L.O.V.E part 9

image

Title : L.O.V.E | Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Tiffany Hwang, Jessica Jung and other member | Genre : Friendship, Romance, Humour, Sadness | Out of Character | Typo | Gender : YURI girlsXgirl | Not Real

FF ini mengandung girlsXgirls
Mian kalau ga suka, this is my first FF love story

…………………………………………………….

Pagi-pagi sekali jessica telah sampai di bandara incheon bersama manager nya, nanti malam ia akan menghadiri acara seoul fashion week yang membuatnya tak sabar untuk segera terbang ke korea.
Sesampainya di kamar hotel.
Haah sepertinya aku terkena jetlag, aku akan tidur sebentar”
“Kau tidurlah, aku akan jalan jalan sebentar” ucap jessica pada managernya kemudian ia memakai kacamata hitamnya dan berlalu meninggalkan hotel dengan mobil yang telah disewanya
“Hari ini aku akan kemana ya? Ah lebih baik aku ke kantorku disini” jessica melajukan mobilnya menuju kantor
Sesampainya disana, ia disambut hangat oleh semua karyawannya
apa adikku ada disini?”
“Ne jessica-shi, krystal-shi ada didalam ruangannya”
tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu ia langsung memasuki ruangan krystal dan berhasil membuat adiknya terkejut
kyaaaaaaaa!!!! Yya! kenapa kau mengejutkanku!”
“Surprisee…!!! Hahaha” tawa jessica tanpa dosa dan kedua kakak berdik itu berpelukan melepas rindu.
“kapan kau sampai disini unnie?”
“Tadi pagi, aaah aku lapar”
“Kalau begitu kajja kita ke restoran, ah neomu neomu boghoshippo…” rengek kyrstal kembali memeluk jessica dari samping dan membawanya keluar kantor
“Unnie, apa ot8 sudah tau jika kau ke korea?” Pertanyaan krystal mendapatkan jawaban gelengan dari kakaknya
“Lalu apa kau akan menemui mereka?” Pertanyaan selanjutnya membuat jessica terdiam
“I dont know kryst”
“Unnie, entah harus aku kasih alasan apalagi jika mereka datang ke kantor ku lagi untuk menanyakan kontakmu, aku selalu merasa berdosa pada mereka”
Jessica tidak menjawab, pandangannya menuju ke arah luar cafe, namun
What?? Oh my god! Bukannya itu tiffany dengan yuri?” Jessica terkejut saat melihat 2 sahabatnya itu keluar dari mobil dan menuju cafe yang sedang dikunjunginya
“Mana? Oh… iya itu mereka, aku sering bertemu mereka disini” jawab kystal polos
“Yya!! kenapa kau mengajakku kesini?! Ini, pakailah kaca mata hitam sebelum mereka tau, ppali!” Krystal menuruti perintah kakaknya itu, beruntung yulti duduk dibelakang meja jungsis dihalangi satu meja pengunjung lain dan yuri yang duduk menghadap krystal tidak menyadari kehadiran krystal
namun keberuntungannya hanya sesaat ketika pengunjung yang menghalangi meja jungsis pergi meninggalkan cafe, sehingga tanpa sengaja yuri melihat yeoja didepannya
“hay kryst… sarapan juga?” Yuri melambaikan tangannya pada krystal diikuti tiffany yang menoleh padanya
Hi kryst, nugu?” Tanya tiffany menunjuk pada yeoja yang masih memunggungi meja yulti tak berniat menoleh
“Krystal yang masih bingung menatap kakaknya yang sedang memberi interupsi untuk tidak memberitahu mereka”
oh… clien” krystal membalas lambaian tangan yulti dan 2 yeoja itu mengangguk mengerti kemudian melanjutkan sarapannya yang sedikit kesiangan itu
tak berapa lama iphone nya berbunyi, saat dilihat itu notification dari instagram tiffany dan yuri membuatnya terdiam melihat foto yang diunggahnya
image

image

( anggap saja seperti itu 😂)

Kemudian jessica mendengarkan percakapan mereka yang cukup didengar olehnya
“So, nanti malam kau akan datang ke acara itu?”
“iya, tapi rasanya aku tak semangat yul, gara2 yoong badanku masih sakit”
“Yaudah habis ini ku antar kau ke salon, lalu apa perlu ku temani diacara nanti malam?”
“Aniyaa, aku bisa berangkat sendiri lagipula kau ada janji dengan seseorang kan?”
“Kau yakin? Aku bisa membatalkannya jika kau mau”
“Tak usah yul”
“Kau bisa meminta adikku untuk menjemputmu pulang nanti”
“ani… aku pulang sendiri saja yul”

Jessica mendengar keduanya tertawa
Ia terdiam bergelut dengan pikirannya sendiri “apa mereka berdua benar-benar berpacaran?” Ucapnya dalam hati

“Hmmm… mereka berdua cocok sekali” tanpa sadar krystal mengatakan itu dengan menopang dagunya memandangi yulti

“Apa mereka berpacaran?”
“Sepertinya begitu, aku sering melihat mereka selalu berduaan setiap kemanapun, tiap aku lihat di acara gosip di tv pun mereka selalu bermesraan” jawab krystal masih memandangi mereka berdua
Jessica kembali terdiam dan krystal baru menyadari jika kakaknya melamun
“Unnie, jangan bilang kalau kau… masih menyukai tiffany unnie?”
Jessica yang sedang meminum minumannya tersedak mendengar krystal yang tiba-tiba bertanya seperti itu membuatnya terbatuk
Unnie gwaenchana?” Tanya krystal khawatir melihat jessica masih terbatuk, jessica hanya mengangkat tangannya memeberi isyarat jika dia baik-baik saja

……………………………………………………….

Malam hari di acara seoul fashion week, jessica menjadi tamu yang datang lebih dulu datang sebelum terlalu banyak penonton. Ia juga sengaja datang terlebih dahulu dari tiffany yang belum mengetahui siapa saja tamu2 yang diundang dalam acara itu. Ia tak ingin tiffany melihatnya.
Tak berapa lamaΒ  acara dimulai dan tamu-tamu undanganpun satu persatu datang dan menempati tempat duduknya, jessica mendengar suara teriakan banyak fans meneriaki nama tiffany membuat ia menoleh ke arah suara teriakan dan blitz kamera, benar saja ia melihat tiffany yang berjalan menuruni tangga dengan penampilan yang membuat jessica tertegun melihatnya
image

jessica terus memandangi tiffany hingga gadis eye smile itu duduk dikursi khusus tamu undangan tepat berada diseberang jessica duduk, karena keduanya memakai kacamata hitam, tiffany tidak mengetahui jika sedari tadi ada seseorang yang terus memandangnya lekat
image

“Oh my god why she’s so sexy, membuatku tak tahan” ucap jessica dalam hati melihat tiffany duduk dengan rok yang begitu pendek menampilkan keduan pahanya yang putih mulus membuat jessica berkali kali menelan salivanya
Ah apa yg sedang kupikirkan, jessica pabo!” Tanpa sadar jessica memukul mukul kepalanya sendiri

……………………………………………………….

sementara disuatu tempat seorang yeoja berjalan cepat setelah memarkirkan mobilnya dan segera memasuki sebuah restoran
Taeng maaf aku terlambat, tadi aku mengantar tiffany”
“Gwenchana yul duduklah, aku sudah memesan minuman untukmu, aigoo.. kau sampai berkeringat, apa kau habis maraton huh?” taeyeon mengelap keringat didahi yuri yang duduk disampingnya membuat yuri tersenyum atas perhatian taeyeon
Hahaha iya tadi aku berlari dari parkiran, kajja kita pesan makanan

Keduanya mengobrol sambil menimati makan malam yang cukup romantis itu
“Yul ku dengar dari temanku, jessica sedang berada di korea”
“Benarkah? Tapi kenapa dia tidak memberitahu kita? Omo omo!! Berarti yang kulihat tadi pagi adalah sica?! Omagad!”
“Kau lihat dimana yul?”
“Di cafe tempat biasa aku dan tiffany sarapan, aku bertemu dengan krystal dan seseorang yang dia bilang clien nya. Dan orang itu sama sekali tidak menoleh dan menyapa aku dengan miyoung taeng, berarti orang itu jessica! Temanmu tau dari mana taeng?”
“Dia baru sama mengirim kakaotalk padaku, dia sedang berada diacara seoul fashion week sekarang”
“Omo omo!! Tiffany sedang berada disana taeng”
“Kau harus segera memberitahunya yul, ppali!”
Yuri segera mengeluarkan gadget nya dan menekan tombol panggilan pada tiffany, namun berkali kali ia memanggil sama sekali tidak ada jawaban karena tiffany sengaja men.silent gadgetnya jika sedang ada acara penting
“Huuuft dia tidak mengangkatnya taeng” yuri menghembuskan nafasnya kasar
kalau begitu kita kesana sekarang yul”
“Kau benar taeng, kajja!”
Namun sayang sekali ketika yultae keluar dari restoran hujan turun dengan lebatnya dan jarak dari yultae ke mobil yang diparkir cukup jauh

Sial, kita terjebak hujan disaat seperti ini” taeyeon menghentakkan kakinya kesal membuat yuri tertawa melihat tingkah lucu taeyeon
*grepp* tiba-tiba yuri melepaskan jaket kulitnya dan menutupi taeyeon dan merangkulnya
Kajja kita berlari, kau tidak akan basah kuyup dengan ini” yultae berlari keparkiran dan memasuki mobil yuri
tubuh taeyeon hanya basah sedikit karena ditutupi jaket milik yuri, berbeda dengan yuri tubuhnya sudah basah kuyup
“Yul, kau jadi basah kuyup begitu, kau bisa kedinginan”
“Gwenchana taeng, aku bisa menyalakan penghangat” yuri tersenyum tangannya memegang tangan taeyeon menenangkan taeyeon yang terlihat khawatir padanya
“Yul….”
“Ne?” Yuri menoleh kembali menatap taeyeon
“Gomawo…” taeyeon tersenyum memandang yul dengan wajah yang sedikit memerah, yuri menjawabnya dengan membalas tersenyum dan mengusap lembut kepala taeyeon

“Kau selalu bersikap gentle pada setiap orang yul, tak heran jika banyak yang jatuh cinta padamu” ucapnya dalam hati sambil sesekali menatap yuri yang sedang fokus mengemudi

Flashback
Taeng!!” Teriak yul menghampiri taeyeon yang masih didalam kelas saat sekolah telah sepi, yeoja itu tengah membereskan meja meja kelas yang berantakan
kenapa kau belum pulang?”
“Aku sedang menjalani hukuman yul”
“Wae?”
“tadi saat setelah tampil didepan kelas aku tersandung kakiku dan hampir terjatuh tapi aku selamat”
“syukurlah, lalu kenapa kau bisa dihukum?”
“Aku selamat karena kedua tanganku tak sengaja memegang butt songsaenim kekekekekk”
“Yyya!! Dasar byun!”
“Kau sedang apa?”
“Tentu saja membantumu”
“Bukannya kau ada latihan basket?”
“Oh iya” bukannya keluar, yuri malah membuka jendela kelas yang menghadap lapangan
“Guys! Ada yang harus aku selesaikan, kalian latihanlah duluan!” teriak yuri pada kawan-kawannya yang sudah berkumpul. Kemudian yuri mengunci jendela dan kembali membantu taeyeon, taeyeon yang melihat itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya

Flashback end

“Yul…”
“Hmm…??” Yuri menoleh dan tersenyum kemudian kembali memandang jalanan didepannya
“Apa kau sangat mencintai tiffany?”
“Tentu saja” jawab yuri membuat taeyeon terdiam
“Aku mencintainya seperti aku mencintai yoong, yoong dan miyoung adalah adikku, kau tahu? Aku dan yoong berada disini karena hasil kabur dari rumah?
“Mwo? Kenapa bisa?”
“Dulu kedua orang tua begitu sibuk hingga tak pernah ada waktu bersama keluarga, tapi aku dan yoong seperti didalam penjara oleh aturan-aturan appa hingga kami berdua memutuskan untuk pergi dari rumah mencari kebebasan”
“Tapi diluar dugaanku, kehidupan diluar ternyata memang sangat keras, awalnya aku dan adikku dapat menyewa apartemen oleh hasil tabunganku, namun karena waktu itu aku baru lulus smp sangat sulit mencari pekerjaan, uang tabunganku semakin menipis, hingga tiffany hadir membantuku dan yoong”

Flashback
Yuri dan yoona sedang berada di ruang TU pembayaran pendaftaran ulang
“Songsaengnim, kami berdua telah lulus di ujian masuk sekolah ini, apa boleh jika kami membayar uang pemdaftaran disemester depan?”
Maaf tidak bisa”
“Mmm… jika minggu depan?”
“Maaf, ini hari terakhir melakukan pembayaran pendaftaran ulang, ini sudah peraturannya” yuri melihat antrian sudah mulai panjang menunggu, akhirnya ia keluar dan hendak menemui adiknya namun sebuah tangan menghentikan langkahnya karena memegang tangan yuri membuat yuri melihat kearah pemilik tangan itu ternyata seorang yeoja seumuran dengannya tengah tersenyum kepadanya
I can help you”
“Mwo?”
“Aku bisa membantumu”
“Kau tau? Yya! dasar penguping!”
“Yya! Kau berada didepanku, dan membuatku berdiri begitu lama, bagaimana aku tidak mendengarmu”
“Oke, mianhae membuatmu menunggu lama” yuri kembali melangkahkan kakinya namun tangan yeoja itu masih menahannya
Apa lagi?”
“sudah aku bilang, aku akan membantumu” yeoja itu kembali tersenyum dengan senyum khasnya, eye smile
Terimakasih, tapi maaf aku bukan pengemis”
“No, kau bukan pengemis. Kau temanku”
“Mwo?”
right, aku tiffany hwang” tanpa diduga tiffany mengambil 2 map berisi berkas-berkas milik yuri dan yoona, kemudian gadis eyesmile itu langsung memberikannya dan miliknya pada petugas TU
Third person miss” petugas TU itu memeriksa dan mengisi kembali data-data milik tiffany, yuri dan yoona setelah tiffany membayar semua total pembayarannya sementara yuri masih terdiam karena masih terkejut dengan apa yang tiffany lakukan
Ini bukti pembayarannya dan silahkan mengambil seragam di kantor”
“Kamsahamnida songsaengnim
Kemudian tiffany menarik yuri yang masih terdiam
Apa yang kau lakukan?”
“Aku hanya ingin membantu temanku, oya siapa namamu?”
“Aku tidak butuh belas kasihanmu!”
“Yya!! Dasar egois, aku tidak mengasihinimu, sudah kubilang kalau kau temanku!” Yuri terdiam sejenak
Kau… tidak sedang menjebakku kan?”
“Maksudmu? Yya!! Aku bukan orang jahat!”
“Mianhae… aku akan segera menggantinya nanti”
“Gwaenchana, aku tidak akan menagihmu” tiffany tersenyum kembali pada yuri dan yuri membalasnya
gomawo… aku kwon yuri”
“yuwree”
“Bukan yuwree, tapi yu…ri..”
“Yuwree?”
“No… yu..ri.. y.u.r.i”
“Yuwwwwree”
Yaish….dasar, oke kau panggil saja yul”

Unnie! Kenapa kau lama sekali?” yoona berteriak memanggil yuri kesal karena menunggu lama
Mianhae… tadi antri, yoong perkenalkan ini tiffany temanku”
“Im yoona
Hai… tiffany hwang, you are twins?” Tiffany menunjuk kepada kedua gadis yang mirip itu dan ditanggapi dengan anggukan keduanya
Daebak! So, kalian berdua mengambil kelas apa?
Aku olahraga” kata yuri
“Aku kelas desain”
“Great! Kau sama denganku yoona, aku juga di kelas desain, aw… poor yuri” tiffany mempoutkan bibirnya
Yya!! Itu tak masalah buatku..”
“Unnie, aku lapar”
“Ah aku juga unnie”
“yya! Kenapa kau ikut ikutan memanggilku unnie, kau kira umurku setua itu eoh?!”
Hehe sorry, Kajja kita makan… berhubung kalian berdua adalah teman pertamaku di korea, aku akan mentraktir kalian” dengan ceria tiffany menggandeng yoonyul

Di foodcourt sebuah mall yuri dan tiffany tengah mengantri, sementara yoona duduk menunggu keduanya
jadi, kau bukan asli warga korea?”
“Bukan, aku baru pindah dari newyork. Ayahku dipindah tugaskan di rumah sakit korea, berhubung aku pernah kursus bahasa korea setidaknya aku bisa paham bahasa korea walaupun masih ada kata-kata yang membuatku bingung, so.. aku butuh bantuanmu
“Oke…”
“Kau kenapa masih terlihat lesu yul?”
Yuri memandang tiffany sejenak
Hari ini ulang tahun adikku, aku ingin membelikannya kado tapi uangku hanya cukup untuk membayar uang sewa apartemen bulan ini”
Tiffany terdiam memikirkan sesuatu

Tak menunggu lama yuri dan tiffany menghampiri yoona dengan membawa banyak makanan
Woaaah.. banyak sekali makanannya unnie! Apa kau benar benar akan membayarnya?”
“Tentu saja ^_^”
ini enak sekali, sudah lama aku tidak memakan makanan seperti ini” ucap yoona exited dengan mulut yang dipenuhi makanan
Yoong pelan-pelan kau bisa tersedak, yaishh dasar aligator
ngomong-ngomong.. apa kalian asli dari seoul?
Ani, kami dari jeju.. tapi kami berdua kabur ke seoul” yoona mengangguk membenarkan, sementara tiffany tampak sangat terkejut
What??!! Kalian kabur? why?? Apa orang tua kalian tidak akan khawatir?
bahkan kedua orang tua kami memblokir semua tabungan yg kami miliki. Aku dan adikku cape jika harus terus menuruti perintah kedua orang tua kami
Tiffany mengangguk, kini dia mengerti mengapa yuri tak bisa membiayai sekolahnya
Lalu, kalian nanti akan mendapatkan uang dari mana?”
“Molla…. aku bingung, aku sudah mencoba mencari pekerjaan kemanapun dan apapun, tapi semuanya menolakku karena aku masih dibawah umur” jawab yuri lesu
kalau begitu kalian bekerja di rumahku saja, sekalian kalian tinggal di rumahku. Oke?
mmm….” yuri tampak berbikir, belum sempat menjawab tiffany sudah berbica lagi
oke nanti malam kita ke apartemenmu, aku akan membantu memindahkan barang2 kalian
Yya! Aku belum menjawabnya, pekerjaan apa yg harus aku lakukan?”
“Hehehe mian, kau cukup membantuku jika aku mengalami kesulitan berbicara korea”
Mwo?? Hanya itu?”
“Right!!”

Sepulang makan
Yoong kau duluan saja ke mobil, aku ingin meminta bantuan yuwree sebentar”
“Oke…”

Kau akan mengajakku kemana?”
“Mencari kado untuk adikmu, kajja”
“Tapi”
“Yya, mulai besok kau tinggal di rumahku, jadi uang untuk membayar sewa apartemenmu kau pakai untuk adikmu, aku juga ingin memberikannya kado”

Setelah berpindahnya yuri dan yoona ke rumah tiffany, tiffany menceritakan semuanya pada ayah tiffany dan ayahnya menyetujui jika yuri dan yoona tinggal dirumah mereka.
Malam itu juga mereka merayakan ulang tahun yoona dengan sederhana namun meriah membuat yoonyul merasa sangat bahagia berada didalam bagian keluarga tiffany meskipun hanya ada tiffany dan ayahnya.
Hari demi hari hingga 2 tahun yoonyul tinggal di rumah tiffany membuat ketiganya seperti saudara kandung, yuri selalu memperlakukan tiffany sama seperti adik kandungnya sendiri begitupun menganggap ayah tiffany seperti ayahnya dan sebaliknya ayah tiffany sangat menyayangi yoonyul seperti menyayangi tiffany.
Memasuki kelas 2 ayah yoonyul luluh dan meminta maaf kepada kedua anaknya, meskipun yoonyul sudah baikan dengan ayahnya tetapi mereka tidak ingin ikut pulang ke jeju, akhirnya ayahnya memberi rumah di seoul untuk yoonyul
Meskipun yoonyul sudah tidak serumah dengan keluarga tiffany, namun hubungan keduanya masih sangat harmonis dan tiffany sering menginap di rumah yoonyul begitupun sebaliknya

Flashback end

Taeyeon mengangguk mengerti setelah mendengarkan cerita yeoja disampingnya itu

“Lalu, apa kau masih mencintai jessica?”
“Tentu saja aku hanya mencintainya sebagai sahabat taeng, aku tak akan mencintai seseorang yang adikku cintai” jawabnya kembali tersenyum memandangi taeyeon yang terlihat bingung
Maksudmu??

Flashback

Satu minggu setelah jessica pindah
Unnie! Ada kiriman surat”

Yul… hal yang ingin aku katakan adalah mianhae, jeongmal mianhae… aku tak pernah bermaksud mempermainkan hatimu, aku benar-benar tidak bisa mencintamu sekeras apapun aku berusaha karena hatiku sudah mencintai orang lain terlebih dahulu
tiffany hwang
Ya, aku sangat mencintainya sebelum aku mengenalmu Ku mohon jangan membenci tiffany setelah ini kau boleh membenciku yul, sekali lagi maafkan akuJ.
Yuri melipat kembali surat itu dan memejamkan matanya yg sudah basah
Kemudian dia berjalan menemui tiffany yang sedang duduk berbincang dengan yoona di kursi taman rumahnya
Keduanya masih belum menyadari jika yuri sudah berdiri dibelakangnya, tadinya yuri hendak bergabung bersama mereka namun langkahnya terhenti ketika kedua yeoja itu tengah membicarakan sesuatu
jadi sebenarnya kau mencintai jessica? Lalu perasaanmu terhadap yul?”
Entahlah yoong, aku juga tidak mengerti kenapa justru aku merasa sakit dan cemburu ketika melihat jessica bukan yul, aku memang sangat mencintai yul tapi perasaanku berbeda ketika aku bersama jessica seperti….
Ada banyak kupu-kupu yang terbang didalam perutmu” tiba2 yuri memotong membuat tiffany dan yoona terkejut dan langsung berdiri menoleh kebelakang
Y..y..yul..sejak kapan?”
“Apa kau mencintai jessica?” Tanya yuri tak menjawab pertanyaan tiffany sambil berjalan kearahnya, namun tiffany diam saja
Kutanya apa kau mencintai jessica eoh??” Nada bicara yuri sedikit meninggi
“y..y..yyul m..maafkan aku..” tiffany mulai menunduk ketakutan sementara yoona diam tidak tau harus berbuat apa dan setelah yuri berada dihadapan tiffany dan tangannya mulai melayang membuat yoona hampir menahan yuri namun
*greppp* yuri memeluk erat tiffany
Mengapa kau tak memberitahu aku dari awal eoh? Kau tau, aku jadi merasa sangat bersalah padamu. Mianhae… telah merebut jessica dan membuatmu sakit” pelukan yuri semakin erat dengan mengusap punggung tiffany, dan yeoja yang dipeluk itu mulai membuka matanya yang sudah berair mendengar pernyataan yuri
Itu bukan salahmu yul, aku belum pernah melihatmu sebahagia itu”
“dengan cinta yg palsu” yuri tersenyum kecut mengingat kenyataan bahwa jessica tidak mencintainya
cinta tidak dipaksakan yul”
Aku tau, aku sudah memaafkannya” kemudian ketiganya berpelukan

Flashback end

Jadi sampai sekarang tiffany belum tau kalau jessica mencintainya?” Tanya taeyeon yang dibalas anggukan oleh yuri
yaishh mengapa kau tak memberitahunya?” Taeyeon mencubit pinggang yuri
Aah appo… hahaa aku sengaja tak memberitahunya taeng, aku hanya ingin tiffany berani mengungkapkannya langsung pada jessica”
“Tapi kalau sekarang jessica sudah memiliki kekasih? memiliki suami?” Pertanyaan taeyeon membuat yuri mengerem mobilnya mendadak
Kau benar juga taeng, ah yul pabo!!”
“Yya!!! Dasar kau”
“Ah otthokae… “ yuri menggigit gigit kuku jarinya panik membuat taeyeon gemas melihatnya
Kekekekeekk kau lucu sekali yul, aku hanya bercanda.. jessica belum menikah, tapi menurut berita-berita kabarnya jessica memang sedang dekat dengan namja bernama tyler
Yuri kembali terdiam
kau tenang saja, itu hanya kabar… belum tentu benar” taeyeon mengusap lengan yuri menenangkannya, kemudian mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju tiffany

Sesampainya disana ternyata acara sudah selesai dan banyak orang-orang yang menuju keluar gedung untuk pulang, taeyeon dan yuri segera mencari tiffany ke segala arah

Taeng? Yul? Kalian mengapa ada disini?” Tiba2 tiffany muncul dibelakang keduanya dan sudah mengganti pakaiannya
Eh, yyya! Kenapa kau tak mengangkat telpon ku!” Yuri menarik pipi tiffany gemas
Aduduhhh… appo… aku lupa membawa handphoneku, untung kalian datang hehe” jawab tiffany sambil mengelus pipinya yang ditarik yuri
Yuri terus terusan menelponmu karena jessica jung berada disini, diacara ini” ucap taeyeon terus terang, namun tiffany tidak terlihat terkejut
I know… aku melihatnya di daftar tamu undangan yg datang”
“Lalu kau sudah bertemu dengannya?” Tanya yuri, tiffany menggeleng lemah
aku hanya melihat yeoja yang seperti dia, awalnya ku hendak menghampiri orang itu tapi dia keburu pergi, sepertinya jessica memang tak ingin menemui kita” tiffany menunduk kemudian yuri memeluknya dari samping sambil tangannya mengusap sayang kepala tiffany

image

Sementara seseorang didalam mobil tengah memandang ketiga yeoja itu
Ia tidak menyadari jika ketiga yeoja itu tengah membicarakannya, ia hanya fokus memandang yuri dan tiffany yang sedang terlihat mesra itu

image

Jalan pak
Yeoja itu kemudian pergi.

To be continued

Yaaaaayyyy akhirnya 😂
Mian lama post, biasa…. mahasiswa tingkat semi akhir begini lah, rasanya pengen nikah aja paaaak… 😭 *plak*

Hehe bye

Advertisements

15 thoughts on “L.O.V.E part 9

  1. ken says:

    yah yah yah tinggal dikit lg tapi malah gak jadi ketemu, aih kapan jeti bersatu dan satu lagi ini yultae, kapan bisa mesra-mesraannya πŸ˜„

    Like

  2. ken says:

    yah kalau jeti ketemu langsung nikah aja thor, kelamaan pacaran itu hahahahaha yg pacaran itu yultae nah lucu pasangan ini keknya kalau jadian πŸ˜„

    Like

  3. rzu says:

    aisshh jessi kenapa sich ga mau nemuin mereka dulu. dari pada nebak 2 yulti hubungan mereka sepasang kekasih atau bukan?. jessi pabo jadi gregetan aku.

    Liked by 1 person

  4. Vin RfKimHwang says:

    Makin tragis ini cerita thor, sumpehhh deh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’
    Thor, kamu sukses buat saya makin bingung dan penasaran kekekeke

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s