu, tayeonpun langsung berbalik dan melihat yeoja yang memiliki mata bulan sabit itu sedang tersenyum padanya

“ah.. nn..nde,,” ucapnya gugup, iapun membuka tasnya dan mengeluarkan ponsel pink

“thank you very much.. dan senang bisa bertemu kembali denganmu, aku tiffany hwang” ucap yeoja itu mengulurkan tangannya

“kim taeyeon” ucap taeyeon membalas uluran tangan tiffany “tangan yang sangat lembut” ucap taeyeon dalam hati, namun ia buru buru melepaskannya saat tersadar

“Why you’re not pick up my phone??” ucap seorang namja dengan aksen inggrisnya yang datang secara tiba tiba bersama kedua temannya, namja itu terlihat marah menatap tiffany

“oh jack, i’m sorry.. ponselku tertinggal” ucap tiffany dengan nada ketakutan

“you’re liar! kau pasti sedang selingkuh” bentak namja itu sambil menampar pipi tiffany membuat taeyeon terkejut melihatnya

“i’m not” ucap tiffany

Taeyeon melihat jackson akan kembali menamparnya, namun ia berhasil menahannya saat tangan namja itu melayang tepat beberapa senti lagi didepan wajah tiffany yang terlihat memejamkan kedua matanya

“yah, tidak seharusnya kau memperlakukan wanita seperti itu” ucap taeyeon sambil melemparkan tangan namja itu

“fuck you! she’s my girlfriend! aku bisa melakukan apa yang aku mau padanya” ucap jackson

“yaish… namja babo yang kejam” ucap taeyeon

“what did you say?” tanya jackson yang tak begitu paham bahasa korea

“bad boy, berhentilah melukai dia atau kau akan menyesal” ucap taeyeon tegas

“taetae.. jangan, nanti kau akan disakiti olehnya” ucap tiffany memegang erat tangan taeyeon

“hahahaha yah, siapa kau berani berkata seperti itu?” ucap jackson meremehkan

“itu tak penting, berhentilah menyakitinya bahkan mendekatinya, kau tak layak bersamanya” ucap taeyeon tentu saja membuat jackson marah, ia melayangkan pukulannya

*bukkk!!!* tubuh taeyeon terdorong dan terjatuh saat tinjuan jackson mengenai wajahnya

“taeyeon-ah.. gwaenchanna?” tanya tiffany segera berlari membangunkannya

“akh,,,!!” teriak tiffany saat jackson menarik dan mendorongnya karah lain sebelum sampai dihadapan taeyeon

jackson berjalan menghampiri taeyeon yang masih dengan posisi terduduk, ia hendak menghabisi taeyeon namun saat akan menendang tubuh kecil taeyeon, tubuh jackson terjatuh karena taeyeon berhasil menendangnya, ia melihat taeyeon dengan cepat mengambil posisi berdiri

“pabo-ya!! kalau ingin memulai setidaknya bilang dulu! yaish… wajah berhargaku jadi rusak” rutuk taeyeon

“yah, habisi wanita itu” ucap jackson, kedua rekannya pun segera menyerang taeyeon namun taeyeon berhasil menghindar dan dengan cepat kedua teman jackson terjatuh setelah beberapa kali dipukul oleh taeyeon, hal itu membuat jackson semakin geram, kemudian gilirannya maju dan melayangkan beberapa kali pukulan pada taeyeon namun tidak ada satupun pukulannya yang berhasil mengenai tubuh taeyeon, kini giliran taeyeon yang menyerangnya membuat jackson tersungkur, ia melangkahkan kakinya menghampiri jackson dan hendak memukulnya kembali namun tangan tiffany menahannya

“jangan lakukan itu lagi, aku mohon” ucapnya, taeyeon mulai melihat air mata tiffany mengalir

“ampun bos, aku tak akan mendekatinya lagi” ucap jackson mengangkat kedua tangannya, wajahnya terlihat babak belur dengan darah yang keluar dari hidungnya

“sekali lagi ku lihat kau mendekatinya, aku tak akan segan segan melenyapkanmu, pergilah” ancam taeyeon

Ketiga namja itupun segera berlari ketakutan meninggalkan taeyeon dan tiffany

“aw.. appo.. yaish, awas saja kau!” ucap taeyeon kesakitan saat tangannya menyentuh sudut bibirnya yang berdarah, namun tiba tiba tiffany menarik tangannya dan membawanya pergi, taeyeon hanya diam saja mengikuti tiffany yang tak melepaskan tangannya

Taeyeon melihat yeoja itu membawanya kedalam sebuah caffe, keduanya pun duduk disebelah pojok. taeyeon masih terdiam melihat tiffany yang duduk disampingnya mulai membuka tasnya dan mengeluarkan kotak P3K kecil

“kau tidak seharusnya melakukan itu tadi” ucapnya pelan namun taeyeon dapat mendengarnya, ia mulai menempelkan kapas yang sudah ditetesi obat pada sudut bibir taeyeon

“mianhae.. aku hanya tak tahan melihat seorang yeoja yang disakiti” ucap taeyeon, tak sengaja ia melirik ke lengan tiffany dan melihat darah pada lengannya itu

“Aku tak menyangka kau bisa melawan mereka”

“Dari kecil aku sudah diajari ilmu bela diri oleh appaku, aku anak satu satunya jadi appa ingin aku bisa menjaga diriku”

Tiffany mengangguk paham

“hey kau juga terluka” ucap taeyeon hendak memegang lengan yeoja itu, namun tiffany segera menariknya

“gwaencahnna…” ucapnya

“anniya…. kau juga harus diobati kau pasti terluka saat terjatuh tadi, sekarang aku mengerti mengapa kau menaruh p3k di dalam tasmu, kau pasti sering dilukai oleh namja itu” ucap tayeon, ia kembali menarik lengan tiffany dan melihat luka sobek yang tak terlalu besar

“………………………………” tiffany hanya terdiam menunduk saat taeyeon mulai mengobatinya

“mengapa kau masih saja mau bertahan dengan namja itu?”

“aku tak bisa pergi darinya”

“wae…?”

“aku menumpang di apartemennya, dia banyak membantuku saat aku pertama tinggal di korea, saat itu aku merasa kesulitan tinggal disini”

“dia membantumu karena ingin memanfaatkanmu, jika dia benar benar tulus maka dia tak akan menyakitimu, mulai sekarang jangan lagi tinggal di apartemen namja itu”

“tidak bisa.. aku tidak memiliki siapapun lagi disini, aku merasa tak enak jika menumpang pada teman temanku, mereka adalah orang orang kaya yang sangat gila harta dan suka membully, aku tak ingin mereka tau tentangku, aku tak ingin dibully lagi, aku sudah sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa dikampus ini”

Taeyeon terdiam menatap tiffany yang terus menunduk, kemudian ia menoleh keluar jendela caffe melihat gedung besar bertuliskan yonsei university, ia tau kampus itu adalah salah satu universitas elite di korea, tak heran jika mahasiswa nya kebanyakan dari kalangan atas

“hmm… mulai sekarang kau akan tinggal di apartemenku” ucap taeyeon membuat tiffany mengangkat wajahnya terlihat terkejut

“anni… aku tak bisa menerimanya”

“kenapa lagi?”

“aku tak ingin menyulitkanmu”

“tidak akan, aku berjanji tak akan seperti jackson… justru aku melakukan ini karena aku ingin melindungimu” ucap taeyeon, ia melihat kedua mata tiffany mulai berkaca kaca

“gomawo…. kau teman terbaik yang aku miliki sekarang” ucap tiffany memeluk tubuh taeyeon

*deggg… deggg… degg…* 

“omo, kenapa dengan detak jantungku?” ucap taeyeon dalam hati saat tiffany terus memeluk tubuhnya

Semenjak saat itu keduanya menjadi semakin dekat, tiffany mengetahui banyak hal tentang taeyeon yang ternyata telah kuliah mengambil kedokteran, awalnya dia menyangka jika taeyeon masih seorang anak sekolah karena tubuhnya yang kecil. begitupun taeyeon telah mengetahui segala tentang kehidupan tiffany, ia mempekerjakan tiffany sebagai model tetap diperusahaan tempatnya bekerja, kebetulan henry sang pemilik perusahaan juga menyukai tiffany

Hingga tiffany pun mengetahui satu hal, jika dibalik sifat taeyeon yang kuat dan selalu menghiburnya tiffany selalu melihat yeoja itu diam diam menangis. tiffany selalu berusaha membuat taeyeon agar ingin bercerita padanya, taeyeon memiliki sifat yang sangat tertutup, ia selalu bisa menutupi kesedihannya dihadapan teman temannya maupun dihadapan tiffany, namun tiffany selalu bisa membaca raut wajah taeyeon. Hingga akhirnya taeyeon bercerita jika ia sedih memikirkan sahabatnya yang sedang koma, namun taeyeon tak menceritakan semuanya.

Tiffanypun tak mampu membendung air matanya seolah ia merasakan kesedihan taeyeon, tiffany telah lama menyukai taeyeon namun ia selalu ragu mengungkapkannya, iapun memeluk taeyeon dan berhasil menenangkannya

“Yul pasti akan segera sembuh, kau bilang dia adalah orang yang sangat baik.. Tuhan pasti sangat menyayanginya dan akan menyembuhkannya” ucap tiffany

Beberapa bulan setelah kelulusannya, ia membawa tiffany ke hadapan kedua orang tuanya untuk meminta restu hubungan mereka, tentu saja membuat tiffany terkejut, terlebih saat kedua orang tua taeyeon mnerimanya dan malam itu juga ia dilamar oleh taeyeon. tiffany merasa sangat bahagia karena akhirnya perasaan cintanya terhadap taeyeon kini telah terbalas. mereka akhirnya menikah dan hidup penuh kebahagiaan

Hingga satu tahun setelah pernikahannya, seseorang datang padanya sambil terisak membawa seorang bayi mungil yang lucu

Flashback End

Jessica memeluk taeyeon setelah mendengar cerita sahabat nya itu

“aku senang mendengar kau sudah bahagia sekarang taeyeon-ah, aku harap kau akan terus dan terus bahagia bersamanya” ucap jaessica sambil tersenyum

“tidak kah kau juga ingin merasakan seperti itu? bersama yuri, kalian masih sama sama saling mencintai dan masih bisa kembali bahagia sica”

“ada banyak hal yang tak kau mengerti taeng, akupun tak mengerti..”

“kau bisa menceritakannya padaku ataupun tiffany, setidaknya kami bisa membantumu”

anniya… aku bisa melewatinya sendiri” ucap jessica mencoba tersenyum, matanya terlihat berkaca kaca

“sica-yaa.. dulu kau pernah menanyakan tentang dia kan? kau tau? dia sekarang…”

“sica-yaa… ternyata kau disini, kita harus segera pergi sekarang, satu jam lagi kau ada jadwal syuting” ucap hyoyeon memotong pembicaraan taeyeon

“oh kau benar, taeng… sampai bertemu lain waktu, gomawo telah bercerita padaku, itu membuatku senang” ucap jessica kemudian berlalu meninggalkan taeyeon

“hidup dengan baik dan berada didekatmu” ucap taeyeon melanjutkan bicaranya sambil memandang punggung jessica yang semakin menjauh dan hilang

TBC

Advertisements

34 thoughts on “Second Chance part 9

  1. rzu says:

    jadi tertunda dech, taeyeon yg mau ngomong.
    jadi, jessi juga ga tau kalau yoona adalah anak nya?. memang nya siapa yg mengambil yoona dan menyerahkan nya pada taeyeon?. apa…. appa nya yuri?.
    kemarin kan usah tuh moment taeny, tinggal moment yulsic nya belum??. 😂😂😂 V

    Like

  2. che says:

    entah knp seneng bgt klo sica cemburu atau menderita d sni haha
    msa lalu taeny mengharukan tpi kya’y lbh berat yulsic. .
    nah siapa itu yg nitipin bayi k taeny jng” sica ya??
    tpi msa sih dy gk nnyain kbar anak’y??

    Like

  3. Im d says:

    Jessie cembokur sama anak sendiri.. Ternyata bgno toh awal mula pertemuan taeny.. Hero Tae.. Yoontae Hadeh sama sama Byun.. Eeeewwww Itu c khunyuk nonggol..

    Like

  4. may185blog says:

    Kenapa Sica gak mau kasih tau salah satu teman dekatnya kenapa dia meminta cerai ke Yuri walau dia masih saling sama suka.
    Semoga rencana Yoonkris untuk menyatukan Yulsic berhasil. 😀
    Chayoo tuk next cepter. 😊😀

    Like

  5. adex says:

    br paham drmana Taeny dpt Yoona
    krn Yul cakep biar jauh umurx ama Yoona ttp ja bikin sica cemburu
    cemburu buta ma anak sendiri
    Nick temen Fany itu si gajah ya?
    ihhhh……
    ambil air siram ja kepala si gajah Tae !!!

    Liked by 1 person

  6. Vin RfKimHwang says:

    Kalo masih saling cinta mah jangan di pendem njess nnti ada jerawat di jenong mu lohh kekeke.. Oh.. Jadi begitu asal mula si yoona tohh, mksh thor tlah menjawab rasa penasaran ku. .

    Liked by 1 person

  7. sophiltor says:

    kok flash back taeny lbh bnyak sih?? Pdhal gua seneng bgt klo sica cemburu terus.hahaha
    Anneyong author gua reader baru,klo inget gua prnh wa bilang klo laptop gua lg brmasalah skrg sdah pulih.
    Next chapnya ttp ditunggu.hwaiting!!!

    yulsic moment donk
    #maksa

    Liked by 1 person

  8. Risnita Hahihu says:

    ”ucap yoona melihat susasana standing party yang diadakan di tepi pantai itu” kirain yoong bakal bilang liat cewe2 seksi taunya makanan, ckck sekali shiksin tetap aja 😂

    penasaran sama kelanjutan antara yoong dan taeny, mereka bicara apa sih? #kevo
    kok fine fine aja pas yoong nyeret yul, jgn jgn taeny setuju sama rencana bocah?. oh my god apa cuma saya yg waras hahaha 😆

    padahal taeng mau bicara ttng yoong ke sica, eh hyo dateng tiba tiba. ini nih sinetron banget wkwk 😱

    Liked by 1 person

  9. merdila says:

    Hohoho…. Rencana yoonkrys sudah dmulai ternyta. Mudh”n aja rencana mrka Brhasil Buat yulsic sama” lgi.
    Yoong anakx yulsic.?? Berarti yoonkrys kk adik dong.??

    Like

  10. lucky430 says:

    Mamam noh sica cemburu kan lu liat yul ama yoong. Sekali shikshin tetep shikshin itulah Im Yoona/Kwon Yoona/Kim Yoona kekekke awal pertemuan taeny berasa di drama2 yeh, tapi gua gak bisa bayangin seorang kim taeyeon dgn tubuh minimalisnya (peace taeng) melawan seorang pria. Tapi cinta akan menguatkan yg lemah kan yah(?)
    Sica gatau kalau yoong itu anaknya?

    Like

  11. fathirar says:

    Padahal td ada suatu hal yg ingin diceritakan taeng dgn sica..ikh cepat bget hyo nya muncul motongi pembicaraan 😕pdhlkn uda kyk da kecerahan ni cerita

    Terhura jg gue thor yoonyul terpukau dgn penampiln sica😢 semoga ada kecerahan lagi tuk yulsic bisa bersama..
    hhahha kayaknya taeny ikut dukung rencana yoong rascal buat sica cemburu..😅😅 dasar orangtua yg dork,kan kasian sica jd sedih gitu ..
    itu yg datangi taeny pas baru menikah sambil nangis bawa bayi siapa ya thor..pa itu yul ..penasaran nya saya

    Like

  12. Hennyhilda says:

    Beneran ni mah yoong anaknya yul ama sica
    Weleh weleh bisa2 yoonstal adik kakak… Yahh ga bisa pacaran donk 😭😭😭😭

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s