L.O.V.E part 2

CYMERA_20160515_232342

Title : L.O.V.E | Writer : Human Paper | Length : Chaptered | Cast : Tiffany Hwang, Jessica Jung and other member | Genre : Friendship, Romance, Humour, Sadness | Out of Character | Typo | Gender : YURI girlsXgirl | Not Real

FF ini mengandung girlsXgirls
Mian kalau ga suka, this is my first FF love story
Jangan lupa komennya, mari saling share ^_^

………………………………………………………………………………..

page
Part 2

2 bulan sudah jessica bersekolah di Soshi High School, dia merasa nyaman disekolah  bersama dengan sahabat-sahabat barunya walaupun ketika bersama mereka jessica lebih banyak diam menyimak dan menonton ulah mereka, karena jessica memang tidak bisa menampakkan ekspresi seperti mereka, berbeda dengan adiknya krystal yang langsung bisa klop ketika bersama mereka. meskipun begitu, jessica diam-diam selalu bersemangat setiap berangkat ke sekolahnya apalagi kalau bukan karena si yeoja bereyesmile fany fany tiffany yang setiap hari selalu menjahilinya dan membuatnya sebal namun jessica menyukainya. semakin hari dia semakin akrab dan dekat dengan tiffany. seperti hari ini.

Di kelas.

“baiklah, kumpulkan tugas yang saya berikan minggu kemarin, dan yang tidak mengerjakan ataupun membawanya silahkan untuk tidak mengikuti jam pelajaran saya sekarang dan berdiri diluar pintu kelas” ucap songsaenim

saat jessica membuka tasnya dan mencari buku tugas miliknya tiba-tiba wajahnya menjadi pucat dan terlihat panik
“oh my god, kemana buku tugasku?” ucapnya pelan sambil terus mengecek tas nya. “ah shit! aku meninggalkannya di meja belajar dan lupa memasukkannya! ottokhae.. :(“ makinya dalam hati ketika menyadari kelupaannya.

Melihat yeoja disampingnya terlihat panik, tiffany terus memperhatikannya dan kini menyadari masalah seseorang disampingnya itu.

“kau tidak membawa tugasmu?” tanyanya memastikan
“Ne, ah ani… aku lupa membawanya” jawab jessica lemas
“sama saja, babo -_- kkah, kau bisa memakai punyaku, bukunya belum aku kasih nama” ucap tiffany sambil memberikan buku tugasnya pada jessica
jessica tertegun mendapat perlakuan dari tiffany, sebelum dia bicara tiffany sudah mengangkat tangan kepada songsaenim
“songsaengnim, aku tidak membawa tugasku!” tiffany langsung berdiri dan meninggalkan kelas. sementara songsaengnim hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat murid usilnya itu.
“tiff….” jessica memanggil tiffany pelan namun orang yang dipanggil jessica itu hanya menoleh dan mengedipkan matanya sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan kelas.
lagi-lagi pipinya kembali memerah seperti kepiting rebus setengah mateng mendapat perlakuan dari tiffany itu.

Jessica masih merasa tak tenang memikirkan tiffany meskipun buku yang tiffany kasih telah ia kumpulkan, ia akhirnya memutuskan untuk menemui tiffany.

“songsaengnim, bolehkah saya izin ke kamar mandi” bohongnya
“ne, silahkan” ucap songsaenim lalu melanjutkan menulis di whiteboard
Namun setelah jessica keluar kelas, ia tidak menemukan sosok yang dicarinya
“loh, kemana perginya anak itu” jessica berjalan menuju toilet barangkali seseorang yang dicarinya berada disana namun ternyata tiffany tidak ada disana, lalu jessica kembali berjalan menyusuri koridor sambil menengok ke beberapa arah.
saat ia berjalan di koridor, jessica bertemu dengan salah satu siswa yang sedang berjalan baru keluar dari toilet dan orang itupun melihat jessica

“jessica unnie? sedang apa kau berada di gedung kelas musik? apa kau sedang tidak ada kelas?” tanya seseorang itu yang ternyata adalah seohyun. dan jessica baru menyadari bahwa dirinya sudah berada di gedung kelas musik untuk mencari tiffany.
“oh, seohyun-ah apa kau melihat tiffany?”
“aaah.. jadi kau mencarinya unnie, Ddeng!! jika kau mencarinya disini maka itu jawaban yang salah hahaha 😀 “ seohyun malah mengajaknya bercanda dan tertawa dengan menepuk-nepuk tangannya
“Yya! kau pikir ini kuis -_- lalu, dimana dia?”
“selasa jam 8 pagi, emmm…” seohyun memandang jam tangannya kemudian menaruh jari telunjuknya diatas dagu sambil berpikir “berarti dia sedang di gedung kelas olahraga, tepatnya di kolam renang”
“bagaimana kau tau?” heran jessica
“karena hari ini mata pelajaran renang anak kelas olahraga, dan tiffany selalu kesana untuk melihat kekasihnya”
Degg!! “kekasih?” mendengar hal itu hati jessica merasakan sakit
“nnn…nugu?” tanyanya terbata
“tentu saja yuri unnie”
“yuri?” heran jessica
“ne… kalau begitu aku akan kembali ke kelas, bye unnie” ucap seohyun sambil melambaikan tangannya. namun jessica hanya terdiam memikirkan apa yang dilakukan tiffany, dia memang menyadari jika selama ini jessica selalu melihat tiffany begitu dekat dengan yuri bahkan ketika berkumpul dengan sahabat-sahabatnya pun tiffany selalu berada disamping yuri.
“kenapa selama ini aku tidak menyadarinya? ah aku memang bodoh, jessica pabo

ketika kembali ke dalam kelas, ternyata mata pelajaran sudah berakhir. dan dikelas tidak ada guru. jessica baru menyadari jika ia sudah mencari tiffany selama satu jam, beruntung songsaengnim lupa jika salah satu muridnya sudah meminta izin ke toilet dan tidak kembali lagi selama jam pelajarannya.

“unnie, kau ke toilet lama sekali. apa kau sedang diare?” tanya yoona polos saat melihat jessica kembali duduk dibangkunya dengan tampak lesu.
“ani” jawabnya singkat, kekuatan ice princess nya telah kembali
“omo, kenapa leherku mendadak kedinginan. apakah ice princess telah kembali?” canda yoona, sementara jessica langsung menjawabnya dengan tatapan hellsica andalannya. moodnya memang sedang benar-benar buruk.
setelah bel pergantian jam pelajaran, jessica melihat tiffany kembali masuk kedalam kelas dan duduk disampingnya dengan wajah yang sangat ceria, namun jessica tetap terdiam.
“ini bukumu, gomawo” ucap jessica singkat tanpa ekspresi
sayangnya, tiffany kurang peka terhadap sikap jessica yang telah berubah itu
“ani, justru aku yang berterima kasih padamu karena telah menolongku keluar dari kelas hehehe ^_^” ucapnya sambil tersenyum tulus dan tiba-tiba memeluknya dan berhasil mebuat jessica kaget mendapat perlakuan tiffany yang lagi-lagi secara tiba-tiba.

belum sempat jessica berbicara tiba-tiba yoona muncul dengan menjitak kepala tiffany

“yyaa mushroom! mau sampai kapan kau membolos terus tiap pelajaran ini hanya untuk melihat unnieku berenang huh? aku tidak ingin memiliki kakak ipar yang bodoh dan tidak memiliki masa depan yang cerah!” ucap yoona dengan pura-pura marah kepada tiffany

 

sementara seseorang yang dimarahinya itu hanya tersenyum innocence sambil mengkat kedua jarinya tanda peace

 

“hehehe mian, aku khilaf yoong, aaah apa kau cemburu??” goda tiffany pada yoona
“Yya! kau berani menggodaku huh? aku lebih baik makan burger daripada bersamamu” candanya sambil mengeluarkan lidahnya merong
“jahat sekali kau menyamakanku dengan burger -_- aku lebih suka pizza”
belum sempat yoona menjawab, songsaenim telah masuk kedalam kelas. membuat tiffany membalikan tubuhnya kedepan.
“anak-anak maaf hari ini saya tidak bisa mengajar karena ada rapat, tapi saya akan memberikan tugas kepada kalian, tolong kerjakan semua soal dihalaman 102, kita akan membahasnya minggu depan, arraso!”
“Ne songsaengnim” ucap semua siswa serempak dengan semangat. yang kemudian kelas menjadi ramai kembali setelah songsaengsim keluar dari kelas. membuat 2 orang yeoja merasa senang kecuali seseorang yang sedari tadi hanya diam dengan mood yang tidak menentu.
“yaay!! kajja kita ke kantin! haah pelajaran tadi membuatku lapar!” ajak yoona pada tiffany dan jessica
“huuh.. tanpa itu kau memang selalu lapar, shikshin! :p” jawab tiffany
“kalian saja, aku sedang ingin disini” jawab jessica datar
“waeyo? kulihat sedari tadi kau murung terus setelah satu jam pergi ke toilet unnie, apa kau sakit?” tanya yoona khawatir

d69e358cc40146ec7822cda9b1920609
“ani, aku hanya sedang malas bergerak” jawabnya, sementara tiffany hanya terdiam melihat keduanya
“yasudah kalau begitu, kau mau menitip apa unnie?”
“tidak, aku sedang tidak ingin apa-apa” jessica kemudian menyandarkan kepalanya diatas meja dengan tumpuan kedua tangannya. moodnya sedang benar-benar buruk karena pikirannya tentang tiffany dan yuri.
“yasudah kalau begitu kita pergi ya, kajja mushroom” ajak yoona yang kemudian diikuti tiffany. dan mereka berdua pun meninggalkan jessica dikelas.

setengah jam kemudian

posisi jessica masih sama, menyandarkan kepalanya diatas meja dengan tumpuan kedua tangganya. matanya terpejam. namun tiba-tiba dia merasakan dingin pada pipinya, dan saat ia mebuka matanya ternyata sebuah minuman kaleng dingin menempel dipipinya mebuat jessica terbangun mengangkat kepalanya berganti dengan posisi duduk.
“kenapa kau kesini?” tanyanya datar tak ingin memandang seseorang yang berdiri disampingnya

7D00IZ

“Yya! pertanyaan macam apa itu? tentu saja aku mengkhawatirkanmu, kkah minumlah ini” jawabnya sambil menyodorkan minuman kaleng. namun jessica tetap diam tak menanggapi, membuat yeoja didepannya bingung.
“kau kenapa?” tanpa izin dari jessica, tangan yeoja itu menyentuh kening jessica untuk memeriksanya. membuat jessica kaget dan menatapnya.

“bolehkah aku memelukmu?” kali ini jessica mulai berbicara

“tentu sa…” belum selesai yeoja itu menjawabnya jessica sudah menarik kedua tangannya dan langsung memeluknya, dan air matanya berhasil lolos dari kedua matanya. jessica menangis dipelukan seseorang yang yang dicintainya. tiffany hwang.
“jessie, kau menangis?” tiffany menyadari ketika tubuh jessica bergetar. mendengar tiffany bertanya jessica menenggelamkan wajahnya dipundak tiffany.
dalam pelukannya tiffany terus mengusap usap punggung jessica, tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut keduanya. keduanya terdiam dengan pikiran masing-masing.

Jessica POV

“kenapa begitu menyakitkan tiff? saat aku mulai nyaman, sangat nyaman berada didekatmu, kenapa harus ada rasa sakit? harusnya aku sadar kalau kau memang selalu baik kepada semua orang, bukan hanya aku. kenapa aku belum bisa menerima kau bersama orang lain? bisakah aku memilikimu? aku menyukaimu tiffany hwang, tidak kah kau menyadarinya?” ucapku yang hanya bisa aku ungkapkan dalam hati, membuat air mataku terus mengalir.
“tetaplah seperti ini, aku ingin selalu seperti ini. memelukmu”

Tiffany POV

Degg! perasaan apa ini? kenapa detak jantungku menjadi cepat saat jessica memelukku? apa aku kaget? apa aku jantungan? perasaan ini berbeda ketika aku bersama yuri. ya, aku menyukai yeoja hitam itu, tapi aku belum berani mengungkapkannya. aku terlalu nyaman berada didekatnya, aku takut perasaan dan perlakuannya akan berubah jika aku mengungkapkannya, aku tidak ingin kehilangannya. tapi kenapa aku tidak merasakan perasaan seperti ini saat yuri memelukku?
apa aku………………..

Normal POV

Tanpa tiffany dan jessica sadari, seseorang tengah memperhatikannya keduanya di pintu kelas, kemudian seseorang itu berbalik dan bersandar di balik dinding.
“aku terlambat mengungkapkannya, jessica jung aku menyukaimu” ucapnya memejamkan mata sambil memegang dadanya

Flashback

“girls, kemana jessica dan si mushroom?” tanya seseorang saat menyadari ada yang kurang saat berkumpul dengan sahabat-sahabatnya
“jessica sedang ingin dikelas, aku pikir dia sedang sakit karna sedari jam pertama sikapnya sangat menyeramkan” jawab yoong
tanpa pikir panjang, seseorang itu langsung berdiri dan meninggalkan sahabat-sahabatnya untuk menghampiri jessica, namun saat sampai didepan kelas langkahnya terhenti karena melihat interaksi 2 orang yeoja dan pandangannya semakin membulat ketika melihat kedua yeoja itu berpelukan, sangat erat. membuatnya urung untuk menghampiri.

 

To Be Continued

horayyy horaayyyy chapter 2 sudah selesai \(^o^)/ mumpung lagi ga bisa tidur nih, kezel gara2 tugas kuliah yg bikin tidur tak nyaman mending  coba coba bikin ff ajalah hahaha tugas kuliah apa kabar woooyy!!
oke ini terlalu singkat,  cepat dan tidak jelas. jessica juga terlalu baper dicerita ini.

loh? yang suka si jessica itu siapa ya? ya embuh -_- kita lihat wae di chapter berikutnya

makasih makasih makasih yg udah mampir di wp gue, haduh terhura sekali yakin T_T
i love you all, i love you…
dan gue ga akan bosen buat promosiin ig fanpage gue @im_sone maklumin,,, followersnya baru sekutil huhu sedih T_T emaaaaakkk….

oke bye

Advertisements

18 thoughts on “L.O.V.E part 2

  1. fathirar says:

    Koplak si seohyun 😂😂😂
    Untung hellsica nya lg ga aktif
    Kasian sica nya cinta nya seakan bertepuk sebelah kaki,ntuh tiffany ternyata punya niat tertentu bantuin sica 😆 #poor sica

    Like

  2. rzu says:

    waduh waduh… tiffy menyukai yuri, tapi perasaan nya tidak berdetak saat tiffy berdekatan ama yuri , seperti saat tiffy memeluk jessi. pasti yg ngeliat mereka itu yuri?.

    Like

  3. nabila says:

    Wah..Seo ternyata bisa bercanda juga…
    Haha..(jarang liat seo kayak gitu)
    Hm..kirain ada momen yulti dikit ternyata ndak ada(ah.. penonton kecewa..*peace)
    Itu seseorang siapa.. (yul or taeng)

    Like

  4. nabila says:

    Wah..Tiff baik banget ngasih bukunya(ternyata ada maksudnya)
    Seo ternyata bisa bercanda juga…haha..(jarang liat seo kayak gitu)
    Jungsis moment hilaaangg..(kemana tuh)
    Hm..kirain ada moment yulti dikit ternyata ndak ada(ah.. penonton kecewa..*peace)
    Itu seseorang siapa.. (yul or taeng)
    Oke deh lanjut…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s