L.O.V.E part 15

image

Tittle : L.O.V.E | Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Tiffany Hwang, Jessica Jung and other member | Genre : Friendship, Romance, Humour, Sadness | Out of Character | Typo | Gender : YURI girlsXgirl | Not Real

FF ini mengandung girlsXgirls
Mian kalau ga suka, this is my first FF love story

…………………………………………………….

“jessica tidak ada di sekitar sini, kau yakin dia bilang di depan rumah kita?” Ucap tiffany setelah mencari jessica di sekeliling rumah
“Iya, jessica sendiri yang mengatakannya”
yultae dan tiffany tampak panik mengetahui jessica sudah tidak ada disana, sementara yoona dan krystal mencari ke butik dan perusahaan milik jessica
“yul… aku menemukan ponsel milik jessica dihalaman rumah, tapi sayang ponselnya mati” teriak taeyeon menghampiri kekasihnya
Mungkin kehabisan baterai, kajja kita masuk ke dalam rumah”
“Yul, sebaiknya aku teruskan mencari jessica” ucap tiffany hendak pergi
“Ini sudah dini hari miyoungie aku takut kau seperti yoong dihampiri sekelompok preman, sebaiknya kita cari besok pagi, sekalian menunggu ponsel jessica hidup siapa tau ada petunjuk” ucap yuri mencegat tiffany
Tiffany membuang nafasnya kasar, ia sangat khawatir terhadap jessica namun ia juga tak bisa berbuat apa apa
“Baiklah..” ucapnya pasrah
“Tenanglah, kita sebaiknya berdoa agar jessica baik baik saja” ucap taeyeon menenangkan tiffany
Mereka bertigapun masuk kedalam rumah
Tak berapa lama yoonkrys datang dan menceritakan bahwa mereka tidak dapat menemukan jessica dan mendapatkan info dari pembantu di butik jika ada dua orang namja yang mencari jessica
sehingga mereka yakin bahwa jessica telah diculik
Yuri pun langsung menelepon sahabatnya sooyoung yang merupakan seorang kapten di kepolisian seoul (di part2 sebelumnya belum ngasih tau pekerjaan sooyoung ya 😂 mian)
dini hari itu juga sooyoung mendatangi rumah yuri
Begitu sooyoung datang mereka langsung menceritakan semuanya
“Benar kata yuri, sebaiknya kita menunggu kabar dari ponsel jessica, kalau memang pelaku tidak menghubungi, kita akan mencarinya langsung, aku akan meminta anak buahku untuk mencari tahu tentang tyler kwon” ucap sooyoung
“Gomawo youngie” ucap tiffany memeluk sahabatnya
“Ne… sebaiknya sekarang kalian istirahat dahulu, aku akan menjaga disini”
“Tapi apa sunny tidak mencarimu?”
“Tenang saja, aku akan memberi tahunya sekarang”
Yoona pun membawa krystal kekamar menemaninya istirahat
yuripun mengantar kekasihnya ke kamarnya
Sementara tiffany yang merasa tak tenang ikut menemani sooyoung di ruang tengah

02.30am

“Bagaimana, apa ada hasil?” Tanya yuri setelah keluar dari kamarnya
Namun pertanyaannya hanya mendapatkan jawaban gelengan dari sooyoung maupun tiffany
“Kenapa kau tak tidur yul” tanya sooyoung
“Aku tak bisa bisa tidur, tapi untungnya taeyeon sudah tidur pulas sekarang”
Yuri duduk di soffa disamping tiffany, ia melihat tiffany yang terlihat mengantuk
“Kau tidurlah miyoungie, giliran aku dan soo yg menunggu”
“Andwae… aku ingin disini” rengeknya
“Baiklah, tapi kau harus tidur… nanti akan ku bangunkan jika ada apa apa” ucap yuri menarik pundak tiffany untuk berbaring di soffa dengan paha yuri sebagai bantalan kepalanya
Yuri mengusap ucap lembut rambut tiffany sehingga tak butuh waktu lama sahabatnya sudah tertidur pulas

…………………………………….

Tyler tersenyum smirk setelah melihat beberapa berkas yang dikirimkan anak buahnya terkait tentang jessica
“Oh jadi kau di korea sudah memiliki kekasih, ini akan menarik” ucapnya
Tak lama ponsel miliknya berbunyi
“Bos, kita sudah mendapatkan jessica, dia masih pingsan karena efek bius”
“Good job guys sekap dia, besok aku ke korea kau cari ponsel jessica dan taruhlah kita akan bermain main disana hahaha” jawab tyler senang

Flashback
Jessica tampak terlihat panik, sesekali ia melihat kearah jalan raya khawatir dua pria itu mengetahui keberadannya sebelum ia menemui tiffany
Tak berapa lama
*tap tap tap* jessica mendengar suara langkah kaki yang terdengar cepat menghampirinya, kemudian ia segera berbalik dan melihat siapa yg datang
“Akhirnya kalian dat…”
Belum sempat meneruskan kalimatnya jessica terkejut melihat dua orang namja tersenyum smirk padanya
“Ternyata tak sulit mencarimu noona” ucap top
nick langsung menarik dan membekap jessica dengan saputangan yang sudah diberi obat bius, hingga makin lama tubuh jessica melemah dan tak sadarkan diri
Top segera menekan panggilan pada bosnya
Bos, kita sudah mendapatkan jessica, dia masih pingsan karena efek bius”
“Good job guys sekap dia, besok aku ke korea kau cari ponsel jessica dan taruhlah kita akan bermain main disana hahaha” jawab tyler senang

Flashback end

Kesadaran jessica mulai pulih, namun saat ia membuka kedua matanya, mulutnya telah dibekam dan tubuhnya tangannya telah diikat kebelakang kursi yang ia duduki, ia telah disekap disebuah ruangan kosong yang tak dikenalinya

image

Jessica mencoba memberontak untuk melepaskan diri namun usahanya sia sia karena ikatannya sangat erat
“Mau kemana huh jessica” ucap tyler yang sudah berada dihadapannya sementara jessica hanya menatapnya tajam
“Kau telah berurusan dengan orang yang salah jessica” ucap tyler dengan memainkan sebuah pisau dan perlahan memainkannya pada wajah jessica membuat yeoja itu mulai ketakutan
Tapi kau tenang saja, sebelumnya kita akan sedikit bermain main” tambahnya
Tyler meletakan pisaunya dan wajahnya mulai mendekati wajah jessica
“Bagaimana kalau ku bawa kekasihmu kemari” bisiknya
Jessica membelalakkan matanya medengar itu, tentu saja ia khawatir pada tiffany yang tidak ada hubungannya dengan masalahnya, rasanya ia ingin berbicara dan memohon pada tyler namun sayang mulutnya tak bisa berbicara
Tak berapa lama kedua kaki tangan tyler memasuki ruangan dan menghampiri bosnya
“Apa yang harus kami lakukan sekarang bos?” Tanya top
Tyler berjalan dan mengambil sebuah amplop coklat lalu diberikannya pada kaki tangannya itu, keduanya membuka dan melihat isi amplop tersebut yang berisi sebuah foto dan berkas
“Dia adalah kekasihnya, bawalah kemari” perintah tyler pada kedua namja itu
“Siap bos” ucap keduanya dan berlalu meninggalkan ruangan menyisakan tyler dan jessica

Tyler kembali menatap jessica, ia kembali tersenyum smirk dan tatapannya penuh nafsu
“rasanya sudah lama aku tak merasakan tubuh wanita, apa kau ingin merasakan sensasi bersetubuh dengan seorang namja? Kuyakin kau akan menyukainya dan menyesal tak menerimaku hahaha” ucap tyler mulai membuka satu persatu kancing kemejanya dan mendekat pada tubuh jessica yang terlihat ketakutan

……………………………………………….

*praang!!!* tiffany tak sengaja menjatuhkan gelas yang dipegangnya ketika ia selesai minum
“Miyoungie apa yang terjadi? Omo! Apa kau terluka?” tanya yuri begitu menghampiri tiffany
“Ani.. entahlah, perasaanku tidak enak yul” jawab tiffany memijat keningnya
Yuri langsung memeluk tiffany
semua akan baik baik saja, sooyoung beserta anak buahnya sudah mulai mencari keberadaan jessica”

“Yul… persediaan makanan rumah sudah habis, aku akan ke mall untuk berbelanja” ucap taeyeon
“Baiklah aku antar”
“Andwae biar taeyeon bersamaku saja yul” ucap tiffany
“Baiklah.. kalau begitu hati hati ya”
Taeny pun pergi ke sebuah mall, tanpa mereka sadari sebuah mobil yang terparkir tak jauh dari rumah yuri mengikuti mobil yang dibawa taeny

……………………………………………

yoonkrys sedang berada diluar ikut anak buah sooyoung mencari jessica, sementara yuri bersama sooyoung berada di rumah, kini ponsel jessica telah dihidupkan
Tak berapa lama, ponsel itu berbunyi menandakan panggilan dari nomor tak dikenal
“Yoboseyo…” ucap yuri begitu mengangkatnya
“Kalian mencari jessica huh?” Ucap seorang namja yang tak lain adalah tyler itu
“Yah! Kemana kau bawa jessica tyler kwon!”
Begitu mengetahui tyler, sooyoung dan anak buahnya langsung menyadap panggilan dan mulai melacak nomor tersebut
“Ow ow ow… rupanya kalian tak bodoh juga telah mengenaliku, tapi sayang sekali kalian tak bisa menemukanku hahaha”
“Dan satu hal lagi, senang rasanya bisa menemukan kekasih si wanita jalang ini”
“What the.. yah!” Belum sempat yuri berucap, panggilannya telah diakhiri
“Soo apa kau berhasil melacak nomornya? Oh my god miyoung sedang dalam bahaya”
“sial!! Nomornya di private yul, sebaiknya kau segera hubungi mereka!”
Yuri pun segera menelepon kekasihnya
“Hallo taeng, kau berada dimana sekarang? Apa tiffany bersamamu?”
“Aku dan miyoung sedang memasuki barang belanjaan kedalam mobil yul, ada ap… yah!! Lepaskan!!”
Belum sempat taeyeon melanjutkan panggilannya, yuri mendengar keributan dibalik teleponnya


“hufth… banyak juga belanjaannya” ucap taeyeon mulai memasuki belanjaan itu kedalam bagasi mobil bersama tiffany di sebuah basement parkiran
*ddrrrrttt!” Tiba tiba ponselnya bergetar panggilan dari yuri
“oh? Ada apa yuri menelepon?” gumamnya kemudian ia mengangkat telepon sementara tiffany melanjutkan memasukkan barang
“Hallo taeng, kau berada dimana sekarang? Apa tiffany bersamamu?” Tanya kekasihnya
Tanpa taeny sadari ada dua namja berjalan menghampiri mereka
“Ne.. aku dan miyoung sedang memasuki barang belanjaan kedalam mobil yul, ada ap… yah!! Lepaskan!!”
Belum sempat taeyeon melanjutkan panggilannya, top sudah membekap mulut tiffany dan menariknya dibantu oleh nick, taeyeon begitu terkejut dan mencoba melepaskan tiffany, namun karena tubuhnya kecil taeyeon terjatuh karena didorong keras oleh nick mengakibatkan kedua lengan taeyeon berdarah terbentur aspal
taeyeon hendak berdiri dan mengejar namun ia kesakitan karena lukanya sehingga taeyon hanya bisa melihat kedua namja itu berhasil membawa masuk tiffany kedalam mobil mereka dan berlalu meninggalkan taeyeon di basement yang sedang sepi itu
taeyeon mendengar suara yuri pada ponselnya yang terjatuh dan melihat panggilannya masih tersambung
“Hallo.. yul.. tiffany dibawa pergi oleh dua pria, mian aku tak bisa menolongnya tapi aku berhasil menghafal plat mobil nya”
“Mwo?! Tapi kau tidak apa apa kan? Tunggulah disitu aku dan soo akan segera kesana”

tak berapa lama yuri dan sooyoung tiba di basement, yuri langsung berlari menghampiri begitu melihat kekasihnya sedang meniup niup luka pada lengan kanannya
“Taeng kau terluka oh my god!” Ucap yuri langsung mengeluarkan sapu tangan dan mengikatkan pada luka di lengan taeyeon yang masih mengeluarkan darah itu
Gwaenchana yul, oya aku berhasil menghafal plat mobil pelaku” ucap taeyeon menyebutkan nomor plat itu dan langsung dicatat oleh sooyoung
“Oke aku akan segera melacaknya” ucap sooyoung langsung menelepon anak buahnya yang sudah standby menerima perintah dari atasannya itu.
Ketiganya langsung menuju kantor kepolisian dan yuri segera mengobati luka pada lengan taeyeon

……………………………………………..

“Bos, kita berhasil mendapatkannya”

ucap nick memasuki ruangan tempat jessica di sekap
Kemudian top mendorong tiffany yang sudah terikat kehadapan jessica hingga tiffany terjatuh dihadapan kekasihnya itu

image

Jessica menangis begitu melihat orang yang dicintainya diperlakukan seperti itu terlebih ia melihat luka lebam pada wajah tiffany dengan kedua mata dan mulutnya yang masih ditutup
“Kerja bagus, tapi bangunkan dia dan dudukan wanita itu dihadapan dia” perintah tyler
kini posisi tiffany dan jessica saling duduk berhadapan dengan jarak dua meter, tyler mulai melepaskan ikatan yang menutup kedua mata tiffany sehingga tiffany dapat melihat jessica yang sedang menangis menatapnya, penampilannya begitu berantakan dengan pakaian yang robek membuat tiffany tak kuasa menahan amarah dan kesedihannya melihat keadaan jessica

“Sudah malam aku akan bersenang senang dulu di bar”
“Kau tak ingin ku temani bos?”
“Tak perlu..kalian jaga saja disini”
“Baiklah”

……………………………………….

“Yul, timku sudah berhasil menemukan lokasi dimana jessica dan tiffany disekap, mereka berada di bekas sebuah pabrik anggur di pegunungan” ucap sooyong
“Benarkah? kapan kita bisa kesana soo?”
“Malam ini kita kesana”
“Baiklah, taeng kau sebaiknya disini saja kau masih terluka”
“Tapi yul, aku khawatir padamu”
“Tenanglah, aku akan menjaga diri” ucap yuri memeluk dan mencium puncak kepala kekasihnya

Di kamar yoona
“Krys aku akan ikut unnieku, kau jaga umma ya aku janji akan membawa unniemu dan miyoung kembali”
“Tapi kau juga harus berjanji kau akan baik baik saja”
“Ne… aku berjanji” ucap yoona tersenyum kemudian berdiri dan hendak pergi namun tangan krystal kembali menarik tangan yoona membuat yeoja itu menoleh menatapnya
“Ada apa krys?”
“Aku… mencintaimu yoong unnie”
Yoona tampak terkejut dan diam sejenak terlihat berpikir
selama ini semenjak krystal selalu bersamanya ia selalu merasa nyaman dan bahagia, namun yoona sendiri masih bingung dengan perasaannya
Namun kemudian yoona memeluk yeoja dihadapannya itu
Aku juga mencintaimu krys, terimakasih telah kembali membuka hatiku dan membuatku merasa bahagia, maafkan aku yang tak menyadari perasaanmu dari dulu, maafkan aku yang harus membuatmu menunggu begitu lama” ucap yoona masih memeluk krystal membuat yeoja yang dipeluknya itu menangis merasakan bahagia karena perasaannya yang selama ini ia pendam kini telah terjawab
krystal semakin mengeratkan pelukannya merasa tak ingin berpisah dengan yeoja yang kini menjadi kekasihnya itu
Perlahan yoona melepaskan pelukannya, tangannya kini membingkai wajah kekasihnya
“Semua akan baik baik saja”
Krystal hanya mengangguk tersenyum menatap yoona
perlahan wajah yoona mendekatin wajahnya, kystal melihat yoona menutup kedua matanya dan ia pun mengikuti menutup kedua matanya
Kini bibir lembut keduanya bertemu dan saling merasakan sentuhan lembut itu
Sebelum akhirnya ia pergi bersama yuri dan tim sooyoung untuk menyelamatkan tiffany

………………………………………
Jessica masih menangis menatap kekasihnya, kini diruangan itu hanya ada mereka berdua dengan kondisi masih terikat namun mulut keduanya tak lagi di bekam dan keduanya duduk bersampingan

“Ssst… uljimma jessie, yuri dan yang lain pasti akan menolong kita”
“Minhae tiff… jeongmal mianhae ini semua salahku”
“No… it’s not your fault baby, maafkan aku andai saja aku dulu percaya padamu”
“Harusnya kau tak terlibat dalam masalah ini”
“Kau kekasihku, kita akan lalui ini bersama dan aku akan selalu ada disampingmu jessie” ucap tiffang tersenyum menatap kekasihnya
Jessica menyandarkan kepalanya pada pundak tiffany merasakan kenyamanan yang ia rindukan itu
Namun tak berapa lama tyler tiba tiba membuka pintu ruangan itu dengan kasar membuat jeti terkejut
dengan keadaan setengah mabuk tyler berjalan menghampiri jessica dan merlahan melepaskan tali yang mengikat tubuh jessica pada kursi itu, tyler menarik jessica hendak mencumbuinya kembali
“Yah! Lepaskan dia!” teriak tiffany membuat tyler menoleh kepadanya
*plakk!!* sebuah tamparan keras mendarat pada pipi tiffany
“Just shut up, bitch!” Ucap tyler lalu kembali menciumi jessica dan berusaha membuka pakaian yeoja itu
Namun jessica terus meronta menghindari tyler, merasa kesal tyler mendorong jessica hingga tubuhnya membentur dinding ruangan cukup keras membuat jessica terbaring lemah
“Jessie…!!! Yah bajingan! Dasar gila!” Umpat tiffany berhasil menarik perhatian tyler, kini namja itu menghampiri lalu menjambak rambut tiffany
Namun ketika namja itu mengeluarkan sebuah pistol pada sakunya, ia mendengar suara suara tembakan diluar
“Bos, polisi berhasil menemukan persembunyian kita!” Ucap top berlari menghampiri tyler
“Sial! Urus mereka dan bunuh semua!”
Top mengangguk dan kembali keluar ruangan
diluar tengah terjadi baku tembak antara polisi dengan anak buah tyler, sebagian anak buahnya telah tumbang
“Anak buah tyler lumayan banyak, kita sebaiknya berpencar, kalian lindungi yoonyul oke!” Perintah sooyoung pada timnya
“Yoong, kau hati hati ya” ucap yuri pada adiknya
“Ne unnie kau juga”
Mereka akhirnya berpisah

Sooyoung telah berhasil menembus gerbang depan dan menaklukan anak buah tyler dan kini ia sedang beradu dengan top
Yoona hendak masuk namun ia dihadang oleh nick
Nick berhasil menembak dua polisi yang melindungi yoona namun saat ia menodongkan senjatanya dan menembak yoona, ia kehabisan peluru hingga yoona tak melewatkan kesempatan dan langsung menedang tangan nick hingga pistol itu terjatuh dan nick terlihat kesakitan, kini keduanya berkelahi
Sementara yuri menerobos ke pintu belakang dan segera mencari jeti didalam, ia melihat sebuah pintu tertutup lalu berlari dan mendobraknya
“Jessica!” teriak yuri terkejut melihat jessica yang terbaring disamping dinding
“Yul… selamatkan tiffany jebal.. tyler membawanya pergi” ucap jessica lemah
Yuri melihat kearah jendela yang terbuka, kemudian ia mengangkat dan mnggendong jessica untuk dibawa keluar dan menghampiri polisi
“Tolong panggil ambulans dan selamatkan jessica, aku akan mengejar tyler yang membawa kabur tiffany” perintah yuri pada anak buah sooyoung
Kemudian yuri berlari kearah hutan

“Yah! Berhenti kau bajingan!” Teriak yuri menodongkan pistol setelah berhasil mengejar tyler yang sedang menyeret tiffany, kemudian namja itu berbalik
“Hahaha silahkan saja kau tembak aku, jika kau ingin peluru ini bersarang dikepalanya” ancam tyler dengan menodongkan pistol pada kepala tiffany
“Apa yang kau inginkan dasar bajingan! Lepaskan tiffany!”
*bukk!!* sebuah pukulan keras melayang pada punggung yuri membuatnya tersungkur
“Cih! Dasar bodoh!” Ucap nick yang berdiri dibelakangnya menatap yuri yang terbaring kesakitan
“hahaha kerja bagus nick, ayo kita pergi”
Namun saat nick berjalan menghampiri bos nya *door!!!* sebuah peluru berhasil menembus jantungnya membuat nick langsung terjatuh tak bernyawa
Tyler terkejut melihat kaki tangannya tumbang dan langsung menyeret tiffany
Dan menembakan senjatanya kearah suara tembakan berasal
………………….
Yoona terbangun setelah tertembak nick, pria itu mengira jika yoona telah tumbang setelah berhasil mengambil sebuah pistol milik rekannya yang sudah tak bernyawa itu, ia melihat yuri berlari ke arah hutan lalu mengikutinya
“Sial, sakit sekali” ucap yoona mengeluarkan peluru yang masih menempel pada rompi anti peluru yang ia pakai, kemudian yoona menghampiri seorang polisi yang tengah menjaga jessica
“Kemana yang lain?”
“Tadi yuri-shi menyusulnya kedalam hutan, tiffany-shi berhasil dibawa pelaku”
Tanpa pikir panjang yoona pun meminjam pistol milik polisi itu dan segera berlari menyusul mereka
Yoona berhasil menyusul dan melihat yuri terbaring setelah dipukuli nick dari belakang, yoona langsung membidik kearah nick dan berhasil menembakan pelurunya pada namja itu hingga tersungkur
Yoona menghindar ketika tyler mengarahkan tembakan kearahnya
Beruntung dihutan minim cahaya hanya mengandalkan cahaya bulan sehingga yoona bersembunyi ke semak yang gelap
Yoona mengalami kesulitan menembak tyler karena namja itu terhalan tubuh tiffany yang dicengkeramnya
Yoona takut akan melukai tiffany namun tetap mengejar tyler

….
Sooyoung telah berhasil melumpuhkan top dan semua anak buah tyler
“Kemana yang lain?”
“Yoona-shi dan yuri-shi berada di hutan menyusul pelaku yang membawa tiffany-shi kedalam hutan sir”
“Mwo?! Apa ada yang melindungi mereka?”
“Tidak sir, rekan yang lain tertembak dan aku disini menjaga jessica-shi yang sedang terluka, mwo? kemana perginya jessica-shi?” Polisi itu terkejut begitu melihat tempat dimana jessica dibaringkan kini sudah kosong, jessica dengan sekuat tenaga berjalan memasuki hutan begitu mendengar baku tembak didalam hutan, ia sangat mengkhawatirkan kekasihnya dan yoonyul
“Shit! Mengapa kau bisa lengah huh!” kesal sooyoung pada anak buahnya itu
“Maafkan saya sir, saya lengah”
Sooyoung dan kedua anak buah yang mebgikutinya pun segera berlari kedalam hutan

Yoona sedang bersiap membidik tyler yang sedang lengah namun ia terkejut saat melihat jessica sedang berlari kearah namja itu dan menyerangnya dengan sebuah balok kayu
“Yah lepaskan tiffany!” teriak jessica sekuat tenaga memukuli tyler dengan kayu yang digenggamnya
Tyler terkejut dan melempar tiffany lalu ia mendorong jessica hingga yeoja itu terjatuh
“Bajingan! Akan kubunuh kau” ucap tyler mulai mengarahkan pistol yang digenggamnya kearah jessica
Yoona segera berlari menghampiri, dan tiffany segera berdiri dan berlari
*dooor doorr dorr!!*
Tiga suara tembakan mengakhiri malam yang panjang itu
Jessica perlahan membuka kedua matanya dan terkejut
“Tiffany….!!!”

Tbc

Eh ceritanya yoonyul itu jago berkelahi dan jago nembak yak hehehe
Oke sampai disini dulu
Semoga reader senantiasa diberikan kesabaran menunggu 😂
Bye

Advertisements

7 thoughts on “L.O.V.E part 15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s