Second Chance part 5

picsart_09-15-12-37-071

Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Im Yoona, Kwon Soojung (krystal), Kwon Yuri, Jessica Jung, Seojuhyun, Tiffany Hwang, kim Taeyeon and other member | Gender : YURI girlsXgirl

…………………………………………….

Jessica baru saja sampai diapartemennya setelah menginap di rumah sakit, begitu masuk ia melihat hyoyeon sahabat dekat selaku managernya sedang menikmati makan siang

“yah kau kemana saja? banyak yang mencarimu”

“aku hanya pergi selama satu hari, lagipula aku juga butuh istirahat hyo”

“hmm… kau benar, kau menginap di rumah sakit? bagaimana keadaan krystal dan yul?”

“krystal masih koma, yul sekarang terlihat lebih kurus” jawab jessica, iapun duduk disamping sahabatnya itu setelah mengambil air mineral didalam kulkas. hyoyeon terdiam memperhatikan jessica

“tidak kah kau sadar jika tubuhmu juga semakin kurus?” ucap hyoyeon

“hmm…. hyo bisakah kau panggil nicole kemari?”

NB: nicole = kekasih hyoyeon, nicole bekerja sebagai pengacara

“kau……..”

“aku akan menandatangi surat perceraianku”

“kau serius dengan  keputusanmu sica? tolong pikirkan kembali”

“aku sudah memikirkannya baik baik, aku tak ingin membuat yul terus terusan dalam keadaan sulit”

“Hmm.. Yausudah jika itu memang keputusanmu” ucap hyoyeon, iapun membuka ponselnya dan menghubungi kekasihnya itu

……………………………………………..

tumblr_m31wh5K3Hb1r45688.gif

“shit! bisa bisanya ban mobilku bocor, sepertinya amber dan gengnya berulah lagi” rutuk yoona saat memeriksa mobilnya yang bermasalah itu, ia masih berada di parkiran kampusnya sementara kedua sahabatnya hara dan irene telah pulang lebih dulu

Yoona mengambil ponsel didalam tas nya kemudian menghubungi taeyeon

“yoboseyyoo.. ada apa baby?” 

“appa ban mobilku bocor, ottokhae…?” 

“kenapa bisa bocor? kau ugal ugalan huh?”

“anniyoo… aku baru saja selesai kuliah, ottokhae appa? aku sendirian di parkiran”

“hmm… bukalah bagasi disana ada ban cadangan dan berbagai peralatan, kau bisa mengganti ban nya yoong”

“ottokhae? bahkan aku tak mengerti caranya”

“sejujurnya appa juga tak mengerti hehehehe”

“mwo? yah! appa macam ap…”

*zlapp!!* 

“mwo…? yaish…!! batrenya habis, aarrrgh…!! menyebalkan!” *jedukkk!!* karena kesal yoona menendang keras ban mobil tersebut

“aw aw aw.. appo…” rintihnya karena terlalu keras menendang ban mobil itu

“hey… gwaenchanna?” tanya seseorang, yoona pun menoleh kearah sumber suara tersebut

“oh, unnie..” jawab yoona setelah melihat yuri yang datang

“gwaenchanna? kenapa kau menendang mobilmu?” tanya yuri kembali

“ban mobilku bocor, aku tak mengerti cara menggantikannya” jawab yoona

“ah… begitu, biar aku bantu melakukannya, kau memiliki ban cadangan?”

“n…nne… ada di bagasi unn..nie..” jawab yoona gugup

*ceklek* yuri membuka pintu mobil yoona

“kau duduklah disini” ucap yuri 

“t..ttapi aku akan merepotkanmu”

“kau tenang saja, lagipula pekerjaanku sudah selesai” 

yuri pun membuka bagasi mengambil ban cadangan dan beberapa peralatan yang dibutuhkan, setelah selesai mendongkrak mobil dengan serius ia mulai membuka satu per satu baut dan mencopot ban yang bocor itu. yoona hanya terdiam memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh yuri

“appanya sangatlah baik, tapi mengapa ia bisa memiliki putri yang sangat kejam” ucap yoona dalam hati

Namun setelah beberapa saat ia melihat yuri mengalami kesulitas saat akan menurunkan dongkrak

“unnie biar aku bantu” ucap yoona

“ah, hahaha mianhae aku tiba tiba merasa lemas”

“gwaenchanna… justru harusnya aku yang meminta maaf karena merepotkanmu, kau pasti kelelahan setelah bekerja”

“anniya… aku memang seperti ini”

Setelah dongkrak selesai dicopot, kedua yeoja itu kembali mengemasi peralatan dan memasukkannya kembali kedalam bagasi mobil

“Ini, kau berkeringat” ucap yoona sambil menyerahkan tissue pada yuri

“gomawo…” ucap yuri

“kau pasti kelelahan, sebagai ucapan terima kasihku bagaimana jika aku mentraktirmu makan?”

“hahaha tak usah repot repot, aku tak mengharapkan apapun”

“ayolah unnie, aku tak akan merasa tenang jika memiliki hutang”

“hhmmm… arasso” jawab yuri pasrah

keduanyapun memasuki mobil milik dan yoona membawanya mencari sebuah restoran

diperjalanan

“aku belum mengetahui namamu, namaku yuri.. kwon yuri”

“aku yoona, im yoona.. tapi orang orang memanggilku yoong”

“tak kusangka kau anak yang baik juga yoong”

“Eh? maksudmu?” tanya yoona heran

“selama aku bekerja sebagai pelayan aku selalu memperhatikan setiap mahasiswa dan aku mengingatmu yang sering sekali membuat ulah selalu saja membuat keributan di kampus, aku yakin ban mobilmu bocor karena ulah musuh musuhmu”

“benarkah? hahaha aku jadi malu”

“tak apa, kedua orang tuaku bilang saat aku masih jadi mahasiswa juga sepertimu selalu membuat masalah hahaha tapi putriku justru memiliki sifat yang sangat pendiam dan dingin terhadap orang lain, seperti eommanya”

“benarkah?” tanya yoona “ya… dia memang sangat dingin dan kejam” lanjut yoona dalam hati, sebenarnya ia sudah tau sifat krystal

“nne… tapi sayangnya dia sampai saat ini masih dalam keadaan koma setelah kecelakaan yang menimpanya, aku selalu merasa menyesal, andai saat itu aku mengantarnya ke sekolah” ucap yuri, yoona melihat wajah yeoja disampingnya itu mulai terlihat sedih

“jangan sedih unnie, krystal pasti akan kembali sadar dan sembuh”

“eh? kau mengetahui nama putriku?” ucap yuri heran

“em… e… appaku selalu bercerita padaku, oh ya… aku adalah putri pertama kim taeyeon, dia sahabatmu kan unnie? appa juga banyak bercerita tentangmu”

“benarkah? wah… bisa bisanya aku baru tahu jika kau adalah putri taeyeon”

“mianhae… aku tak memberitahumu dari awal”

setelah tiba disebuah restoran, sambil menikmati makanan yang telah dihidangkan keduanya kembali mengobrol.

“wah? mengapa banyak sekali makanan yang dihidangkan, apa ini tak salah pesanan?” ucap yuri terkejut saat beberapa pelayan bolak balik mengantar makanan pada meja mereka

“anniyo… ini aku yang memesannya”

“mwo? apa kau yakin akan menghabiskannya? aku rasa aku tak sanggup”

“hehehe kau tenang saja, aku adalah seorang shikshin cantik unnie”

“hahaha.. aigoo…”

yoona dan yuri langsung akrab dan dekat dengan saling menceritakan hal hal yang membuat mereka tertawa. begitu selesai, yoona mengantar yuri ke rumah sakit

selama diperjalanan yoona terus memperhatikan yuri yang terdiam menikmati pemandangan

“unnie kau sangat cantik, ah anni… malah terlihat tampan hehehe bahkan kau tak terlihat seperti seorang yang sudah memiliki anak, apa yang kau makan agar bisa terlihat awet muda?”

“hahaha bicaramu lucu sekali yoong, aku tak memakan hal yang aneh aneh… hanya saja, setelah aku mengalami kecelakaan beberapa tahun yang lalu, aku telah beberapa kali melakukan pengobatan di LA.. dan begitu kondisiku semakin membaik tiba tiba dokter memberitahuku jika terdapat gangguan pada sel sel penuaan dalam tubuhku, jadi aku akan terlihat seperti ini terus, tapi dibalik itu juga sayangnya tubuhku justru menjadi semakin melemah”

“jadi begitu, seharusnya kau tak bekerja pada pekerjaan yang berat unnie, kau bisa sakit”

“nne… tapi aku sangat menyukai pekerjaanku hehehe lagipula aku harus bekerja keras mendapatkan uang untuk biaya pengobatan krystal”

“kau ini, lalu istri…mu..?” ucap yoona ragu

“dia sedang sibuk, lagipula kami sudah tak bersama lagi”

“wae..?”

“tak baik aku menceritakannya pada anak seusiamu… kau tak akan mengerti, ini masalah orang dewasa yoong” ucap yuri mengacak acak kepala yoona

“yah..!! aku kan sudah bukan anak anak lagi” kesal yoona, namun yuri hanya menertawainya

Beberapa saat kemudian mereka pun tiba di rumah sakit

“hey yul, pekerjaanmu sudah selesai?” tanya taeyeon begitu keduanya bertemu di depan rumah sakit

“nne… aku membelikan jus untukmu, eh? kemana jus itu?” ucap yuri begitu sadar tangannya tak membawakan kantong 

“unnie, jus mu ketinggalan” teriak yoona menyusul yuri

“yoong?” ucap taeyeon heran

“eh? sayang sekali aku bertemu denganmu” ucap yoona terlihat kesal

large.gif

“heoll! mengapa wajahmu terlihat tak senang melihatku?” ucap taeyeon mempoutkan bibirnya

“bagaimana aku tak kesal pada seorang appa yang tak ingin membantu anaknya  yang sedang kesulitan”

“eiiyyy… soal ban mobilmu? mianhae… lagipula mengapa kau mematikan teleponnya? padahal aku ingin memberikanmu nomor seorang montir, lalu bagaimana mobilmu sekarang?”

“yul unnie yang membantuku” ucap yoona tersenyum menatap yuri yang sedari tadi terdiam memperatikan anak dan appa itu

“eh? kalian sudah saling mengenal? gomawo yul sudah membantu yoong, dia memang selalu menyusahkan hehehe”

“yah, apa maksudmu” ucap yoona

“gwaenchanna… aku juga berterima kasih, yoong telah mentraktirku makan hehe dia anak yang baik” ucap yuri mengusap usap kepala yoona

Taeyeon tersenyum senang melihatnya

“yoong karena kau ada disini, jangan pulang sampai pekerjaan appa selesai”

“eh? wae…?”

“tadi eomma kemari dan pulang membawa mobil appa”

“oh… begitu, yasudah kkah selesaikan pekerjaanmu, aku ingin berkeliling sebentar” ucap yoona kemudian meninggalkan kedua yeoja itu.

Yoona sengaja menjauhi taeyeon dan yuri karena ia melihat krystal yang sedang memperhatikannya

“ku lihat kau sudah berkenalan dengan appaku, bahkan di berani mengusap kepalamu, ah aku cemburu” ucap krystal yang sudah berjalan disamping yoona, namun langkahnya terhenti dan terkejut saat tiba tiba yoona berhenti berjalan dan mengusap usap lembut kepala krystal

“sekarang aku sudah membayarnya” ucap yoona

krystal masih terdiam dengan pipi yang mulai memerah, namun ia kembali tersadar ketika melihat yoona kembali berjalan

“lalu, menurutmu bagaimana appaku? apa dia banyak bercerita tentang eommaku?”

“anniyo… dia menjadi tertutup begitu ku singgung tentang eommamu”

“hmm… pasti karena terlalu sakit” ucap krystal sendu

“lalu apa rencanamu?” tanya yoona

“emm…. ada satu rencana sih”

“katakan”

“eomma sangat pencemburu, kulihat kau juga mulai dekat dengan appaku”

“yah, jangan bilang kau ingin aku menyukai appamu”

“anniyo… hanya berpura pura..tidak sungguhan”

“mwo? jadi beneran? yah, mengapa idemu itu sangat aneh… yaish..”

“aku tak memiliki ide lagi, jebal… kita bisa mencobanya, barangkali itu akan berhasil membuat eomma kembali pada appa, please…”

yoona terdiam menatap mata krystal yang terlihat berkaca – kaca, ia tau krystal hanya sedang berpura pura namun ia teringat dengan perkataan yeoja itu yang ingin membuat kedua orang tuanya kembali bersama sebelum ia benar benar pergi

“arasso…” ucap yoona pasrah

“mwo? yess!! yyaaayyy!! gomawo….” ucap krystal girang tanpa sadar ia meloncat loncat terlalu semangat hingga kakinya terkilir dan hampir terjatuh, namun yoona langsung  menarik tangan krystal dan memeluknya sehingga krystal tak terjatuh. namun kedua yeoja itu sama sama terkejut, yoonapun langsung melepaskan pelukannya

“babo-yaa… kau bisa terjatuh dan terluka, dasar ceroboh” marah yoona

“mm..mmianhae..” ucap krystal

“hmm…” ucap yoona mengangguk

“ah aku ingin bertemu appa” ucap krystal kemudian berlari di koridor menuju ruangannya

“perasaan apa ini” gumam yoona sambil memegang dadanya. iapun berjalan menyusul krystal

………..

“aku senang melihat yoong akrab denganmu yul” ucap taeyeon

“nne… dia anak yang baik, hanya saja yoong memiliki hobi selalu membuat ulah di kampus, aku selalu melihatnya beberapa kali ribut dengan mahasiswa lain, aku tak menyangka ternyata dia putrimu hahaha”

“nne… sifatnya benar benar mirip sepertimu saat masih kuliah yul”

“hahah kau benar taeng, eommaku juga selalu bercerita seperti itu”

“behubung kau telah mengenalnya, aku minta tolong padamu untuk memantaunya selama di kampus, jika dia berbuat ulah lagi kau tarik saja telinganya hahaha”

“hahaha… siap komandan”

“sudah sore, aku harus pulang yul.. mianhae”

“gwaenchanna… kkah pulanglah”

“nne… kau juga lekaslah istirahat, kau terlihat sangat kelelahan” ucap taeyeon, iapun membuka pintu tepat dengan kedatangan krystal

“mwo? appamu sudah ingin pulang?”

“kau ingin disini atau ikut denganku?” tanya yoona

“emm… aku ikut denganmu saja, aku tak ingin mengganggu waktu istirahat appa” ucap krystal

saat diperjalanan, yoona selalu menatap pada kaca mobil untuk melihat krystal, namun ia melihat krystal tertidur di kemudi belakang

*dddrttt…. drrttt…* ponsel taeyeon bergetar menerima panggilan

“yoboseyoo…”

“……………………”

“nne… tumben kau meneleponku”

“……………………………………”

“mwo..?? kau sedang tidak bercanda kan??” ucap taeyeon terlihat terkejut membuat yoona mengalihkan pandangannya menjadi memperhatikan taeyeon

“hmm… aku tak mengerti, tapi jika memang itu keputusannya mau gimana lagi”

“…………………………………………..”

” molla….. ini sangat sulit, apalagi dengan kondisi yul yang seperti ini” ucap taeyeon membuat yoona kembali menatapnya begitu mendengar nama yuri disebut, ia begitu penasaran dengan apa yang dibicarakan taeyeon dengan seseorang dibalik teleponnya itu. beberapa saat kemudian taeyeon mengakhiri panggilannya, yoona melihat appanya terdiam melamun sambil memandang ke luar jendela mobil

“appa, apa yang terjadi?”

“istri yul telah menandatangi surat perceraiannya” ucap taeyeon

“m..mmwo..?!!” ucap yoona terkejut, ia langsung buru buru memandang krystal, namun ia menghembuskan napasnya tenang begitu melihat krystal masih tertidur

“nne… aku bingung harus melakukan apa pada yul”

“ah appa… aku lapar, bisakah kita berhenti sebentar dan memakan ramen”

“yah, bukannya kau sudah makan bersama yul? bahkan ia bilang kau makan sangat banyak”

“hehehe aku lapar lagi, jebal…. kau tak ingin anakmu mati kelaparan kan?” ucap yoona memasang puppy eyes nya

“yaiish… kau tak akan mati, babo! yasudah kajja” ucap taeyeon, mereka berdua pun berjalan memasuki mini market begitu yoona menghentikan mobilnya

“hufht…” yoona menghembuskan nafasnya lega karena berhasil membawa taeyeon menjauhi krystal, ia tak ingin krystal mendengarkan apa yang telah dibicarakan taeyeon terkait tentang perceraian ayahnya

taeyeon kembali melanjutkan ceritanya didepan mini market sambil menikmati ramyun bersama yoona.

setibanya dirumah.

“appa, aku akan ke rumah hara, kami ada tugas kelompok”

“nne… hati hati dan jangan pulang terlalu larut” ucap taeyeon, setelah melihat appanya memasuki rumahnya, yoonapun menginjakkan gas mobilnya meninggalkan rumah

beberapa saat kemudian krystalpun terbangun

“hoaemm…. ah aku ketiduran, omo! aku sendirian, huh? taman?” ucapnya saat melihat ke jendela mobil

karena tak melihat yoona, iapun keluar dari mobil mencari yeoja itu

“ini semakin rumit, baru saja aku mengenalnya.. hah… ottokhae..” gumam yoona terdiam memandang langit, ia sedang duduk disebuah bukit buatan tempat bermain kelinci

“ternyata kau disini, kemana appamu?” tanya krystal begitu menemukan yoona

“dia sudah di rumah”

“lalu mengapa kita disini?”

“aku sedang bosan dirumah”

“ah… begitu, mianhae…. tadi aku ketiduran”

“aku ingin bertanya sesuatu padamu”

“silahkan…” ucap krystal tersenyum, keduanya saling berpandangan

“emm… bagaimana jika usaha untuk menyatukan appamu dan eommamu gagal?” tanya yoona ragu, ia melihat perlahan senyuman krystal menghilang dan melihat krystal mengalihkan pandangnya

“hmm… aku tak tau, mungkin aku memang tak bisa merasakan kebahagiaan lagi”

“kau bisa sembuh, setelah itu kau bisa tinggal bersama appamu lalu kau juga bisa bertemu eommamu”

“kau tau kan jika eommaku sangatlah sibuk”

“nne… tapi setidaknya kalian bisa bertemu”

“molla…” ucap krystal memeluk kedua lututnya dan menundukkan kepalanya

“heyy… jangan tidur lagi, dasar putri tidur” ucap yoona membuat krystal kembali mengangkat wajahnya

“aku tak tidur”

“bagaiamana kalau kita melakukan permainan?”

“permainan apa?”

“kertas gunting batu, bagaimana?”

“oke…” ucap krystal, keduanya pun menyembunyikan tangan kanannya di belakang punggung

“oke mulai, kai… bai… bo!!” ucap yoona

sayangnya keduanya sama sama memasang kertas

“kai… bai… bo..!!” ulang yoona

lagi lagi keduanya sama sama memasang batu

“yaish… kai… bai.. bo..!!” teriak yoona, begitu yang ketiga kali yoona memasang batu dan krystal memasang gunting, yoona memenangkan permainan

“hahaha” *pletakk!!!* yoona dengan semangat menjitak kepala krystal, namun lehernya tiba tiba merasakan aura dingin. iapun menghentikan tawanya dan melihat krystal sedang menatapnya tajam

“omo! wae… kau menatapku seperti itu?”

“yah im yoona, mau mati kau huh?”

“wae…? bukankah kau memang kalah permainan?”

“tapi kau tak mengatakan jika hukumannya dengan menjitak kepala” geram krystal siap memangsa

“omo! aku lupa, mian hahaha” ucap yoona langsung berlari sebelum krystal memangsanya

“yah! jangan kabur kau!” teriak krystal langsung menghilang dan dengan sekejap muncul dihadapan yoona

“omo!!” teriak yoona merasa terkejut

“babo-yaah… berani beraninya kau bermain dengan hantu, mau berlari sejauh apapun juga dengan sekejap aku bisa menemukanmu”

“hehe minhae… aku hanya bercanda” ucap yoona mengatupkan kedua tangannya

“kau tau? aku sangat benci jika ada seserang menjitak keningku! yaish..!!” krystal mengangkat tangannya hendak memukul yoona, namun tangannya terhenti saat melihat yoona menutup kedua matanya ketakutan, ia menjadi tak tega karena bagaiamanapun juga yoona telah membantunya. ia pun menjitak kepala yoona pelan

“eh? aku kira kau akan memukulku sangat keras”

“anggap saja aku sedang berbaik hati”

“baikan?” ucap yoona mengangkat jari kelingkingnya, krystal terdiam menatap jari itu, namun kemudian ia tersenyum dan mengangkat jari kelingkingnya kemudian mengaitkannya pada jari kelingking yoona

tangan.jpg

keduanya tersenyum saling memandang

“kajja kita pulang” ucap yoona menarik tangan krystal, keduanya pun kembali bercanda tawa

yoona sengaja membawa krystal keluar agar tak mendengar tentang perceraian kedua orang tuanya, ia tahu jika taeyeon pasti akan menceritakan langsung pada tiffany

……………………………………..

di kediaman orang tua yuri

“Samchon, jessica telah menandatangani surat perceraian itu” ucap seseorang ditelepon

“Hmmm… Begitu ya”

“nne…”

“yasudah kalau begitu” ucap ayah yuri, setelah menutup teleponnya ia berjalan menuju ruang makan dan melihat istrinya dan vivian sedang menikmati makan malamnya

“vivian… bawa yul kembali ke rumah”

“nne appa”

…………………………………….

yoona terbangun dan mendapati krystal sedang tersenyum memandang keluar jendela yang sudah terbuka

kristal-jung

tanpa terasa yoona ikut tersenyum memandang krystal

*ceklek*

tiffany membuka pintu dan memasuki kamar yoona untuk membangunkannya membuat yoona dan krystal menoleh memandangnya

“eh? tumben sekali kau sudah bangun dan membukakan jendela, dengan begini eomma tak perlu membangunkanmu lagi, lekaslah mandi dan sarapan” ucap tiffany

“nne….”

beberapa saat kemudian yoona berjalan menuju ruang makan dengan dandanan yang sudah rapi, iapun duduk bergabung dengan keluarganya

“aku harus segera berangkat, jessica pasti sedang menemui yuri untuk membicarakan perceraiannya itu” ucap taeyeon, tiffany pun menghampirinya untuk merapikan jas taeyeon

“mwo…?!! chankkaman!” ucap yoona, iapun berlari menuju garasi

*toktoktok*

yoona mengetuk kaca mobil penumpang pada mobil taeyeon membuat yeoja yang berada di dalamnya menatapnya

“ada apa?” tanya krystal masih duduk didalam mobil taeyeon

“keluarlah, ppali!”

“wae….? aku akan pergi ke rumah sakit”

“pokoknya lekaslah keluar”

“shiroo, wleee” ucap krystal sambil melakukan merong pada yoona

“yaish…!!” yoona pun berlari memasuki rumah, dan tak lama kemudian ia kembali membawa kunci dan membukakan pintu mobil taeyeon

“yah, kenapa kau tak keluar juga, ppali ikut aku”

“oddiga? aku harus ikut ke rumah sakit”

“sudahlah pokoknya kau ikut saja, lagipula appa mu kan bekerja.. kau pasti akan kesepian disana” ucap yoona menarik tangan krystal dan membawanya keluar dari mobil dan memasukkannya kedalam mobil miliknya

“mengapa dingin sekali, kau menyalakan ac unnie?” tanya yeri setelah memasuki mobil

“anniya.. mungkin ada hantu es batu disampingmu” ucap yoona sambil melirik kearah kaca dan memandang krystal

“mwo? itu aku dong? yah!” ucap krystal

yoonapun menginjakkan gas meninggalkan rumah

………

begitu tiba di rumah sakit, taeyeon segera berjalan menuju ruangan tempat krystal dirawat. begitu masuk, ia melihat yuri sedang duduk sambil menundukkan kepalanya

“yul…” panggil taeyeon membuat yeoja yang dipanggilnya itu mengangkat kepalanya, taeyeon melihat mata yuri yang memerah

“taeng…” ucap yuri lirih

“gwaenchanna..?” tanya taeyeon menghampiri sahabatnya itu

“nne.. aku hanya butuh waktu untuk menghilangkan sakitku” ucap yuri tersenyum dipaksakan

“jessica kemari?”

“nne… dan kami sudah menandatangani surat itu, aku tak tau apa yang akan aku katakan pada krystal begitu ia bangun dan mengetahui semuanya” ucap yuri tertunduk kembali

taeyeon pun langsung memeluknya, tak berapa lama ia merasakan tubuh yuri bergetar.

ia menangis

…..

Begitu sampai diapartemennya, jessica menjatuhkan tubuhnya dan menangis. hatinya merasakan sakit

“mianhae…” ucapnya dalam tangis

Flashback

pagi pagi sekali jessica datang ke rumah sakit

“sica” sapa yul sambil tersenyum senang menatapnya, namun perlahan senyuman yuri berubah dengan mimik heran saat melihat nicole dan hyoyeon

“oh kalian juga kemari” ucap yuri kembali

“yul… aku sudah menandatangani surat perceraian kita” ucap jessica to the point

“n..nn..nne..?!” ucap yuri terkejut

“kita tidak bisa seperti ini terus yul”

“begitu ya, apa sudah ada orang lain di hatimu?” tanya yuri, jessica hanya terdiam menundukkan kepalanya. melihat itu yuri langsung paham, iapun membuka laci dan mengambil sebuah surat perceraian miliknya

“jika itu maumu, aku tak bisa memaksamu untuk terus bertahan..” ucap yuri, iapun menandatangani surat perceraian itu lalu menyerahkannya pada nicole

orang-orang yang berada didalam ruangan itu terdiam

“aku.. harus pergi” ucap jessica

“nanti akan ku hubungi kapan sidang kalian diadakan, masih ada waktu untuk kalian jika ingin berubah pikiran sebelum sidang perceraian kalian dimulai” ucap nikole setelah memasuki surat itu kedalam tas nya

ketiga yeoja itupun pamit dan berjalan keluar meninggalkan ruangan

“sica” panggil yuri membuat ketiga yeoja itu berhenti dan membalikkan badannya

“kalian duluan saja” ucap jessica pada hyo dan nicole, kedua yeoja itupun melanjutkan meninggalkan ruangan, kini didalam ruangan itu hanya ada yuri, jessica dan krystal yang masih dalam keadaan koma

“ada apa yul?”

“kau boleh melupakanku, tapi aku harap kau tak akan pernah melupakan krystal.. aku mohon setelah ia sadar dan sembuh nanti kau temui dia walaupun hanya sesaat, karena krystal juga butuh seorang eomma”

“kau… bisa mencari penggantiku yul”

“anniyo, aku tak akan melakukan itu.. tidak akan pernah sica, aku hanya akan mencintai tiga wanita di dunia ini.. eomma, krystal.. dan kamu”

mata jessica mulai berkaca kaca, namun sebisa mungkin ia menahannya

“anniyo.. ada 4 orang yang harus kau cintai yul” ucap jessica dalam hati

“siapapun pendampingmu nanti, aku harap kau akan selalu bahagia.. sica” ucap yuri mulai menitikkan air matanya

“ak.. aku.. harus pergi, mian yul” ucap jessica kemudian berlari meninggalkan ruangan

Flashback End

 

 

TBC

Advertisements

66 thoughts on “Second Chance part 5

  1. rzu says:

    sharing is caring, that’s right. iengkap banget , tapi aku hanya punya line. 😁
    jessi menceraikan yul, pasti karna jessi ga tega ngeliat kehidupan yul, yg menurut jessi sangat menderita. karna kalau jessi menceraikan yul, appa yul pasti menerima yul lagi, dan yul bisa hidup dgn layak, karna yul akan mewarisi perusahaan keluarga nya.
    sedih nya yulsic harus berpisah. πŸ˜–πŸ˜­

    Like

  2. kwon su says:

    Sica sungguh TERLALU……
    yach bentar lgi yul appa menyandang status DUDA donk…….?!
    kira kira siapa yach 1 orang lgi yg harus yul appa cintai…….jangan2 yoona?!
    thor gw gk punya WA,BBM apalagi KAKAO trus klw gw mau curhat bijimana…..?

    Liked by 1 person

  3. loyalist4ever says:

    Kalo dilihat dari alur ceritanya pasti sica disuruh seseorang buat pisah sama yul dan orang itu yang buat sica jadi artis terkenal
    Maaf kalo asal nebak,reader bisa berimajinasi juga kan thor 😁😁😁😁

    Liked by 1 person

  4. Risnita Hahihu says:

    huaaaa
    siapa? siapa? siapa yg ke 4.

    β€œanniyo.. ada 4 orang yang harus kau cintai yul”ucap jessica dalam hati

    kata2nya bikin baper, yoongie kah?
    jika iya. jd real kapel siapa dong?
    next buru author nim, penasaran hihi πŸ˜‚

    mau rekues dong, ff yoongie sama orang lain thor kalikali. hyuna semisalnya, kan anarkis yg slow dan suka memangsa xixi keren keknya πŸ˜‚

    next, di tunggu nyak 😘

    Liked by 1 person

  5. emyeonhye says:

    Kok sica ngomongnya gitu yaaa ? Ada 4 orang yang harus dicintai yul. Hmm apa yoong salah satunya ??
    Huaaa makin penasaran sama lanjutannya. Pleasse thor bikin tambah nyesek lagi pas baca ff ini kalo bisa sampe bikin readers nangis keren tuh πŸ˜†
    Fighting !!!

    Liked by 1 person

  6. I says:

    Ehh .. kenapa Jessie jadi beneran pengen cerai dah , padahal perasaannya belum berubah ke Yul

    Sampai kapan Yoong bisa menutupi kebenaran hubungan orang tua Krystal yang akan berpisah ?
    Kasian Krystal 😭😭 thuor jangan buat Krystal meninggal ya
    Appa Kwon mau jadikan Yul penerus perusahaan lagi ya ?

    Like

  7. fathirar says:

    Wookey thor,,mari kita berteman
    aku hnya da line thor,,nanti ak invite author dehh
    yulsic apa bener” dah di ujung tombak hubngn mereka thor,kasian kalau krystal tau hal itu..yoong cara mu uda gentle bget ga ingn buat krystal sedihh

    author apa yoong bener” anak nya taeng,,kok sifat y mirip dgn tingkah yul msh mahasiswa,, yoongkrys manis nyaa dah akrab gituu…😊
    mulai ngantuk,selesai sesi baca” ..πŸ˜‚
    fighting yaa thor..next chap nya ditunggu gomawo 😊😊😊

    Like

  8. suparkwon says:

    Yaaiiisssh sica akhirnya ttd jga. Huft.. apa ini buat kebaikan yul mkanya sica lakuin itu??? Aahh gw baperrr…
    Kasian krys kalo ntar tau ortunya udah ttd surat cerai.. dan gw mulai curiga yoong anak yulsic.. kalo iya bkal berabe nih yoongkrys udh ad rsa2 tuh… knp yoong manggil yul unnie???? Knp ga omπŸ˜‚πŸ˜‚
    Oke di invite thor hahaha trima ya ntar..

    Liked by 1 person

  9. brigittagapes says:

    Cerai cerai cerai…. yul kasihan bnget serius. Napa si jess hobby bnget ngelepasin org. Krystal bakal sakit bnget kalo tau itu. Ah sdh lah paket lengkap ini buat baperan. Dan yul bakal balek ke rmh. Daebak gw pengen liat gmana yul ntar. itu yoonyul napa mirip amat. Jgn”….? Dan si tae emang bener bukan bokap seru… yg dia tau cuma hal kedokteran doang…
    Hai hai tante… wkwwkwkw… jmpa lagi ama eke… thanks buat info sosmednya. Gw butuh alamat kos lo aja… gw pen curhat langsung wkwkwkw…
    see ya n hwataengggg!!!!

    Liked by 1 person

  10. grc_grace says:

    Wahh diantara yoonkrys mulai ada percik” cinta nih 😍😘😍
    Omo, gue hampir nangis pas yulsic akhirnya memutuskan untuk bercerai, kasian Yuri padahal masih cinta bgt sama sica 😭😭😭
    Bagaimana reaksi dan nasibnya Krystal nanti, pas tau yulsic udah cerai ? πŸ˜₯πŸ˜₯

    Liked by 1 person

  11. Vin RfKimHwang says:

    Yoong kyannya mulai tertarik ama krystal, ciehhh. .
    Yoong bantu krystal biar bangun dari koma donk, bantu jg yulsic biar ga pisah 😣😒😒

    Ok thor, nnty di invit. .jngn lupa di acc. . Gomawo thor

    Like

  12. lucky430 says:

    Seriously gua ngakak lagi gegara yoong. Like mother like son, emaknya ice princess begitupun dgn anaknya. Untung lu yoong kaga beku gegara krystal. Aduh yoong jgn bilang lu udah jatuh ke dalam peson ice-nya krystal(?)

    Liked by 1 person

  13. Ven Yap (@VenYap1) says:

    huhuhu
    tidak pikir jauh si jessica di sini malah gondok ama sifat jessica egois banget,sudah pilih jadi artis papan atas dan tinggalin anakny yang koma,dulu yul mempertanggung jawab kelakukaannya pilih namanya di hapus dari keluarga besar kwon
    sekarang ceraikan yuri,hhaaisss

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s