Monster part 3

image

Tittle : monster | Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Tiffany Hwang, kwon yuri, im yoona, krystal, jessica jung, kim taeyeon and other | Genre : Friepndship, Romance| Out of Character | Typo | Gender : YURI girlsXgirl | Not Real

FF ini mengandung girlsXgirls
Mian kalau ga suka
Oh iya, soal poto masih manual, gue ga mahir di edit editan 😂 (paling cuma bisa ngubah filter haha sedih siah kalo diceritain mah) siapapun pembuat & pengeditnya izin ya buat ngambil potonya, love you

Urutan nama ga berpengaruh buat pasangan yak

mian gambarnya salah chapter 😂✌
………………………………………………

“Yoong!!!” Teriak yuri begitu bangun dari tidurnya, rupanya yuri telah bermimpi buruk, ia mengusap keringat dingin dan mengatur nafas menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 02.07 dinihari
Yuri beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar yoona
Begitu pintu dibuka, ia bernapas tenang saat melihat adiknya sudah tertidur pulas dikasurnya kemudian menghamipiri dan menyelimuti yoona

Tiffany menutup tirai jendelanya begitu melihat yuri kembali tertidur disamping yoona

Flashback

nickhun berhasil membawa yoona yang sudah dalam keadaan mabuk kedalam sebuah ruang kelas dilantai atas gedung kampus, ia membaringkan yoona diatas meja dan dengan senyum licik perlahan melepaskan pakaian yoona
Namun belum sempat nickhun melakukan aksinya
*brraak!!!* tiffany berhasil menemukannya dan mendobrak pintu dengan kencang membuat nick terkejut
Mata tiffany sudah berubah menjadi merah menyala menandakan kemarahannya, kedua taringnya mulai muncul
tak menunggu lama ia menarik nick dengan kedua tangannya dan melemparnya hingga pria itu terlempar beberapa meter menerobos bangku bangku karena kekuatan tiffany, tak terima nickhun pun membalas dan keduanya bertarung
Yoona yang setengah sadar sempat melihat dua sosok yang sedang bertarung itu, matanya melihat tiffany yang sempat melihat kearahnya keduanya saling berpandangan sebelum akhirnya yoona memejamkan matanya perlahan dan tak sadarkan diri
pertarungan sengit berlangsung cukup lama namun nick lebih banyak menerima serangan karena kekuatan tiffany lebih kuat darinya
Mata keduanya saling menyala, namun sooyoung berhasil masuk dan menodongkan senjatanya pada keduanya membuat tiffany lengah karena melihat kearah sooyoung
Nickhun menyerang sooyoung dengan mencoba melempar yeoja itu hingga menerobos kaca dan terlempar keluar dari gedung lantai atas tubuh sooyoung melayang namun tiffany segera bergerak cepat dan berhasil menangkapnya sehingga sooyoung hanya tersungkur berguling diatas rumput dalam dekapan tiffany.
sooyoung begitu shock karena kejadian tersebut, ia melihat tiffany sudah menghilang
Tiffany kembali keatas dan melihat nick telah kabur, kemudian ia berlari menghampiri yoona dan memakaikan mantel miliknya.
dengan gerakan cepat keduanya telah sampai didalam kamar milik yoona
Tiffany membuka lemari dan mengambilkan pakaian lalu dipakaikannya pada yeoja yang terlelap itu
Ia memandang lekat wajah tertidur yoona, tangannya secara reflek bergerak merapikan poni poni rambut yoona namun tiba2 ia mendengar suara jeritan yuri membuatnya langsung bergerak cepat meninggalkan kamar milik yoona

Flashback end

Tiffany melepaskan mantelnya, ia melirik kearah dua yeoja yang sudah tertidur lelap itu, ia memindahkan taeyeon yang tertidur dikursi ke kasur miliknya hingga berbaring disamping jessica
Kemudian tiffany membersihkan diri dan memilih tidur di kamar lainnya

…………………………………
Keesokan harinya

Kyaaaaaaaaa…….!!!” Suara jeritan lumba lumba menghiasi pagi hari dirumah tiffany, pasalnya saat jessica terbangun ternyata ada sebuah tangan melingkar pada pinggangnya dan saat ia lihat ternyata ada orang asing yang tertidur disampingnya
orang yang tertidur lelap disamping jessica pun langsung terbangun begitu mendengar jeritan yang hampir merusak gendang telinganya bahkan ia menerima pukulan juga tendangan dari jessica membuat tubuhnya terjatuh dari atas kasur
Taeyeon juga begitu terkejut saat melihat dirinya yang berada diatas kasur, ia merasa bahwa tadi malam tertidur di soffa
Mmm..mmaaf, aku tak sengaja” ucap taeyeon terbata pada jessica
siapa kau huh?” Tanya jessica belum sadar sepenuhnya
Aku taeyeon, kim taeyeon”
Huh? Taeyeon? Kau… taeyeon?” Ucap jessica memicingkan pandangannya sementara taeyeon hanya mengangguk

Apa yang terjadi jessie?” tanya tiffany memasuki kamar
Kenapa dia ada bersamaku tiff?”
“Oh… hahaha kau semalam terlalu mabuk hingga tak sadarkan diri, semalam terjadi sesuatu di kampus untungnya taeyeon membantuku membawamu kemari”
“Apa yang terjadi dikampus?” Ucap jessica dan taeyeon bersamaan
tiffany menyalakan televisi yang menampilkan sebuah berita kejadian semalam dikampusnya
Begitu beritanya selesai, taeyeon dan  jessica tampak sangat terkejut
Oh my god! apa aku sedang bermimpi?”
“No jessie… mungkin untuk sementara perkuliahan kita akan terhenti, yang penting kita selamat sekarang”
“Kau benar tiff, aku tak menyangka akan terjadi seperti itu untung kau membawaku kemari sebelum itu terjadi, seperti sebuah firasat” ucap taeyeon
…….

Unnie kenapa kau tertidur disini?” Ucap yoona membangunkan yuri
Ah mian, semalam aku bermimpi buruk tentangmu… aku khawatir kau belum pulang dan memeriksa kemari ternyata kau sudah terlelap”
“Ah kepalaku pusing sekali, apa yang terjadi semalam ya?”
“apa kau mabuk? Kau pulang bersama siapa?”
Yoona tampak terdiam mencoba mengingat kembali kejadian semalam namun kepalanya terlalu pusing
Ah… aku tak ingat unnie” jawab yoona memijat pelipisnya
Yasudah jangan dipaksa, aku akan membawakan air putih dan sarapan untukmu” ucap yuri segera berjalan menuju dapur
Yoona kembali terdiam samar samar ia mengingat wajah tiffany dan sesuatu yang gelap dengan keributan
Tiba2 yoona memejamkan matanya ketakutan saat tiba2 ingatannya memperlihatkan gambaran wajah seseorang dengan mata yang merah menyala seperti monster
Yoona mencoba menepis ingatan itu
Apa yang sudah terjadi?” gumamnya

…………..

Sooyoung duduk dikasur ruangan rumah sakit tempatnya dirawat, ia mengalami beberapa luka pada tangan dan kakinya karena tubuhnya menorobos kaca jendela kampus dan terjatuh dari lantai atas meskipun seseorang telah menolongnya
ia mencoba mengingat kembali, pikirannya tertuju pada seorang yeoja yang menolongnya itu
Siapa dia? Dan mahluk apa dia? Mengapa dia menolongku” Gumamnya
Tiba tiba pintu ruangan terbuka, ia melihat seohyun berjalan cepat menghampirinya wajahnya terlihat khawatir
Kau tak apa2? Aku melihatnya diberita, katanya kau terjatuh dari lantai atas gedung?”
“Seperti yang kau lihat, hanya luka ringan kau tak perlu khawatir hyuni”
“Kau yakin tidak apa2 setelah terjatuh dari lantai 8?”
“Hyunie, apa ada vampire yang baik hati?”
“Maksudmu?”
“Dia seorang wanita, dia bergerak begitu cepat seperti angin dan berhasil menangkapku saat terjatuh”
Seohyun terdiam seolah memikirkan sesuatu
Menurut buku yang kubaca, semua vampire sama saja, apa….. kau digigit?” Tanya seohyun ragu
Tidak, aku tidak digigitnya. Yah! Kalau aku digigit mana mungkin sekarang aku masih hidup”
“iya juga sih, omo! Aku harus segera pergi”
“Kau akan kembali ke kantor?”
“Tidak, aku ditugaskan ke tokyo university untuk memeriksa beberapa korban disana”
“kau yakin akan kesana? Aku khawatir” ucap sooyoung memegang kedua tangan seohyun
Aku akan baik baik saja, lagipula aku bertugas dengan temanku dan disana pasti banyak polisi, kau tenang saja…”
“Kalau begitu hati hati ya”
“Oke…”
Seohyun pun meninggalkan sooyoung

…………………………………….

Yuri dan yoona begitu serius melihat berita di tv mengenai kejadian dikampus tempatnya bekerja, ia memeluk adiknya begitu bersyukur yoona pulang dengan selamat
Tiba2 ponselnya berdering
Hallo…”
“……………..”
“Oh iya….”
“………………..”
“Baiklah aku akan segera kesana”
Yuri mematikan panggilannya
“kau mau kemana unnie?”
“Aku dipanggil oleh rektor untuk ikut memeriksa korban disana yoong”
“Andawe…!! Aku tak ingin unnie pergi”
“Kau tenang saja, aku akan segera pulang nanti”
“Berjanjilah kau akan baik baik saja”
“Oke… aku janji”
Yuri pun berlalu meninggalkan adiknya

setelah mendengar itu tiffany mulai menekan tombol panggilan pada seseorang
Bora, kau sedang bertugas di kampusku?”
“ya, atasanku yang kau tolong sedang dirawat di rumah sakit, aku minta maaf tak bisa datang saat kejadian itu, aku sedang ditugaskan di kota lain”
“Tak apa, aku ingin minta tolong padamu”
“Sure, minta tolong apa?”
“Tolong lindungi wanita bernama kwon yuri, dia seorang dokter kampusku yang ditugaskan di kasus itu”
“Oke”
“Thanks..”
“Never mind…”
Bora adalah seorang vampire, ia bersahabat dekat dengan tiffany namun bora lebih memilih bekerja menjadi seorang polisi berada dibawah pimpinan sooyoung

……

Berita tentang kejadian buruk yang menimpa teokyo university terkait tentang keberadaan vampire membuat masyarakat di kota itu menjadi resah dan sebagian memilih untuk meninggalkan kota tersebut
Karena banyaknya korban membuat
kampus ditutup sementara

yuri telah sampai di kampus dan bergabung dengan tim nya
Seohyun, kenalkan ini kwon yuri yang akan menjadi partnermu karena hyomin sedang cuti”
“Ohayou yuri-sama, senang bisa bekerja sama dengan anda, anda bisa memanggilku hyuni”
“ahaha kau tak perlu seformal itu hyuni”
“Oh? Kau dari korea ya?”
“Ne…”
“Wah senang sekali, berarti aku akan memanggilmu unnie”
“Hahaha terserah kau saja, bahasa koreamu lancar sekali hyunie”
Keduanya mengobrol sebelum pekerjaannya dimulai
tentu saja, aku juga berasal dari sana, Unnie sudah berapa lama bekerja disini?”
“Sekitar satu bulan yang lalu, kau?”
“Aku dokter bedah forensik di kepolisian kota ini, kebetulan kakak sepupuku juga menjadi kapten di kepolisian yang sama”
“Oooh….” yuri mengangguk paham
Keduanya pun mulai melakukan pekerjaannya di ruang periksa mayat mayat korban
Begitu selesai, yuri menjelaskan hasil pemeriksaannya pada pihak atasan kepolisian pengganti sooyoung begitu detail membuat seohyun dan orang orang disekitarnya begitu kagum melihatnya

image

Wooah unnie daebak! Kau selain cantik juga sangat cerdas” ucap seohyun exited bertepuk tangan
aahaha kau ini, membuatku terbang saja hyuni-ah” yuri tertawa malu

Sementara seorang polisi yang memperhatikannya langsung mengirim pesan pada sahabatnya
“Aku sudah melihat kwon yuri”
ia memasukan kembali ponsel pada sakunya dan kembali bekerja

Yuri-chan, anda bisa ikut saya ke ruangan sebentar?” Ucap inspektur polisi, yuri membungkuk hormat lalu berjalan mengekor namja didepannya
Setelah didalam ruangan, disana telah ada seohyun dan bora
maksud saya memanggilmu kemari karena ingin meminta anda untuk bekerja sama dengan hyuni-chan di kantor kepolisian beika selama kampus ditutup sementara, apakah anda bersedia?”
“Oh? Saya bersedia! terima kasih inspektur”
“Baiklah, mulai besok anda bisa langsung bekerja, kalian akan bekerja sama dengan tim lab untuk membuat senjata pemusnah vampire”
“hait!” Ucap seohyun dan yuri
oh iya, anda akan didampingi bora untuk melindungi anda”
Yuri menghadap bora dan memberi hormat
Mohon kerjasamanya” ucap yuri dan bora membalas hormat
Kalau begitu kami permisi dulu”
seohyun dan yuri pun meninggalkan ruangan dengan bora berjalan mengikuti dibelakangnya
Namun yuri tiba tiba berhenti dan membalikkan tubuhnya
Bora-ya, kau tidak perlu berjalan dibelakangku kita bisa berjalan beriringan
“ah tidak, ini perintah atasan yuri-san”
“Gwaenchana…. aku yang akan bilang nanti hehehe”
dengan ragu bora berjalan menghampiri namun yuri tiba tiba merangkulnya

yuri diajak ke kantor kepolisian beika tempatnya bekerja, ia diperkenalkan ke beberapa pegawai disana
Sifatnya yang ramah membuat cepat akrab dengan para pegawai dikantor barunya itu
……………………………………..

Menjelang malam
Ponsel yuri berbunyi panggilan masuk dari yoona
Unnie kau dimana mengapa belum pulang?”
“Ini aku baru akan pulang yoong”
“Kalau begitu hati hati ya”
Yuri mematikan panggilan, ia berdiri didepan halte menunggu taksi, namun sebuah mobil berhenti didepannya
Yuri-san, mari kuantar” ucap bora membuka jendela mobil
Ah, gomawo…” yuri memasuki mobil
Kau jadi repot karena ku yah” ucap yuri kembali memecah keheningan
Ah tidak kok, aku senang karena berasa lebih santai”
kalau begitu kau tak perlu formal memanggilku, kita kan berteman sekarang kau bisa memanggilku yul” yuri tersenyum pada bora
Baiklah..”
“Apa kau sudah makan?”
“Mmm… belum”
“Kalau begitu malam ini kita makan malam di rumahku ya, aku akan memasak”
“Kita?”
“Iya… kau harus ikut”
Tak berapa lama mereka tiba didepan rumah yuri
Oh? Rumahmu bersebelahan dengan sahabatku”
“Nugu?”
“stephanie…”
“Stephanie?”
“Tiffany….”
“Oh…. “ ucap yuri menganggukan kepala
Kau masuk lah dulu yul, aku akan menemui sahabatku dulu”
“Oke, nanti sekalian ajak tiffany untuk bergabung ya”
Bora mengangguk dan tersenyum, kemudian keduanya masuk ke dalam rumah yang dituju masing masing

Yoong aku pulang” ucap yuri sedikit berteriak, begitu mendengar suara unnienya yoona langsung berlari menghampiri
Unnie gwenchanayo? Apa vampire itu datang lagi?”
“Ani… aku baik baik saja yoong, aku baru saja mendapat pekerjaan baru” ucap yuri senang
Pekerjaan baru?”
“ne, selama cuti dari kampus aku akan bekerja sebagai dokter bedah forensik di kepolisian beika”
“Apa tidak apa apa unnie?”
“Tenang saja, lagi pula aku didampingi bodiguard seorang polisi, kajja bantu aku memasak malam ini kita akan kedatangan tamu”
“Nugu?”
*tingtong* suara bel pintu berbunyi, yuri menyuruh yoona untuk membukakan pintu

………………………………………..

Hai tiff sudah lama tak bertemu” ucap bora setelah bertemu dengan sahabatnya itu
Hai… tumben kau kesini nona polisi
Aku mengantar yuri pulang dan baru tau jika kalian bertetangga, pantas kau memintaku melindunginya”
“Begitulah…”
“Kalau begitu ayo ikut aku”
“kemana?”
“Kau juga diundang makan malam dirumah yul”
Tiffany terlihat sedang berpikir, namun bora menarik tangannya dan akhirnya mereka mengunjungi rumah yuri
*tongtong* bora menekan bel pintu rumah
Tak berapa lama pintu terbuka menampilkan sosok yoona
“Anyeong…” sapa bora tersenyum pada yoona
Oh anyeong… silahkan masuk”
Bora dan tiffany memasuki rumah mengikuti yoona
oh kalian sudah datang, tunggu sebentar ya aku masih belum selesai memasak” ucap yuri kemudian ia kembali ke dapur
Yoona, bora dan tiffany duduk di ruang tengah
“Perkenalkan aku yoon bora, partner kerja yuri”
“Aku im yoona, unnie bisa memanggilku yoong”
“Oke, bagaimana kabarmu? yuri bilang kau sedang sakit”
“Aku baik baik saja unnie, hanya kelelahan”
Yoona dan bora terlihat mulai akrab sementara tiffany hanya diam menonton percakapan mereka

Tak berapa lama yuri memanggil ketiganya untuk menuju ruang makan
Makan malam berlangsung dengan penuh canda tawa kecuali satu orang, you know who lah 😂

………………………….

Kau yakin tak akan bermalam di rumahku?”
“Lain kali saja tiff, ah senangnya bisa mengenal mereka”
“Why? Kau menyukai yuri?”
“Ah, tidak tidak…. mereka sangat menyenangkan dan kau… bersikap terbukalah, jangan terlalu dingin terhadap manusia”
Tiffany terdiam, sifatnya dengan bora memang sangatlah berbeda. Bora adalah seorang vampire yang sangat mudah bergaul dengan manusia.
Setelah bora pergi, sebelum memasuki rumahnya tiffany melihat kearah jendela kamar yoona, pikirannya mencerna kembali perkataan sahabatnya

………………………………….
setelah bermalam di rumah tiffany, taeyeon mengantar jessica ke rumahnya
Thanks atas semalam dan maaf telah memukul dan menendangmu taeng”
“No problem, aku juga terkejut saat terbangun sudah ada disampingmu padahal aku yakin semalam aku tidur di kursi”
jessica lama memandang taeyeon membuat yeoja itu salah tingkah
“A..a..ada apa?”
“rasanya aku merasa familiar melihatmu, apa kita pernah bertemu sebelumnya?”
“Tentu saja, dulu kita pernah satu sekolah”
“Oh ya? Ah aku tak ingat…”
“Kau mana bisa mengingatku, kau sangat populer dulu”
“Hahaha benarkah, ya ya ya.. aku memang seorang princess”
“Ice princess tepatnya”
“What did you say?!” Ucap jessica menatap tajam pada taeyeon
“eh tidak tidak hehehe aku hanya bercanda” jawab taeyeon mengeluarkan tanda peace
“hah aku lapar, ayo kita berhenti dulu untuk makan”
Taeyeon menurut dan menepikan mobilnya didepan sebuah mini market
Mereka berdua memakan ramen didepan mini market tersebut

Suaramu sangat bagus taeng, apa kau seorang penyanyi?” Puji jessica membuat pipi taeyeon memerah
“Ah tidak, bernyanyi hanya hobi saja”
“Dulu aku sangat suka bernyanyi”
“Benarkah? Aku ingin mendengarnya”
“Hahaha lain kali saja, mana ponselmu?”
taeyeon memberikan ponselnya pada jessica, ia melihat jessica menyimpan nomor miliknya pada ponsel taeyeon membuat hati sang pemilik meloncat loncat bahagia
Taeyeon pun kembali mengantar jessica pulang
Sesampai di rumahnya
“kabari aku jika sudah sampai rumah ya taeng”
“Oke princess”
“Hahaha cheesy…” jessica tertawa senang mendengar taeyeon memanggilnya princess
“Yasudah aku pulang dulu, bye princess” taeyeon berlalu dengan mobilnya
“Bye prince…” ucap jessica tersenyum setelah melihat mobil yang ditumpangi taeyeon perlahan menghilang dari pandangannya

………………………………………..

Sudah satu minggu semenjak kejadian itu nickhun tidak pernah menampakkan dirinya
yoona masih selalu dihantui pikiran tentang mahluk bertaring dengan mata merah menyala yang selalu mengganggu mimpinya
Dan yuri bersama tim nya sedang berusaha membuat senjata pemusnah vampire
Unnie, kau akan pergi lagi?”
“Iya yoong, mian aku tak bisa menemanimu”
“Gwaenchana, hari ini akan ada taeyeon ke rumah”
*tingtong* pintu bel rumah yuri berbunyi, bora telah menjemputnya bersamaan dengan taeyeon datang
“Hay taeng.. aku berangkat dulu, titip dongsaengku ya” sapa yuri sebelum akhirnya pergi dengan bora
Taeyeon memasuki rumah yuri dan bertemu yoona yang masih sedang sarapan

“Hay yoong, bagaimana kabarmu?”
“Baik taeng, kau sudah sarapan?”
“Sudah yoong, aku membawakan buah buahan untukmu”
“Waaah gomawo….”
Setelah yoona selelai sarapan, keduanya memasuki kamar yoona dan mengobrol
Taeng, apa kau ingat minggu lalu setelah kau pergi ke toilet saat di pesta?”
“Ne… memang kenapa?”
“Saat itu apa aku mabuk?”
“Ani.. kurasa kau tidak minum alkohol, tapi setelah aku ke toilet saat aku akan menghampirimu tiffany menghampiriku dan meminta tolong membantu membawa jessica yang sudah mabuk ke rumahnya, saat itu kau sedang bersama nick” ucap taeyeon
“Nick? Apa dia yang membawaku pulang ya” ucap yoona
“Sepertinya begitu, aku bersyukur kau selamat yoong”
“Iya, aku akan berterima kasih pada nickhun jika bertemu dengannya”

Tiffany memecahkan gelas yang digenggamnya begitu mendengar percakapan yoontae
………………………………………

Sooyoung sudah keluar dari rumah sakit, ia mulai bekerja di kantornya
“Kau merindukanku?” Ucap sooyoung bersandar pada pintu ruangan milik sepupunya itu
“Ah.. kau sudah sembuh” seohyun berlari dan memeluk sooyoung
Bagaimana kantor tanpa aku?”
“Sangat baik hehehe apalagi sekarang ada dokter baru, dia sangat ramah dan cerdas, kau juga pasti akan menyukainya”
“Oh ya? Aku jadi penasaran”
“Dokter seohyun, tolong periksakan ini” ucap seorang polisi yang membawa sampel
Aku ke lab dulu, kalau kau ingin menemuinya dia biasanya di cafe bersama bora”
“Oke… nanti aku akan kesana”

………

Yuri dan bora seperti biasa menghabiskan waktu istirahatnya di cafe dekat kantor
aku tak menyangka walaupun seorang dokter tapi kau sangat menyukai kopi”
“Ahaha… kopi membuat pikiranku sedikit tenang”
“Kau benar, huh tumben sekali tak ada iringan musik”
“Kau ingin mendengarkan musik?”
Yuri berdiri dan menghampiri seorang waiters cafe, bora melihat mereka bercakap lalu yuri menoleh padanya dan tersenyum
Setelah berbicara pada waiters yuri naik ke panggung yang ada di cafe tersebut, ia mengambil sebuah gitar dan berbicara didepan mic
Selamat pagi semuanya, pagi ini saya akan menyanyikan lagu khusus untuk teman spesialku” ucap yuri menunjuk ke arah bora, para pengunjung cafe bertepuk tangan dan bersorak sementara bora tersipu melihat apa yang telah dilakukan yuri
Yuri pun mulai memainkan gitar dan bernyanyi membuat para pengunjung cafe menikmatinya
Bora tak henti hentinya tersenyum memandangi yuri
……………
Merasa bosan sooyoung pun berniat mengunjungi cafe yang seohyun sarankan
Namun saat ia memasuki cafe wajahnya tampak terkejut melihat sosok wanita didepan matanya

image

“Yul….” gumam sooyoung memandang yuri yang sedang bermain gitar
Sooyoung masih terpaku memandang yuri sementara yeoja yang dipandanginya belum menyadarinya
Setelah yuri selesai bernyanyi ia memberi hormat dan semua pengunjung kembali bertepuk tangan
“Bora?” Gumam sooyoung kembali ssat melihat yuri berjalan dan duduk disamping bora, ia melihat yuri mengenakan jas putih
tak ingin diketahui kehadirannya sooyoung hendak meninggalkan cafe namun saat ia membalikan badannya ada seorang pelayan yang sedang membawa nampan makanan berjalan kearahnya, mereka pun bertabrakan mengakibatkan makanan makanan yang ada pada tampan itu terjatuh dan membuat kegaduhan
“Oh maafkan saya sir… “ ucap pelayan itu meminta maaf pada sooyoung
Ah tidak apa2, saya yang harusnya meminta maaf” jawab sooyoung sambil berjongkok membantu membereskan serpihan pecahan kaca
anda tidak perlu membantu saya nanti tangan anda terluka” ucap pelayan itu lagi
baru saja diperingati jari tangan sooyoung tergores serpihan kaca itu membuat jarinya meneteskan darah
Sooyoung?” Ucap yuri saat melihat kegaduhan dan langsung menghampiri namun ia terkejut dengan apa yang dilihatnya

…………………………………..
di kantor polisi
Yuri mengobati luka pada jari sooyoung, namun keduanya masih terdiam tak ada percakapan
Jadi… kau sekarang bekerja disini?” Tanya sooyoung mencoba memulai percakapan
Ne” jawab yuri singkat
Sudah selesai, kau boleh keluar dari ruanganku sekarang” tambahnya, yuri masih tak ingin melihat wajah sooyoung
Apa kau masih marah padaku yul? Jebal.. maafkan aku”
Sudahlah, sebaiknya kau segera keluar”
Tak ingin ada pertengkaran sooyoung pun menurut dan keluar dari ruangan yuri
Bora yang berada ruangannya mendengar percakapan mereka, ia pun berdiri dan memasuki ruangan yuri setelah melihat sooyoung keluar, ia melihat yuri diam tertunduk
Minumlah.. selain kopi, coklat juga dapat membuat pikiranmu tenang” bora duduk dan menyerahkan gelas yang berisi coklat panas
Apa kau mau menemaniku?”
“Tentu saja”

Yuri mengajak bora berjalan jalan disebuah taman tak jauh dari kantor polisi dan mereka duduk disebuah kursi
“Kau ingin bercerita?” Tanya bora
Yuri menatapnya namun masih terdiam
Tak apa, aku tidak akan memaksa..tapi jika kau ingin, aku siap 24 jam” tambahnya sambil melakukan hormat membuat yuri sedikit tertawa, setelah itu yuri kembali terdiam melihat pemandangan didepan, kepalanya perlahan bersandar pada pundak bora
Yuri mulai berbicara menceritakan kisahnya bersama sooyoung
Dulu yuri dan sooyoung bersahabat sangat dekat mulai dari duduk di sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas
Kedekatan selama itu membuat keduanya saling ketergantungan satu sama lain, hingga mereka berjanji untuk tidak akan meninggalkan satu sama lain
Dan selama itu pula keduanya saling memendam perasaan
Hingga setelah lulus SMA sooyoung tiba2 pergi meninggalkan yuri ke jepang karena orang tuanya akan pindah, yuri kecewa karena sooyoung tak memberitahunya dan tak pernah memberi kabar hingga keduanya lulus kuliah
Tak terasa yuri mengeluarkan air matanya, bora yang melihatnya langsung menghapus air mata yuri namun yuri teraentak
Omo! Kulitmu dingin sekali apa kau sakit?” Tanya yuri yang baru pertama kali menyentuh kulit bora, biasanya bora selalu memakai sarung tangan dan seragam lengan panjang sehingga mereka tak pernah bersentuhan kulit walaupun yuri sering menggandeng lengan ataupun memegang tangan bora
Buru buru bora menarik tangannya
Aku tidak apa apa, mungkin karena cuaca”
“Oiya, sekarang memasuki musim dingin, kau harus memakai jaket yang tebal.. wajahmu sangat putih pucat”
Yuri dan bora kembali tersenyum tanpa mereka sadari sooyoung melihatnya dari jendela ruangannya yang menghadap taman itu
……………
Huh membosankan sekali” keluh yoona yang hanya berdiam diri di kamar karena taeyeon pergi dengan jessica
yoona membuka tirai jendela dan tanpa sengaja tiffany seperti biasa sedang mendengarkan musik menghadap jendela sehingga mereka berhadapan dan mereka saling berpandangan cukup lama
awalnya yoona ragu untuk menyapanya karena tiffany selalu bersikap dingin padanya, namun ia ingat dengan perkataan yuri untuk selalu ramah pada siapapun, akhirnya yoona tersenyum dan melambaikan tangan pada tiffany

image

Benar saja dugaannya, tiffany hanya diam memandangannya namun tiffany ingat dengan perkataan bora, akhirnya yeoja dingin itu membalas senyuman yoona

image

Tbc

haha mian lama, author sedang mengalami sakit gigi yg begitu mendalam nih *curhat* huhu
Tunggu next nya 😂 semoga gigi author lekas tumbuh dengan baik

Eh mau nerusin yg l.o.v.e dulu deng haha 😂

Advertisements

27 thoughts on “Monster part 3

  1. kwonmijung05 says:

    Pas baca deskripsinya aja sdh seru keliatannya.klo soal pairingnya gk trlalu masalah soalnya love snsd sih.hehehe
    Cma next partnya always waiting.keep spirit thor 🙂

    Like

  2. Im d says:

    Nah Fany dgr tu ap kata Bora.. Terbuka lah.. Aplgi klo terbuka sama Yoong.. Euh pasti Yoong suka bingit.. Soo beruntung lah d tolong Fany.. TOP hrs d bumi ngahus kn tu.. Panggil vanhelsing lah buat memberantas tu vampire.. Tp vampire Fany jgn d berntas jg y.. Biar Fany tak karungin

    Like

  3. coffe22mj says:

    Wew bora semakin lengket dengan yul, kenapa dia romantis, katanya temen tp di bikin baper hahahaha tiffany seperti nya sudah mulai dgn yoong, no coment moment taengsic huft wkwkwkwk

    Like

  4. fathirar says:

    Yeiiy yoong akhir nya tiffany memperlihatkn eyesmile nya yg menawan tu …hhahha aku jg jd blushing sendiri thor 😆😊
    aku suka alur nya thor,taengsic nya “berkencan kah?!” thor..kemajuan pesat laa tuhh

    Ga nyangka ya tho youngie dan yul sahabat y lama bener…aku takut sendiri dgn kemarahan tiffany tuhh ngeri bgett thor..pa tu kemarahan karena cemburu…
    semoga dehh tiffany ga bersikap dingin lg dgn yoong ..😅yoonfany daebak jg

    Like

  5. Taengoo69 says:

    Wow Tiffany jago banget sampai bisa kalahin nickhun… itu si Jessica galak ya kasihan taeyeon smpai jatuh 😂😂..dan kayaknya yoontiff Ada perkembangan deh ciee 😝

    Like

  6. Q'cho11 says:

    Bahahhah.. yulsic ternyata ehh ternyata sahabat toh.. masih bagus dikenal Dr pd tae dgn jess, temen sesama SMA aja lupa gitu hahaha😃😂 ngenes dasyat wkwkkwkw bener kt yoong taeny itu gimna mau di knl, bdnnya aja pendek gitu bahahaha😃😂 ngakak abis sy thor ngedenger obrolan yoontae

    Liked by 1 person

  7. martha97 says:

    hahahhah cie ,, fanny sdh mulai buka hati nya ,,, wkwkwkk , gak hanya sica yg disenyumin , skrng yoong jga disenyumin .. kasian yoong ,, masih shock dia gegara nickhun . sooyul pernah sahabatan ,, sekarang musuh gitu .. cieee bora suka nih kayaknya sam yul . wkwkwkwkw

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s