My Little Rascal part 1

image

Tittle : My little rascal
Writer : Human Paper
Length : Chaptered
Cast : im yoona, kim taeyeon, jessicajung, tiffany hwang, kwon yuri, choi sooyoung, hyomin and other cast
Gender : YURI girlsXgirl

Not real yak, yaiyalah 😂

Mian klo ga suka
Jan lupa komen ya, klo mau

…………………………………………………

image

Taeyeon baru saja tiba di bandara incheon setelah menempuh beberapa jam dari kediamanannya di LA
Ia memutuskan untuk pindah ke seoul setelah diterima sebagai guru matematika kelas XI (dua sma) di salah satu sekolah di seoul, soshi high school.
“sica aku sudah sampai di bandara, kau dimana?” Ucapnya ditelepon
“Oke wait aku sedang dalam perjalanan, beberapa menit lagi aku sampai”
taeyeon mengkahiri panggilannya
Jessica adalah sahabatnya selama masih kuliah di LA dan telah lama tinggal di korea menjadi seorang designer dan model majalah

Beberapa menit kemudian
“Taeng!!!” Teriak seseroang memanggilnya, saat taeyeon menoleh ternyata jessica
Mereka berdua pun berpelukan
“oh my god kau semakin cantik sica”
“Hahaha of course i’m a model dan kau… kenapa tak pernah tumbuh eoh? Haha”
“Yah! Kau juga pendek kalau tak memakai high heels” ucap taeyeon tak ingin kalah
“Yah yah yah! Sudahlah jangan membicarakan tinggi badan, menyebalkan”
“Yaish… babo, kau sendiri yang memulai”
“Kajja kita ke rumah barumu, oh? Kau hanya membawa pakaian satu koper saja? Apa kau akan sebentar disini?”
“Aku malas membawa banyak pakaian, lagipula aku belum tau apa aku akan nyaman atau tidak di tempat kerja baruku”
“Yah! Kau tidak boleh seenaknya begitu, lalu mengapa kau memutuskan untuk pindah?”
“Aku bosan tinggal di LA”
Jessica hanya mengangguk mengerti, 3 tahun bersahabat dengan taeyeon membuatnya paham dengan sifat sahabatnya itu yang mudah bosan

Sesampainya di sebuah rumah disudut kota seoul
“Ini rumah baru yang akan kau tempati, bagaimana kau suka?”
“Woah… sesuai permintaanku, hehehe kau bisa mendapatkannya dari mana sica?”
“Sepupuku yang membantu mencari, kebetulan rumah ini tak jauh dari sekolah tempatmu bekerja”
“Waah… thanks sica.. u’re the best” ucap taeyeon memeluk sahabatnya itu
“My pleasure baby”

………………………………………………

Ditempat lain di sebuah rumah

image

“Yah im yoona! Kapan aku melihatmu belajar? Kulihat kau hanya bermain games terus”

image

“Yah kwon yuri! Mau sampai kapan kau mengomeliku terus eoh? Lagipula aku masih kelas 2, perjalananku masih panjang” ucap yoona santai pada kakak sepupunya yang merupakan guru olah raga di sekolah yang sama dengannya itu
Setelah kedua orang tua mereka meninggal dalam kecelakaan saat sedang berlibur bersama, yuri memutuskan untuk tinggal bersama yoona, yoona berumur 16 tahun sementara yuri berumur 24 tahun, meskipun begitu yoona tak pernah mau memanggil yuri “unnie” ataupun “songsaengnim” meskipun yuri guru olahraganya dan sepupu tuanya
Keduanya memiliki trauma mengendarai sebuah mobil kecuali yuri yang mulai sedikit demi sedikit berani namun yoona tidak bisa mengendarai semua kendaraan

Keesokan harinya
*kring kring kring!!!* suara lonceng sepeda berbunyi
“Oh itu pasti miyoung, aku berangkat dulu yul” ucap yoona saat menikmati sarapan bersama sepupunya itu
“ne… hati hati”

“Yah! Kau lama sekali”
“Hehehe mian… ini, bekal dari yul untukmu kau pasti belum sarapan”
“Gomawo… sayangnya aku sudah sarapan, sebaiknya kita makan saat jam istirahat nanti”
“Oke… let’s go” ucap yoona setelah duduk di belakang sahabatnya itu

image

Miyoung, memiliki nama asli tiffany hwang adalah seorang gadis keturunan amerika, ia merupakan sahabat dan teman satu kelas yang paling dekat dengan yoona
Setiap pagi tiffany selalu menjemput yoona dengan sepeda pink nya untuk berangkat bareng ke sekolah, awalnya ia selalu membawa mobil namun setelah mengetahui yoona memiliki trauma dan selalu memilih berjalan, tiffany memutuskan untuk membeli sepeda
“Miyoung, apa aku semakin berat?”
“Ani, aku rasa justru kau semakin kurus yoong apa kau diet?”
“benarkah? Yah! Aku sudah kurus, aku akan mati jika melakukan diet”
“Hehehe… benar, kau semakin kurus yoong, padahal kau seorang shikshin”
“Entahlah, akhir akhir ini nhafsu makanku berkurang”
“Mungkin kau hamil” ucapnya polos
“Yah! Sembarangan!” ucap yoona jengkel mulai menggelitiki yeoja yang memboncengnya itu
“Yah yah yah! Geli yoong ahaha kita sedang berada dijalan yang menurun ahahaha berhenti yoong!” Ucap tiffany kegelian namun yoona tidak berhenti menggelitiki sahabatnya itu hingga membuat konsentrasinya berkurang
Tanpa mereka sadari seorang yeoja sedang mengeluarkan mobilnya dari garasi dan tiffany telat menarik rem sepedanya
“Kyaaaaa…..!!!”
“Aaaaaa………!!!”
*brakkk!!* sepeda yang tiffany dan yoona kendarai terguling setelah menabrak bagian belakang mobil,
“Ah appo…..” rengek keduanya setelah mendaratkan pantatnya ke aspal
“are you okay?” Ucap seorang yeoja yang baru saja keluar dari mobilnya setelah mengetahui sesuatu menabrak mobil miliknya itu
“Ah rasanya tulang pantatku patah, yah! Kau harus tanggung jawab eoh!” Ucap yoona sambil menunjuk ke arah yeoja itu
“What? Yah kau sendiri yang tak hati hati”
“Mwo? sudah pasti kau yang salah, sudah tau ada sepeda yang akan melintas, lagipula sombong sekali kau masih bocah sudah mengendarai mobil! dan kau juga bolos sekolah ya!” Ucap yoona tak mau kalah
“What? Bocah? Yah berani beraninya kau!”
“Hei… stop it!! sudahlah yoong kajja nanti kita terlambat, dan kau adik kecil mian sudah membuat mobilmu sedikit tergores” ucap tiffany melerai keduanya dan segera menaiki sepedanya
“Kajja, yah kau bocah, urusan kita belum selesai!”
“Yaish… I’m not a kid!!” Teriak yeoja itu namun yoonfany sudah berlalu

“Taeng what happend? barusan aku mendengar keributan” tanya jessica baru saja keluar dari rumah taeyeon
“Tadi ada dua anak sekolah yang menyebalkan, mereka menabrakan sepedanya pada mobilmu yang akan ku keluarkan dari garasi, sorry sica mobilmu sedikit tergores karena mereka”
“Hahaha ada ada saja, it’s oke taeng bisa ku perbaiki, kajja ku antar kau”

Diperjalanan
“Taeng why with your face?” Tanya jessica saat melihat wajah sahabatnya itu masih terlihat kesal
“Aku masih mengingat perkataan anak nakal itu sica, aku merasa tersakiti”
“Memang mereka berbicara apa? Sudahlah mereka hanya anak anak taeng”
“Mereka memanggilku bocah” ucap taeyeon mempoutkan bibirnya
“What? Mwuahahahahaha!!! Bocah? Hahha” tawa jessica meledak begitu mendengar permasalahan sahabatnya itu
“Just shut up! Kau hanya menambah mood burukku”
“Oke oke sorry, tapi itu lucu sekali taeng hahaha”
Ya…ya… berterima kasihlah padaku dan tertawalah sesukamu”
“Hehehe mian… tapi menurutku itu wajar taeng mereka memanggilmu seperti itu, semua orang yang tak mengenlimu saat melihatmu pasti tidak akan menyangka jika kau sudah lulus kuliah”
“Haaaah… menyebalkan sekali, apa kau tak memiliki obat peninggi badan?”
“Yah! Kalau aku punya aku tidak mungkin memandangmu sejajar lagi”

Yoona dan tiffany berjalan menuju kelasnya begitu tiba di sekolah, ia masih mengusap ngusapkan pantatnya yang masih terasa panas setelah mencium aspal saat kejadian yang menimpanya barusan
“Apa masih terasa sakit yoong?”
“Tentu saja, kau tak merasa sakit?”
“Anni” ucap tiffany menggelengkan kepalanya
“Hai yoong… hai fany, eiyy yoong kenapa dengan pantatmu?” Ucap sahabatnya yang bernama sooyoung itu
“ceritanya panjang dan aku tak ingin mengingatnya lagi, kajja kita masuk”
mereka bertigapun masuk kedalam kelas yang masih ramai

Bel masuk sudah berbunyi dari lima belas menit yang lalu, namun suasana kelas 2c masih ramai dengan keributan murid muridnya
“Tumben sekali, apa sunmi songsaengnim tak masuk lagi?” Tanya tiffany pada kedua sahabatnya
“Mungkin songsaengnim sudah melahirkan, kalian tak lihat jika perutnya sudah membesar”
“Kau benar soo kebetulan sekali, bagaimana kalau kita ke rooftop sekolah, yul membawakan bekal untuk kita”
Dengan senang ketiganya pun menuju rooftop dan menikmati sandwich yang yoona bawakan

Setengah jam kemudian, ketiganya memutuskan untuk memasuki kelas
Namun saat membuka pintu kelas ketiga nya terkejut saat melihat teman teman kelasnya sudah duduk rapi dan mencatat, terlebih yoona sangat terkejut dengan seorang yeoja yang berdiri di depan whiteboard setelah menoleh kepadanya
“Kau..?!!” Ucap keduanya bersamaan
“Yah! Kenapa kau ada disini? Apa kau mencariku untuk menuntutku eoh?!” Ucap yoona masih belum menyadari sementara tiffany dan sooyoung yang sudah menyadari mencoba memberi tahu yoona
“Yah! Tutunkan telunjukmu, tak sopan! Perkenalkan aku kim taeyeon, guru matematika pengganti di soshi high school” ucap taeyeon tersenyum smirk
“Mwo?? Kkkau…?”
“ya… dan kalian, habis dari mana baru masuk sekarang?”
“E… kita…” ucap sooyoung bingung harus menjawab apa
Toilet” ucap yoona
“Oh… jadi kalian habis makan di toilet?” Tanya taeyeon dengan kedua matanya memandang tuperware hijau yang dipegang oleh yoona
“Ne… kenapa? Kau heran dengan makan di toilet?” Tanya yoona berani
*pletak* tiba tiba seseorang menjitak kepala yoona dari belakang
Yah! Kau tak sopan sekali pada gurumu!”
“Ah appo.. yaishhh!!” kesal yoona saat menoleh dan melihat ternyata yuri yang menjitaknya
Minta maaflah pada songsaengnim ppali”
“Ne… mianhae songsaengnim” ucap ketiganya
Meskipun kesal, yoona tak pernah berani melawan yuri jika sedang berada di sekolah
Yasudah kali ini ku maafkan, kalian boleh masuk”
Ketiga yeoja itupun masuk kedalam kelasnya
Kalau di kelas ini, kau harus bersabar menghadapi mereka bertiga, kau guru matematika yang menggantikan sunmi kan?”
“kamsahamnida… iya perkenalkan aku kim taeyeon” ucap taeyeon mengulurkan tangannya
“Aku kwon yuri, guru olah raga disekolah ini, kau tak perlu formal padaku.. hehe” jawab yuri membalas uluran tangan taeyeon
Oh oke… kalau begitu aku akan kembali mengajar”
“Baiklah, bye…”

Taeyeon pun kembali memasuki kelas dan memandang yoona yang sedang bercanda dengan sooyoung
huh sepertinya pekerjaanku disini akan terasa berat karna bocah itu, tapi sepertinya aku juga akan merasa betah disini karena orang itu” ucap taeyeon dalam hati menoleh kembali ke arah pintu kelas yang sudah tertutup
Selama mengajar, yoona terus terusan melakukan keributan didalam kelas namun karena taeyeon seorang guru sekaligus wali kelas baru dan belum memiliki kuasa sepenuhnya maka ia mencoba untuk bersabar meskipun hatinya merasa jengkel

Bel istirahatpun berbunyi
Semua siswa high school saling berhamburan keluar kelas termasuk yoona, tiffany dan sooyoung

Taeyeon berjalan keluar dari kantor dan melihat liat pemandangan sekelilingnya
“Kau ingin berkeliling?” Tanya seseorang yang sudah berdiri disampingnya
“Oh yuri, hmm.. boleh” ucap taeyeon
Mereka berduapun berjalan di koridor mengelilingi gedung sekolah dengan yuri yang menjelaskan seisi gedung itu
Dan terakhir mereka berhenti di kantin sekolah
Oh.. jadi kau lulusan california university? Woah daebak!” Ucap yuri exited setelah mendengar taeyeon bercerita tentangnya
“Hahaha kau tak perlu berlebihan seperti itu”
“Bagaimana tidak, kau bahkan terlihat masih sangat muda seperti seorang murid tae”
Yeah.. dan itu menyebalkan bagiku” ucap taeyeon mengaduk adukan jus melon miliknya sambil mengingat kejadian tadi pagi yang menimpanya

Sepulang sekolah
Taeyeon melihat sahabatnya yang sudah berdiri mnyandar pada mobil honda jazz pink miliknya
Oh? Kau mengganti cat mobilmu? Mian… karna ku mobilmu jadi tergores”
“no problem baby, lagipula aku memang ingin mengganti warna mobilku”
Keduanya pun masuk kedalam mobil, namin saat jessica sedang memperbaiki kaca sepionnya tak sengaja ia melihat seorang yeoja siswa salah satu sekolah itu sedang menuntun sepeda pink dan mngobrol dengan teman temannya
Stephanie?” Gumamnya
“Kau kenapa sica?” Tanya taeyeon melihat sahabatnya terdiam cukup lama
Nothing” ucapnya dan menutup kaca mobil miliknya
Keduanya pun berlalu

So? Bagaimana hari pertamamu bekerja?” Tanya jessica setelah keduanya tiba disebuah foodcourt
Kau tau anak sekolahan yang berurusan denganku tadi pagi? dia adalah murid di kelasku, huh sial sekali”
“What? Hahaha maybe it’s your mate”
“Are you kidding me? I’m not a pedo”
“Siapa tau? Lagipula hanya terpaut 8 tahun taeng, banyak kok artis yang menikah berbeda umur”
“Sica please, jangan membuat moodku menjadi lebih buruk”
“Hahaha oke oke i’m sorry baby, so… setelah ini kau ingin kubawa kemana?”
“Ke dealer mobil saja, aku ingin membeli mobil”
“Baiklah”

……………………………………………

Yah, kau bersikap sopanlah pada gurumu yoong” ucap yuri menghampiri dan duduk disamping yoona yang sedang menonton acara kartun kesukaannya
terkecuali pada dia”
“Wae….? tampaknya kau senang sekali padanya?”
“Yaish…! Sebaliknya!”
“Hahaha jangan terlalu membencinya, nanti kau akan suka”
“Tidak akan! Yah! Kau membuatku lapar saja!” Ucap yoona kesal lalu berlalu ke dapur dan mengambil beberapa makanan
Yuri hanya menggelengkan kepalanya melihat sepupu kesayangannya itu
kemudian matanya tertuju pada sebuah tanda pada kalender
Omo! Yoong sekarang jadwalmu check up, kajja bersiap siaplah” teriak yuri
Yaish… dia mengingatnya” gumam yoona lalu meletakkan kembali makanannya kedalam kulkas dan berjalan kedalam kamarnya untuk mengganti pakaian

Yuri pun mengantar yoona ke seoul hospital

Bagaimana perkembangannya?” Tanya yuri pada dokter setelah memeriksa yoona
Yul, mau sampai kapan kau akan menundanya? Yoona harus segera melakukan transplantasi ginjal kalau tidak keadaannya akan semakin parah”
Yuri menghembuskan nafasnya kasar lalu mengusap usap wajahnya kasar
Bukan aku tapi yoona yang selalu menolak, aku selalu beberapa kali menasehatinya”
“Huffht… yasudah, akan ku berikan obat saja, tapi kau harus memantaunya jika terjadi apa apa kau harus segera membawanya ke rumah sakit”
“Ne…” ucap yuri sendu
Kau jangan sedih, aku akan berusaha membuat yoong sembuh” ucap dokter itu kemudian memeluk yuri
“Gomawo….” yuri tersenyum dan membalas pelukan dokter itu

Kecelakaan lalulintas yang dialaminya 3 tahun yang lalu tidak hanya membuat yoona kehilangan kedua orang tuanya, namun yoona juga harus kehilangan salah satu ginjalnya
Meskipun begitu yoona selalu menolak jika disuruh melakukan transplantasi ginjal

Sesampai di rumah, yuri memasuki kamar yoona dan melihat gadis itu telah tertidur pulas, yuri menghampiri dan duduk disamping yoona
Kau satu satunya anggota keluarga yang kumiliki yoong, berjanjilah untuk sembuh”
Ucap yuri mengecup dahi yoona
yoona membuka kedua matanya setelah mendengar yuri menutup pintu kamarnya
ia menoleh kesamping dan melihat obat obatan yang sudah ditaruh yuri di meja kamarnya
Kemudian pandangan yoona menerawang ke langit langit kamarnya
Perlahan air matanya luruh
umma.. appa… apa yang harus aku lakukan?” Gumamnya kemudian ia kembali memejamkan mata dan berpetualang dialam mimpinya

keesokan harinya
“Yooong….!!!” Teriak tiffany dari luar rumah yoona
“Oh? Kemana sepedamu?”
“Sepedaku rusak karena menabrak kemarin aku lupa memberitahumu, gwaenchana jika kita berjalan ke sekolah? Atau kau ikut bersama yul unnie saja naik motor, biar aku yang berjalan?”
Pantas aku juga merasa tak nyaman saat pulang, mana mungkin aku meninggalkanmu tentu saja kita berjalan bersama, kajja”

Saat berhenti di lampu merah, taeyeon melihat kedua muridnya sedang berjalan di trotoar
Begitu lampu berubah menjadi hijau, taeyeon menepikan mombilnya dan membuka kaca jendela
Hei.. kalian, mengapa berjalan?” Ucap taeyeon menghentikan mobilnya begitu sejajar dengan mereka
sepeda sahabatku rusak karena mobilmu, oh? Dan kau hebat sekali langsung mengganti mobilmu” ucap yoona menyilangkan kedua tangannya diatas dada
Yaish… kalau saja bukan muridku sudah ku habisi dia” kesal taeyeon dalam hati
Baiklah aku minta maaf dan aku akan menggantikan sepeda milik tiffany sepulang sekolah, sekarang masuklah kedalam mobil”
“terimakasih, kajja” ucap yoona bukannya masuk malah kembali berjalan meninggalkan taeyeon yang masih melongo tak percaya
Yah! Menyebalkan sekali” kesal taeyeon lalu kembali memasuki mobilnya dan sengaja menginjak gas kencang saat melewati yoonfany
Apa tadi tidak terlalu keterlaluan yoong? Mengapa kau terlihat tak suka padanya?”
“Entahlah, melihatnya membuat moodku selalu buruk”

karena berjalan, yoonfany tiba disekolah 10 menit setelah bel masuk. Meskipun begitu mereka masih tetap bisa masuk kedalam sekolah dengan memanjat pagar belakang sekolahnya
Begitu memasuki kelas mereka baru sadar jika saat itu adalah jam mata pelajaran matematika
taeyeon menoleh pada pintu kelas yang dibuka dan memperlihatkan yoonfany
Tiffany membungkukan badannya pada taeyeon kecuali yoona
kalian boleh duduk, lain kali jangan terlambat lagi” ucap taeyeon, meskipun sebal ia tetap merasa bersalah membuat sepeda milik tiffany rusak dan mengakibatkan keduanya harus berjalan kaki ke sekolah
Taeyeon pun melanjutkan menerangkan materi soal

Baiklah sekarang tanggal 21 berarti nomor absen 21 harus maju kedepan mengisi soal selanjutnya” ucap taeyeon melihat daftar absen “gyuri… silahkan maju” lanjutnya
Namun saat gyuri berdiri dan hendak berjalan maju tiba tiba *sreekkk*meja dibelakangnya ikut maju karena ulah yoona yang duduk dibelakangnya tanpa gyuri tau yoona telah menyatukan tali pada meja dan sabuk rok gyuri
Kejadian itu membuat seisi kelas tertawa termasuk yoona
Taeyeon membuang nafasnya kasar mnggelengkan kepalanya
Akhirnya yoona dihukum membersihkan toilet saat pulang sekolah nanti

Sepulang sekolah

“Hai yul…” sapa taeyeon menghampiri yuri yang sedang membereskan bola basket dipinggir lapangan
Hai tae… tumben sekali kau belum pulang”
Aku baru saja mengwasi muridku yang dihukum membersihkan toilet”
“Yoona?” Tebak yuri
Oh? Bagaimana bisa kau tau?”
“Tentu saja aku tau..” ucap yuri menyunggingkan senyumnya
Eh… yul, apa setelah ini kau sibuk?”
“Anni, kenapa?”
“Aku ingin mengajakmu makan malam bersamaku dan sahabatku jika kau mau”
“Boleh saja, kau membawa mobil?”
“ne… kau bisa bersamaku”
“Oke, kalau begitu tunggulah di mobil aku akan menaruh bola dulu”
“Oke..”

Setelah menaruh bola, yuri berjalan menuju toilet berpikir jika yoona masih ada disana dan benar saja, ia melihat yoona baru saja keluar toilet bersama tiffany
Yoong… tiff…” panggilnya kemudian menghampiri dua yeoja itu
ada apa unnie?”
“sepertinya aku pulang terlambat hari ini, dan ini bawalah motorku” ucap yuri memberikan kunci motornya pada tiffany
Lalu kau pulang bersama siapa?”
“Aku akan pergi bersama taeyeon, kalau begitu aku duluan ya kalian hati hati dijalan, bye…” pamit yuri kemudian berlalu meninggalkan keduanya
Taeyeon?” Heran yoona
Wah… jangan jangan mereka berpacaran” tebak tiffany
Andwae….” ucap yoona langsung berlari hendak menyusul kakak sepupunya itu, namun sayang saat keluar gedung ia melihat mobil milik taeyeon baru saja keluar gerbang sekolah membuat yoona kesal dan menghentakkan kakinya
sudahlah… biarkan unniemu memiliki pasangan yoong”
“Tapi tidak harus wanita pendek dan menyebalkan itu miyoungie, kajja kita pulang” ucap yoona masih dengan kekesalannya sementara tiffany menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu

…….

Saat diperjalanan taeyeon melihat yuri yang terlihat tegang dan wajahnya pucat
Yul… kau sakit?”
Anni… mian aku memiliki trauma dan tak terbiasa duduk di mobil”
“Oh my god.. sorry yul, aku baru tau” ucap taeyeon memperlambat laju mobilnya merasa bersalah
“Gawaenchana…”
Setelah tiba, mereka langsung memesan makanan
Oh? Porsi makanmu banyak juga tae”
“Hahaha ini bukan untukku semua, sahabatku sedang dalam menuju kesini”

Tak berapa lama jessica tiba di sebuah restoran dan bergabung dengan yultae
Hai baby, apa kalian menunggu lama”
Tidak kami juga baru sampai, sica perkenalkan dia temanku”
Anyeong… kwon yuri-imnida”
“Oh anyeong… jessica jung, kau juga seorang guru?”
Ne… aku guru olah raga, kau… bukankah kau seorang model? Aku sering melihatmu di majalah”
“Right!! Kau benar hahaha ternyata aku terkenal juga” ucap jessica senang
Ketiganya pun langsung akrab

Sepulang dinner, yuri melihat yoona masih duduk didepan tv
Kau belum tidur yoong?” Tanya yuri ikut duduk disamping yoona
Yah! Jelaskan padaku kenapa kau bersama wanita mnyebalkan itu!”
“Eh? Maksudmu taeyeon?”
“Siapa lagi”
“Hahaha kita hanya berteman yoong, lagipula dia yang mengajakku makan malam”

image

Yoona tak menjawab melainkan memandang sebal pada yuri
Apa kau cemburu?” Goda yuri
Anni… aku hanya tak suka, aku tak ingin memiliki kakak ipar yang menyebalkan seperti dia”
Hahaa kau lucu sekali, tentu saja tidak akan… aku tak berpikir sejauh itu yoong”
“Yasudah aku mengantuk.. selamat malam”
Yuri tertawa menggelengkan kepalanya memandang yoona yang meninggalkannya itu

Tbc

NP : Seperti biasa yoonyul selalu bersaudara

Ff ketiga yuhuu
Yg monster nanti dulu deh baru setengahnya haha keburu hilang ide 😂
Mohon maaf kalo ff ini ada yg hampir sama
Gue bikin sesuai imajinasi dan perasaan saja..
bye…

Advertisements

33 thoughts on “My Little Rascal part 1

  1. step says:

    It will be jeti?? Oh i hope it wil hhaha.. btw i am the one who following ur ig, and sorry baru comment. Keep writing and fighting^^

    Like

  2. Im d says:

    Aqoh udh menjelajah wp ini blom y.. Yoong jgn terlalu benci sama Tae tar cintrong lho.. Wah ad apkh gerangan Jessie sama Fany saling kenal kh mrka

    Like

  3. Risnita Hahihu says:

    yuhuu YoonYul selalu kece di setiap momment 😆

    pas pertama baca, itu kan taeyon yg pertama keluar. dikira bakal TaeNy, sumpah blm ngeh sama cast nya haha 😂

    pas kebawah, makin kece. YoonFany sahabatan. tp kelewat akrab, jadinya macam pacaran 😍

    kadang rascal suka kurang ajar sama orang yg lebih tua, untung bocah rascal itu yuna-ya. coba kalau orang lain, tak hajar 😊

    siapa stephani?
    penasaran?
    ok next cahpter hahahaha 😆

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s