L.O.V.E part 6

image

Title : L.O.V.E | Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Tiffany Hwang, Jessica Jung and other member | Genre : Friendship, Romance, Humour, Sadness | Out of Character | Typo | Gender : YURI girlsXgirl | Not Real

FF ini mengandung girlsXgirls
Mian kalau ga suka, this is my first FF love story

…………………………………………………….

Suasana di arena lapangan basket soshi high school siang ini begitu ramai, karena adanya pertandingan sengit antara tim basket soshi melawan rivalnya tim basket shidae
Kedua kubu itu memang selalu bersaing. Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim berkumpul untuk melakukan dikusi dan bersiap-siap.
Guys, kita harus bisa memenangkan pertandingan ini, kita tak perlu bermain buru-buru. Kita akan bermain santai tapi skor kita harus tetap berada diatas tim lawan, kita akan menggunakan trik harry potter (nama salah satu trik permainan mereka yang dibuat tim nya) arraso!” perintah yuri selaku kapten tim
“Ne…” ucap timnya kompak, beruntung yuri seorang kapten tim yang disegani teman2 satu timnya karena sifatnya yang sangat baik dan perhatian terhadap teman-teman satu timnya itu.
“Yuuul…..!!!”
“Unnie….”
Teriak dua yeoja berbarengan didekat bangku penonton, saat yuri menoleh kearah yang memanggilnya ternyata itu adalah taeyeon dan yoona, yuri membalas lambaian tangan mereka
Soo… aku kesana dulu
heii kau mau kemana yul, 5 menit lagi pertandingan dim….. Yya!!! Apa yg kau lakukan monyet hitam!!!” Sooyoung tidak melanjutkan perkatannya saat melihat apa yang dilakukan sahabatnya bersama taeyeon dan yoona, yait

image

Mereka bertiga tengah asik selfie. Tentu saja membuat sooyoung kesal melihat kelakuan kapten tim basketnya yang sebentar lagi akan bertanding disaat timnya bersiap-siap.

pertandingan pun dimulai, kedua tim yang sama sama kuat membuat suasana memanas, sementara dibangku penonton sudah ada semua sahabat s.h.y. yang paling heboh dan berisik diantara penonton yang lain.

“Hei lihat… pemain tim shidae bernomor punggung 1 itu!! Mirip sekali dengan seohyun bukan? Teriak taeyeon kepada teman2nya, dan semua temannya melihat objek yang dituju

image

setelah melihat itu, semuanya tertawa terbahak-bahak menyetujui pendapat taeyeon.
“Daebak! Dia terlihat cantik dan keren! Ahh.. yeppotaaa…”
kagum yoona pada yeoja yang dibicarakan itu. Membuat seohyun cemberut memperhatikan yeoja pemain basket itu

image

“Mereka juga seksi, woahhh tak sia sia aku menonton pertandingan ini, woohoo!!!” Taeyeon tampak semangat

image

Yya!! Perhatikan permainan basket sekolah kita, bukan para cheerleadersnya!! Dasar byun!!” Tiffany menarik telinga taeyeon
Ne.. umma..” jawab taeyeon takut melihat hell fany

image

“Unnie, soo terlihat sangat keren sekali bermainnya, apa karena ini unnie jatuh cinta padanya?” tanya seohyun polos membuat pipi sunny memerah
“Aahahaha kau bisa saja, aniya.. si jangkung itu memang terlihat saat bermain basket, tapi akan kembali menyebalkan ketika didepan makanan, entahlah aku juga tak tau mengapa bisa jatuh cinta pada si jangkung itu” jelas sunny.
Sementara satu orang tetap terdiam diantara teman-temannya, matanya memandang kosong.

Jessica POV

disaat yang lain bersemangat melihat pertandingan ini, aku sama sekali tak bisa menikmatinya. sekarang hari dimana yuri akan mengungkapkan perasaannya pada tiffany
Dan kulihat hari ini tiffany begitu senang, pandangannya tak pernah lepas dari memandanhmg yuri.
ah.. ottokhae… πŸ˜“

Normal POV

waktu pertandingan telah selesai, permainan dimenangkan oleh tim basket soshi high school. Tentu saja membuat sahabat-sahabat yuri bersorak bahagia.
Dan ketika semua penonton bubar, dilapangan hanya menyisakan pemain tim basket soshi yang masih duduk melepas lelah
Teman teman, terimakasih atas kerja keras dan kerjasamanya, kalian sangat luar biasa”
“Ne yul… ini juga berkat kau sebagai kapten kami, kau memang pemain terbaik tim kita”
“Ah kalian ini, jangan seperti itu. Kita menang karena kerjasama tim kita yang kompak”

“Waah chukkae atas kemenangannya, tim kalian sangat keren sekali!! terutama unnieku kyaaaa!!!” Yoona menghampiri dan memeluk yuri disusul dengan sahabat-sahabatnya yang lain
“Yul… kami kesini akan menagih janjimu, kau masih ingat kan?” Ucap taeyeon
“Hahaha aku kira kalian telah melupakannya, tentu saja aku mengingatnya. Bahkan saat bermain tadi aku begitu gugup memikirkan bagaimana mengungkapkannya nanti!!”

“Teman-teman, hari ini si monyet hitam kebanggaan kita akan mengungkapkan perasaannya kepada seseorang” ucap sopyoung semangat membuat semua orang yang ada didalam lapangan bersorak tepuk tangan
“Hahaha ah aku jadi gugup, ne… aku akan mengungkapkan perasaanku yang sudah lama menyukai seseorang itu, dia adalah salah satu sahabatku”
Yuri berhenti sejenak, semua teman temannya kembali bersorak…
“Dia…. gadis amerika” ucap yuri malu
Seseorang yang mendengar itu tampak tersenyum dengan pipinya yang mulai memerah
dan seseorang lagi yang mendengar itu menunduk dengan menahan sakit hatinya
Sementara sahabat-sahabatnya hanya terdiam menunggu apa yang akan terjadi berikutnya, mereka telah menduga sesuatu yang tak diinginkan akan terjadi, tapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Lama yuri terdiam, kemudian dia menghampiri gadis itu
“Jessica jung… aku sudah lama menyukaimu, maukah kau menjadi kekasihku?” Ucap yuri sambil mengeluarkan gelang dan memakaikannya pada tangan jessica.
image

Kecuali 3 yeoja yang sangat terkejut
Yoona yang baru mengetahui jika yang dicintai yuri adalah jessica bukan tiffany
Tiffany yang tak menyangka jika yang ditembak adalah jessica disaat….. hati tiffany mulai terbuka dan menyukai jessica
Dan jessica yang sangat terkejut jika orang yang dituju yuri adalah dirinya bukan tiffany
Semua teman2 timnya bersorak senang dan memberi semangat pada yulsic hingga satu persatu teman-teman timnya meninggalkan lapangan menyisakan kesembilan gadis bersahabat itu.
“Sica.. terimakasih telah menerimaku” yuri memeluk jessica yang masih terdiam
sahabat-sahabatnya yang lain memandang sedih pada tiffany, tiffany yang menyadari itu kemudian tersenyum memberi isyarat pada mereka jika ia baik-baik saja sambil menghampiri yulsic
“Yul… chukkae atas kemenanganmu eoh!! tak sia-sia kulitmu menjadi hitam, dan chukkae atas kalian berdua”
“Gomawo tiff, kau memang sahabat terbaikku…” jawab yuri senang kemudian memeluk tiffany, dan saat itu tiffany memandang jessica yg sedang memandangnya juga, tampak mata tiffany mulai berkaca-kaca
Jessica yang melihatnya tampak merasa sangat bersalah dan menyesal karena tidak langsung mngungkapkan yang sejujurnya. Ia tak mengerti pada dirinya sendiri yang tiba-tiba tak bisa berkata apa apa saat yuri menembaknya.
Yang tersisa hanyalah penyesalan baginya.

Setelah semuanya saling berpelukan memberi selamat, mereka tampak terseyum kembali dengan keadaan yang canggung
“guys, mari kita rayakan dengan makan-makan…!!! Ah aku tadi hampir mati saat bermain karena kelaparan” teriak sooyoung memecahkan suasana canggung dan berhasil membuat sahabat-sahabatnya menjitaknya
Yyya!! Dasar shikshin, yasudah kajja kita ke restoran dekat sekolah, aku yang akan mentraktir kalian semua” ucap yuri semangat, tampak wajahnya terlihat bahagia
Kesembilan sahabat itu pun mnuju restoran yang tak jauh dari sekolah. yulsic telah berjalan duluan bersama yang lain kecuali tiffany yang berjalan pelan dipaling belakang
“Tiff, gwaenchana?”
“Ah kau yoong, mengagetkanku saja. Tentu saja aku baik baik saja” jawab tiffany dengan tertawa terpaksa
Namun tiba-tiba yoona berhenti dan menarik tangan tiffany
“Unnie!! kalian duluan saja, aku sudah ada janji bersama tiffany mencari buku yang kucari di perpustakaan, kajja tiff antar aku”
“oh? Kau yakin tak ikut yoong? Bukannya kau tak tahan jika menyangkut makanan?” Tanya yuri
“Sudahlah biarkan saja yul, tadi yoong sudah makan banyak sebelum nonton pertandinganmu” jawab sunny yang sudah mengerti maksud yoong sebenarnya.
“Tapi kau tiff, apa kau sudah makan? Kenapa kau terlihat pucat?” Tanya yuri lagi membuat yang lain terdiam
“aku sudah makan tadi yul bersama yoong, gwaenchana ini hanya karena aku lupa memakai lipstik saja hehehe” jawab tiffany yang kemudian melambaikan tangan pergi bersama yoona. Sementara yuri hanya mengangguk dan melanjutkan berjalan menuju restoran.

………………………………………………………
Yoona membawa tiffany ke rooftoop gedung sekolahnya, kemudian dia memeluk tiffany erat
Keluarkanlah
Lama terdiam akhirnya yoona merasakan tubuh tiffany bergetar dan pundaknya basah, tiffany mulai menangis. Dan yoona membiarkannya dengan tetap memeluknya.
Setelah yoona merasa tiffany tidak menangis lagi kemudian ia melepaskan pelukannya, tiffany masih tertunduk
Yoona mendudukan tiffany dan membingkai mukanya, dengan kedua tangannya ia menghapus sisa-sisa air mata di wajah tiffany.
“Apa setelah ini kau akan membenci unnieku”
Tiffany menggelengkan kepalanya
Apa setelah ini kau akan membenci jessica?”
Tiffany kembali menggelengkan kepalanya
“Apa setelah ini kau akan menjauhi jessica?”
Tiffany terdiam
hmm… aku mengerti perasaanmu, hanya satu minggu, otte?
Tiffany memandang yoona, lalu ia mengangguk
setelah itu kau harus menjadi tiffany yang aku kenal lagi, atau….”
“Atau?” Tiffany mulai membuka suaranya dengan mengkerutkan keningnya
“Atau aku akan mencat kamar pinkmu menjadi kuning” jawab yoona dengan smirk nya mengancam tiffany
“andwaeee….” jerit tiffany, karna bagaimanapun juga warna pink adalah sesuatu yang selalu menempel dihatinya yang terdalam.
Kalau begitu kau harus tetap seperti ini…” jari yoona menarik kedua ujung bibir tiffany menirukan apa yg sering tiffany lakukan kepada sahabat-sahabatnya jika sedang bersedih ataupun marah, membuat senyumanimage

Tiffany pun tersenyum dan kembali memeluk yoona.
“Gomawo yoong… “
Yoona mengusap usap punggung tiffany, namun seseorang adik kelas menghampirinya
Unnie… ini pesananmu” ucap yeoja itu sambil menyodorkan sekantong plastik makanan yang telah yoona pesan saat akan mmbawa tiffany ke rooftoop, tentu saja yoona tetap tidak tahan dengan makanan.
“Gomawo uri yeri, kau memang dongsaeng terbaikku” yoona tersenyum senang menerima makanan itu, dan yeri pamit meninggalkan mereka berdua
“Yya!! Kau lagi lagi merepotkan yeri, kita bisa turun kebawah jika kau lapar”
“Shirro! Aku tak mau membiarkan orang-orang melihat keadaanmu seperti ini, sekarang kita akan disini hingga sore, haaahh rasanya sudah lama sekali kita tidak seperti ini, tidurlah disini matamu terlihat lelah” yoona menepuk nepukan pahanya, tiffany yang mngerti langsung berbaring dengan paha yoona menjadi bantalan kepalanya.
Rooftoof adalah tempat favorite keduanya jika suasana hatinya sedang tak baik.
Tak butuh lama, tiffany tertidur dipangkuan yoona.
Tangan yoona merapikan rambut yang menutupi sebagian wajah tiffany, yoona tertunduk memandang wajah tertidur itu, tampak matanya yang membengkak bekas menangis tadi , kini air mata yoona yang tiba-tiba mengalir.
“Mianhae… mianhae…”

…………………………………………………
Di restoran

Yuri sedang mengantri untuk memesan makanan ditemani jessica sementara kelima sahabatnya duduk menunggu.
“Haaah aku sedih melihat tiffany, apa yoona bisa mengatasinya ya?” Ucap sunny tertunduk
Tenang saja bunny, kita tau miyoung kita seperti apa. Sejujurnya aku juga sedih melihat ini. Kita disini seperti sahabat yang tidak tahu diri”Β  ucap sooyoung yang ikut bersedih
Aku juga tentu saja sedih, tapi yuri dan jessica juga adalah sahabat kita. setelah ini, kita harus membantu miyoung agar dia bisa melupakan perasaannya pada yuri dan kembali membuatnya ceria, bagaimana?” saran taeyeon membuat keempat sahabatnya mengangguk setuju.

…………………………………………………..

Satu bulan berlalu, yulsic telah resmi menjalin hubungan menjadi pasangan kekasih, membuat semua orang yang melihatnya selalu iri melihatnya karena berdua tampak serasi dan selalu jalan bersama. Kecuali… yoona yang sedikit bersikap dingin pada jessica.
Meskipun begitu, jessica masih belum bisa sepenuhnya menerima yuri dihatinya, ia sendiri masih bingung dan sangat merasa bersalah kepada tiffany walaupun gadis eye smile itu sudah bersikap biasa kepadanya
Dan jessica masih tetap mencintai tiffany.
β€Œ
Flashback

*tingtong* suara bel pintu rumah tiffany berbunyi, saat pintu dibuka seseorang tampak berdiri
anyeong ahjushi, apa tiffany sedang dirumah?”
“oh jessica, mari masuk tiffany ada didalam kamarnya”
“Gomawo ahjushi” jessica segera menghampiri kamar tiffany
*tok tok tok” pintu kamar tiffany diketuk namun tidak ada jawaban dari dalam kamarnya
“Langsung masuk saja jessica, tiffany sering mendengarkan musik pakai headphone, dia tidak akan mendengarmu” teriak ayah tiffany dari bawah yang sudah mengetahui kebiasaan putri kesayangannya itu.
Jessica membuka pintu kamar tiffany pelan, benar saja jessica melihat tiffany sedang tiduran dengan headphone terpasang ditelinganya, ia masih belum menyadari jessica berada didalam kamarnya, karena posisi kepalanya memang membelakangi pintu kamarnya dan mata tiffany tertutup dengan mulutnya bergerak mengikuti lirik lagu yang didengarnya ia bernyanyi tanpa suara.
Jessica duduk memandangi tiffany yang masih belum menyadari kehadirannya, sengaja ia tidak menyadarkan tiffany karena jessica sangat senang memandangi wajah tiffany saat memejamkan mata.
tanpa sadar ia tersenyum memandang wajah tiffany

image

Tangan jessica dengan reflek bergerak hendak membelai jawah tiffany, namun saat tangannya berada didepan wajah gadis itu, tiffany membuka kedua matanya dan melihat sebuah tangan cantik didepan wajahnya, ia menoleh ke arah pemilik tangan itu dan terkejut saat melihat jessica yang sudah duduk disamping kepalaanya.
Oh? Jessie, kau mengagetkanku saja… sejak kapan kau disini? Mengapa tak membangunkanku, tiffany mengganti posisi duduk
Bukannya menjawab jessica langsung memeluk erat tiffany
mianhae tiff… jeongmal mianhae.. ini salahku” jessica mulai menangis memeluk tiffany
Mengerti maksud jessica, tiffany membalas pelukan gadis rapuh itu dan mengusap punggungngya.
“Tidak ada yg salah jessie, tidak ada yang harus disalahkan… berhentilah menangis” tiffany mulai melepaskan pelukannya, dengan tersenyum ia menghapus air mata jessica.
“Tapi… kau…”
aku baik baik saja, saat melihat dan mengetahui hal itu memang aku merasa sakit, tapi ternyata itu hanya sementara. Aku baru menyadari satu hal, jika aku sangat menyayangi yuri sebagai saudaraku, aku sangat bahagia melihatnya bahagia bersamamu jessie” ucap tiffany tersenyum
“Tapi ternyata aku sakit ketika melihatmu jessie… mengapa aku terlambat menyadari perasaanku” lanjutnya dalam hati.

To be continued

 

β€Œ

Advertisements

16 thoughts on “L.O.V.E part 6

  1. rzu says:

    jessi kenapa kamu plin plan sich. bukan nya ini kesempatan mengetahui kalau yuri tidak memiliki persaan terhadap tiffy melebihi sahabat?.
    Jessica pabo.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s