My Little Rascal part 10

picsart_08-02-11-55-18.jpg

Writer : Human Paper
Length : Chaptered : Cast : im yoona, kim taeyeon, jessicajung, tiffany hwang, kwon yuri, choi sooyoung, hyomin and other cast
Gender : YURI girlsXgirl

Not real yak, yaiyalah ๐Ÿ˜‚

…………………………………………………..

*masih di pesta barbecue*

“Taeng, kapan kau mulai pindah?” Tanya yuri

“Rabu besok yul”

“Lalu, apa kau akan tetap tinggal di korea?”

“Molla… Tapi minggu besok aku akan ikut dengan jessica dan kryst pulang ke LA”

“Mwo? Wae…?” Tanya yoona terkejut

“Aku anak tunggal, kedua orang tuaku merindukanku dan daddy memintaku meneruskan memimpin perusahannya” ucap taeyeon membuat semua diam, termasuk yoona yang tiba tiba kehilangan nafsu setelah mendengar itu

Tiffany pun ikut terdiam saat mendengar jessica akan ikut pulang ke LA

“Tapi kau akan datang kan ke acara pernikahanku dengan hyomin bulan depan?”

“Tentu” ucap taeyeon tersenyum pada yulmin, ia sudah tak lagi merasakan sakit ataupun cemburu melihat pasangan itu

Hingga acara makan malam pun berakhir

“Yoong kau tak perlu mengantarku, aku membawa mobil dan akan mengantar kryst” ucap taeyeon saat akan pamit

“Siapa juga yang mau mengantarmu” jawab yoona dan berlalu memasuki kamarnya membuat taeyeon melongo atas sikapnya

“Mwo? Yaish… Percaya diri sekali aku mengira yoong akan mengantar pulang, tapi kenapa dengan sikapnya ya”

sooyoung mengantar tiffany pulang karena krystal bersama taeyeon

“Kenapa selama makan malam kau jadi pendiam? Tak biasanya” tanya sooyoung

“Jinjja?” Jawab tiffany, ia sendiripun juga bingung harus menjawab apa

Sudah sampai, kkah masuklah..” Ucap sooyoung tersenyum pada kekasihnya

“Nne… Kau hati hati dijalan ya” ucap tiffany lalu membalikkan badannya hendak masuk, namun tiba tiba tangannya ditarik kembali oleh sooyoung dan dipeluk olehnya

“Mian, biarkan seperti ini sebentar” ucap sooyoung masih memeluk tiffany, sementara tiffany hanya terdiam, tak berapa lama sooyoung pun melepaskan pelukannya

“Kau kenapa?” Tanya tiffany bingung

“Anni.. Hanya ingin memelukmu saja, kkah masuklah”

Setelah melihat tiffany masuk, tak terasa air mata sooyoung mengalir namun ia buru buru menghapusnya dan tersenyum melihat kearah jendela kamar tiffany 

…………………………..

Malam itu yoona tak bisa memejamkan matanya, pikirannya merasa tak tenang memikirkan taeyeon yang sebentar lagi akan pergi

Sama halnya dengan yang tiffany lakukan, ia terus terusan mengganti posisi tidurnya namun tetap tidak bisa terpejam ,ia teringat dengan percakapan saat makan malam saat ia tahu jessica akan ikut pergi , dan ia kembali mengingat malam itu

Flashback

“Biarkan seperti ini duluโ€ ucap jessica tak ingin melepaskan pelukannya โ€œAku merindukanmuโ€ ucap jessica kembali, tanpa terasa air matanya keluar โ€œKau tau? Hatiku merasa sakit melihatmu dengan kekasihmu, aku merasakan cemburuโ€

โ€œAku mencintaimu, tiffanyโ€

Tiffany membelalakkan matanya terkejut mendengar ungkapan jessica

“Unnie…” Ucap tiffany lagi

“Ah mianhae… Aku harus pergi, masuklah…” Ucap jessica melepaskan pelukannya dan langsung pergi dengan mobilnya

Setelah masuk kedalam kamarnya, tiffany terus terusan memikirkan perkataan jessica, ia masih tak menyangka jika jessica akan mengungkapkan perasaannya secara tiba tiba , namun ponselnya berbunyi menerima sebuah pesan masuk

“Lupakan saja yang tadi, maafkan aku”  – jessica

Flashback 

“Mengapa jantungku selalu berdetak cepat setiap memikirkannya?” Ucap tiffany memegang dadanya. Tiba tiba ponsel miliknya berbunyi menerima sebuah panggilan dari nomor asing

“Hallo..”

“Tiffany?”

“Nne..? Nugu?”

“Ini aku krystal, apa besok ada acara?”

“Sepertinya tidak ada, wae?”

“Bisakah kita bertemu hanya berdua? Ada hal yang ingin aku bicarakan padamu”

“Baiklah, kita akan bertemu sepulang sekolah nanti”

“Oke, di caffe?”

“Oke…”

.…………………………

Keesokan harinya disekolah, Taeyeon memasuki kelas, ia langsung tersenyum begitu melihat yoona memandangnya

“Guys.. Simpan saja buku kalian, aku tidak akan mengajar”

“Yaaaaayy!!!” teriak para siswa senang

“Memang kenapa kau tak mengajar songsaengnim?”

“Kita akan sharing, hari ini mungkin hari terakhirku mengajar dikelas ini, karna mulai lusa sunmi ssaem sudah mulai masuk, karena itu mari kita ngobrol saja”

Tiba tiba para siswa terlihat sedih dan mengeluh begitu mendengar taeyeon akan berhenti mengajar

“Yaaah wae ssaem? Padahal aku lebih senang ssaem yang mengajar” ucap salah satu siswa dan siswa lain pun mengikuti

“eiiiyyy kalian ini, siapapun ssaem nya kalian harus tetap menyukainya… Aku sangat berterima kasih pada kalian dan aku ingin meminta maaf jika selama aku mengajar selalu membuat kalian bosan”

“Anniya… Kami merasa senang walaupun ssaem galak tapi ssaem peduli terhadap kami”

“Benar, semenjak ssaem mengajar kelas kita jadi kompak bahkan mendapat juara dan membuat kelas lain tak memandang rendah pada kelas kita lagi” 

“Aku setuju, aku tak ingin ssaem pindah… Hiks hiks” ucap salah satu siswa yang mulai menangis

“Aigoo… Kalian membuatku terharu” ucap taeyeon ikut menitikkan air matanya , tiba tiba satu persatu siswanya maju menghampiri taeyeon dan memeluknya hingga ia dikerubuni siswanya satu kelas kecuali yoona yang lebih memilih meninggalkan kelas menuju rooftop sekolah

“Lagi lagi orang yang kucintai akan pergi meninggalkanku” ucap yoona sambil menerawang memandang pemandangan sekolah

Jam pelajaran telah berakhir, yoona dan tiffany berjalan di koridor melewati ruang guru, ia sempat melihat ruangan taeyeon yang terbuka dan melihat taeyeon masih membereskan barang barangnya

“Kau tak ingin membantunya?” tanya tiffany yang mengikuti arah pandangan yoona

“Anni” ucap yoona melanjutkan berjalan

“Wae… Biasanya kalian selalu menempel, apa kalian sedang bertengkar?”

“Aku hanya ingin terbiasa tanpanya” ucapnya 

“Apa kau menyukainya?” tanya tiffany namun yoona terdiam tak ingin menjawabnya

“Yah! Im yoona! Kita sudah bersahabat selama 10 tahun lebih, mengapa kau tak pernah mau jujur padaku eoh?” ucap tiffany kesal dan mengacak pinggang berhenti dihadapan yoona membuat sahabatnya itu berhenti berjalan

“Sudah ku katakan dari awal kan, aku tidak pernah menyukai kim taeyeon” ucap yoona kedua tangannya memegang pundak tiffany menggeserkan tubuhnya

“Gwaenchanna jika kau tak menyukaiku” ucap taeyeon yang sudah berdiri dibelakang kedua siswanya itu membuat yoonfany terkejut

Saat membereskan barang barangnya taeyeon melihat yoona dan tiffany sedang berjalan di koridor hendak pulang, ia pun berjalan menghampiri ingin mengembalikan pena tang pernah dipinjamnya sekaligus ingin mengajak mereka makan siang bersama namun taeyeon tak jadi menyapa mereka saat mendengar percakapan mereka

“Ah ssaem, maafkan kami yoong tak bermaksud begitu, benar kan yoong?” ucap tiffany segera membungkuk meminta maaf dan lengannya menyenggol nyenggol yoona agar segera meminta maaf namun yoona masih tetap diam

“Gwaenchanna… Ah aku ingin mengembalikan ini” ucap taeyeon memberikan pena milik tiffany yang pernah dipinjam kemudian ia kembali keruangannya

Tumben sekali ssaem tak marah, kau sih.. Kasar sekali” ucap tiffany memukul lengan yoona

Aw! Yah! Terserahku mau suka atau tidak, kajja kita pulang” ucap yoona

Setelah mengantar yoona ke rumahnya, tiffany langsung pergi ke cafe menemui krystal sesuai yang dijanjikan

“Mian menunggu lama, aku baru saja pulang”

“It’s okay.. Aku juga baru saja tiba, ini pesananmu” ucap krystal memeberikan jus strawberry pada tiffany

Gomawo… ^^ jadi, apa yang ingin kau bicarakan?” tanya tiffany sambil meminum jus kesukaannya itu

Krystal membuka tas nya dan memberikan sebuah kotak berisi album pada tiffany, tiffany pun membukanya dan ia sangat terkejut begitu melihat foto foto didalamnya

“Stephanie young? Kenapa dia mirip denganku?” Ucap tiffany

“Dia kekasih unnieku yang sudah meninggal 3 tahun yang lalu karena penyakit kanker, dan aku terkejut saat mengetahui ada seseorang yang begitu mirip dengannya”

“Aku juga tak menyangka”

“Apa kau menyukai unnieku?” Tanya krystal 

“Uhhuk uhhukk!!” Tiffany langsung terbatuk begitu mendengarnya “k..kkekenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu?” Ucapnya gugup

“Aku hanya ingin memastikan, karna unnieku sangat menyayangimu” ucap krystal

Tiffany terdiam sejenak

“Mungkin dia menyukaiku hanya karena aku mirip dengannya” ucap tiffany sendu

“Hmm…. I don’t think so, awalnya juga aku berpikir begitu, tapi aku perhatikan selama 3 bulan ini unnieku banyak berubah, dulu dia tak seceria saat masih bersama steph, saat ditelepon dia selalu bercerita jika ia sudah merasa bahagia”

“Benarkah? Mungkin bukan aku alasannya”

“So? Apa kau menyukainya? Ku lihat kalian sangat dekat”

Tiffany kembali terdiam, kepalanya sedikit tertunduk, ia sendiri merasa bingung

“Aku tidak ingin mengkhianati kekasihku” ucapnya pelan namun masih dapat didengar oleh krystal

“Hmm… Kau gadis yang baik, aku harap kau tak pernah hadir lagi dihadapan unnie ku” ucap krystal membuat tiffany langsung mengangkat kepalanya

“Wae…?”

“Karena aku tau unnieku sangat mencintaimu, aku tak ingin melihatnya seperti saat pertama ia kehilangan kekasihnya, itu sangat buruk” ucap krystal

Tiffany terdiam tak tau harus berkata apa lagi

โ€œKau tau? Hatiku merasa sakit melihatmu dengan kekasihmu, aku merasakan cemburuโ€

Tiba tiba ucapan jessica kembali lagi dari ingatannya

“Hanya itu yang ingin aku bicarakan, aku harus kembali membereskan barang barangku, sampai jumpa” ucap krystal meninggalkan tiffany yang masih terdiam dalam lamunannya

Setelah cukup lama tiffany langsung menoleh dan membalikkan badannya mencari sosok krystal namun sayang krystal sudah terlanjur pergi

………………………..

Keesokan  harinya, taeyeon  sudah tidak lagi masuk dan mengajar di soshi high school

Yoona terdiam sambil berbaring diatas tempat tidurnya, ia kembali teringat dengan ucapannya terhadap taeyeon saat di koridor sekolah kemarin, sebenarnya yoona sangat merasa bersalah namun ia terlalu enggan untuk mengakui

Yoona menatap layar ponselnya melihat sebuah kontak nomor bernama taeyeon

Besok dia akan pergi” gumam yoona memainkan ponselnya

 lama terdiam akhirnya ia menekan panggilan pada nomor itu

Hallo?”

“Ssaem?”

“Ada apa yoong? Tumben kau meneleponku”

“Kau sedang apa?”

“Packing, kau sudah makan?”

“Oh..” *tuuttuuttuttt* yoona memutuskan sambungan

“Halo? Yaishhhh kenapa dengan bocah ini” kesal taeyeon saat yoona mematikan sambungannya tiba tiba

Pukul 09.00 malam setelah selesai membereskan barang barang yang akan dibawanya, taeyeon mengunjungi rumah yoonyul untuk mengembalikan pakaian yoona yang pernah dipinjamkannya

*tingtong* 

Oh? Taeng ada apa malam malam begini, masuklah”

“Apa aku mengganggu? aku hanya ingin mengembalikan pakaian yoong yang pernah aku pinjam”

“Ah.. Oke.. Apa kau tak melihat yoong?”

“Anni, memang kemana?”

“Aku juga tak tau, tadi dia hanya bilang ingin mencari udara segar, mungkin sedang bersama miyoung”

“Ah… Kau benar, kalau begitu aku pamit yul” 

“Oke, hati hati dijalan taeng”

Taeyeon pun pergi meninggalkan rumah yoonyul, namun saat diperjalan ia bertemu dengan tiffany dan sooyoung yang baru saja akan pergi

“Hey, apa kalian tak bersama yoong?” Taeyeon mensejajarkan mobilnya

“Oh ssaem, anni kami tak bersamanya, memangnya kenapa ssaem?”

“Apa kalian tau kemana dia pergi jika sendirian?”

“Yoong biasanya pergi ke taman ssaem”

“Oh.. Kalau begitu aku duluan ya, kalian hati hati jangan pulang terlalu larut” 

“Nne ssaem” ucap keduanya, mereka pun berpisah

Taeyeon mengarahkan mobil yang dikendarainya ke taman dan begitu tiba ia langsung turun mencari sosok yoona. Setelah lama berkeliling akhirnya ia menemukan yoona sedang duduk sendiri di ayunan taman tempat anak anak kecil bermain

Ternyata kau disini” ucap taeyeon, yoona pun menoleh kearahnya sejenak dan kembali melihat ke arah lain

“Ada apa kau kemari?”

“Yul mencarimu, ini sudah jam setengah sepuluh malam yoong lagipula apa kau tak kedinginan?” Ucap taeyeon namun yoona terdiam enggan menjawab

“Bolehkah aku duduk disini?” Tanya taeyeon lagi kemudian duduk di ayunan sebelah yoona

Keduanya saling terdiam cukup lama

“Waah lihatlah, indah sekali bintangnya” tunjuk taeyeon ke langit, yoona pun mengikuti pandangannya

“Haaaaah sudah lama aku tak menikmati suasana seperti ini, disini sangat tenang” ucapnya lagi, namun karena yoona tetap terdiam taeyeon menoleh kearahnya dan melihat yoona sedang memandangnya

“Oh? Mengapa kau memandangku seperti itu? Apa aku mengatakan hal yang sa… Mmhh” taeyeon terkejut saat yoona tiba tiba mendekat dan mencium bibir saat ia berbicara

……………

Ditempat lain

“Kenapa kau diam saja? Apa kau tak menyukai makanannya?” Tanya sooyoung saat melihat tiffany terdiam tak memakan makanan yang telah dihidangkan di restoran itu

“Eh? Oh? Mian… Hehe” ucap tiffany buru buru memakan makanan itu

“Kau kenapa miyoungie? Dari kemarin kemarin kau terlihat berbeda”

Benarkah? Ah mungkin hanya perasaanmu saja youngie” ucap tiffany

Namun tak berapa lama sooyoung kembali melihat tiffany terdiam melamun, hingga makan malam berakhir dan sooyoung mengantar tiffany pulang

“Oh? Ini bukan ke arah rumahku, kita akan kemana lagi?” Tanya tiffany bingung, namun sooyoung hanya diam saja tak menjawab hingga tak berapa lama sooyoung memberhentikan motornya didepan rumah jungsis

“Oh? Kau ingin menemui krystal?” Tanya tiffany lagi

“Turunlah” ucap sooyoung, tiffany pun menurut “sekarang temui dia”

“Dia?” tanya tiffany tak mengerti

“Temui jessica unnie dan ungkapkan perasaanmu, miyoungie”

“Youngie….” ucap tiffany pelan

“Hubungan kita sudah tak seharusnya dilanjutkan, lebih baik kau temui dan ungkapkan perasaanmu, aku tak bisa melihat kau terus terusan seperti kemarin dan sekarang”

“Tapi kau…”

“Gwaenchanna… Aku lebih senang melihat kau ceria seperti dulu, saat kau bersamaku aku tak merasa itu tiffany hwang yang aku kenal, kita memang lebih baik bersahabat sampai kapanpun”

Mata tiffany terlihat berkaca kaca mendengar betapa baik dan tulusnya sahabatnya itu

Youngie…” ucap tiffany memeluk sooyoung, kini air matanya mulai tumpah

“Kkah… Pergilah” ucap sooyoung tersenyum melepaskan pelukan tiffany dan menghapus air mata di pipi mantan kekasihnya itu

Tiffany pun tersenyum dan berbalik menuju rumah jessica

*tingtong* tak berapa lama krystal membuka pintu

“Oh? Tiffany?” tanya krystal heran

“Aku ingin bertemu jessie unnie” ucap tiffany

Krystal terdiam heran melihat tiffany yang terlihat habis menangis, kemudian pandangannya beralih ke depan gerbang rumahnya dan melihat sooyoung masih duduk di motor memandang kearahnya

“Ah.. Masuklah, dia ada didalam kamar” ucap krystal, tiffany pun segera masuk

Setelah melihat tiffany masuk, sooyoung tersenyum air matanya mulai mengalir

Flashback

Saat melihat tiffany di jalan sepulang sekolah, sooyoung berniat mengikutinya karena tiffany membawa motornya bukan kearah rumahnya, tak berapa lama ia melihat tiffany berhenti disebuah cafe dan menemui krystal. Akhirnya sooyoungpun ikut masuk tanpa sepengetahuan mereka ia terus mengawasi dan mendengar percakapan mereka

“Aku tidak ingin mengkhianati kekasihku” ucapnya pelan namun masih dapat didengar oleh krystal

“Hmm… Kau gadis yang baik, aku harap kau tak pernah hadir lagi dihadapan unnie ku” ucap krystal membuat tiffany langsung mengangkat kepalanya

“Wae…?”

“Karena aku tau unnieku sangat mencintaimu, aku tak ingin melihatnya seperti saat pertama ia kehilangan kekasihnya, itu sangat buruk” ucap krystal

Setelah melihat krystal pergi, sooyoung melihat tiffany menunduk dan mulai menangis, akhirnya dia tau jika tiffany telah lama mencintai jessica

Flashback end

Sooyoung menghapus air matanya, kemudian mengganti posisi duduknya dan mulai menyalakan motornya

Chankkaman!” teriak krystal menghampiri

“Oh hay kryst

“Apa maksud dari semua ini?”

“Aku telah melepaskannya, dia mencintai jessica” ucap sooyoung tersenyum

“Kau pasti sangat terluka, apa kau membencinya?”

“Tentu saja tidak, dia sahabat terbaikku.. Kebahagiannya juga kebahagiaanku, aku yakin lukaku akan segera sembuh” ucap sooyoung tersenyum

Krystal terdiam mendengar ucapan sooyoung, entah kenapa hatinya bergetar mendengar dan melihat ketulusan yeoja dihadapannya itu yang belum pernah ia temui orang sepertinya

“Hey.. Kenapa kau diam saja?” ucap sooyoung melambai lambaikan tangannya di depan wajah krystal membuatnya tersadar

“Ah anni…hehehe”

“Besok kau berangkat jam berapa? Bolehkah aku ikut mengantarmu?”

“Tentu.. Aku berangkat jam 10 pagi”

“Baiklah, nanti aku akan menyusul ke bandara, ah pasti aku akan merindukan seseorang yang banyak bicara dan banyak tanya ini hahaha” ucap sooyoung pada sahabat barunya itu dan berhasil membuat pipi krystal memerah

“Yah! Aku kan memang belum paham semua tentang korea! Kkah kkah pergilah manusia jangkung!” 

“Hahaha arra arra… Aku pulang dulu nne, kau jangan tidur terlalu malam agar besok tak kelelahan diperjalanan” ucap sooyoung mengacak acak rambut krystal

“Yaisshh… Arrasoo” ucap krystal merapikan rambutnya

Sooyoungpun tersenyum dan mulai menarik gas berlalu pergi

“Aku juga pasti akan merindukanmu, jangkung” gumam krystal tersenyum melihat sooyoung yang semakin menjauh dari pandanganny itu

……..

Setelah masuk tiffany langsung berlari kelantai atas dan mengetuk kamar jessica

*tuktuktuk* tidak ada jawaban

*tuktuktukk* tiffany kembali mengetuk

Tak berapa lama pintu pun terbuka menampilkan sosok jessica yang hanya mengenakan hotpans dan kaos polos putih

“Tiffany?” ucap jessica terlihat sedikit terkejut

“Un..nnie..” ucap tiffany gugup

Masuklah… Ada apa malam malam begini?” ucao jessica keduanya masuk kedalam kamar dan saat jessica membalikkan badannya tiba tiba tiffany memeluknya

“Aku mencintaimu jessie unnie” ucap tiffany memeluknya erat

“Tiff…?” ucap jessica masih bingung tak percaya

“Aku mencintaimu, izinkan aku mengisi ruang hati unnie disamping stephanie” ucap tiffany membuat air mata jessica berhasil lolos mendengarnya tak menyangka jika tiffany juga mencintainya, jessica pun membalas memeluk erat tiffany

……

“Jangan pergi… Aku mencintaimu” ucap tiffany dan yoona bersamaan di tempat berbeda

……………….

Ini mau END apa lanjut?? ๐Ÿ˜…

Hehehe mian lama yeorobeunnn ๐Ÿ˜‚ lagi kesel kemarim udah ngetik banyak2 ternyata ilang entah kenapa ๐Ÿ˜ญ heran sama wp android skrg ih (curhat)

Advertisements

23 thoughts on “My Little Rascal part 10

  1. kenbyun says:

    Lanjut thor masih ngegantung ceritanya klau diend๐Ÿ˜‚
    Taeyeon sama sica kan blum jawab pertanyaan yoonfany jadi masih gantung๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ *maksa biar kagak diend dlu ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Kryssoo blm tau gimana kelanjutannya๐Ÿ˜‚ apa mereka bakal jadian atau sooyoung cuma nganggep krystal sahabat baru nya doang ๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚
    Krystal keliatannya mulai suka sama soo ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Liked by 1 person

  2. Im d says:

    Lanjut dunk ah.. Masih nanggung ni blom klimaks.. Pake adegan kisseu ny dunk.. Serasa hambar klo ga ad kisseu ny.. Tetep yah.. Soo sama eike ajj cyin

    Like

  3. rzu says:

    lanjut dong thor masa udah mau di end aja.
    nanggung nich, seperti ngegantung. hubungan taeyoon belum jelas, karna taeyeon belum mengungkap kan perasaaannya ke yoong. dan jeti….? , belum ada moment romantis nya.
    HWAITING….. AUTHORNIMMMMM…!!!!!! ๐Ÿ˜„

    Like

  4. may185blog says:

    Udah mulai jujur dengan perasaan yg dimiliki.
    Apa Taesic tetap pergi dengan kristal saat Yoonfanny mengungkapkan perasaan nya????
    Gak sabar baca lanjutannya.
    Chayoo tuk next cepter. ๐Ÿ˜€

    Like

  5. I says:

    Lanjut thour masih berasa gantung ..
    Kirain kristal sama Sooyoung bakal jadian ?

    Yoong dan Fanny akhirnya mendapatkan cintanya ๐Ÿ˜„

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s